MANAGED BY:
SABTU
08 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

FEATURE

Selasa, 13 April 2021 14:13
Menolak Label Pendakwah
Sabrang Mowo Damar Panuluh

PROKAL.CO,

’’BUKAN rindu yang datang dari cinta, bukan cinta duluan kemudian rindu, tapi semua cinta adalah manifestasi rindu dari Sang Maha.’’ Kutipan sajak kerinduan dari Sabrang itu beredar di berbagai platform dan akun medsos. Di salah satu akun YouTube, video berisi quotes tersebut dilihat belasan ribu orang.

Meski, durasinya kurang dari dua menit. Pria bernama lengkap Sabrang Mowo Damar Panuluh itu kerap ikut mengisi pengajian Maiyah. Di forum itu, dia bersama budayawan Emha Ainun Nadjib atau karib disapa Cak Nun yang tidak lain adalah ayahnya.

Sabrang sering dianggap sebagai pendakwah. Qoutes-nya membanjiri linimasa berbagai medsos, bahkan menjadi trending. Padahal, Sabrang tak menggunakan medsos.

Namun, dia tidak ambil pusing. Itu lantaran ’’rule of the game” bermedsos memang belum ada. Tidak hanya membebaskan makna dari setiap kata yang dia ucapkan, Sabrang tak mempermasalahkan akun yang banyak memuat tentang dirinya. ’’Semua kata-kata itu  hak umum, bukan hak milik. Mau dipakai orang ya monggo,’’ ucapnya.

Soal kata-kata tersebut, Sabrang mengaku semuanya muncul dari obrolan biasa. Dia berbicara pun bukan untuk siapa. Melainkan hanya menyampaikan apa yang ada di benaknya. ”Jadi, tidak ada target khusus omongannya untuk siapa. Kebetulan banyak dibuat quotes oleh anak muda,” katanya.

Tidak hanya menyanyi, Sabrang piawai menulis syair lagu. Arti liriknya pun dalam. Multitafsir. Semua bergantung pada yang mendengarnya. Mulai diartikan tentang cinta dengan sesama manusia hingga soal kerinduan kepada Sang Maha. Tak jarang banyak yang berpendapat bahwa lagu Letto sebenarnya sarat akan religi.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 08 Mei 2021 12:22

Kegiatan WNI Mengisi Ramadan di Berlin di Masa Pandemi , Ceramah Online, Mahasiswa Luncurkan Radio Sahur

Keterbatasan menjalankan ibadah Ramadan karena pandemi Covid-19 ternyata juga dirasakan…

Selasa, 04 Mei 2021 09:40

Kami Ikhlas, tapi Semoga Jenazahnya Bisa Ditemukan...

Tak ada lagi akhir pekan bersama antara Serda Harmanto dan…

Jumat, 30 April 2021 14:42

Putra Kebanggaan Keluarga Itu Tak Akan Pulang Lebaran Ini

Dari semula mengharapkan keajaiban, kini keluarga Mayor Laut (P) Eko…

Jumat, 30 April 2021 10:43

Di London, Masjid Bagi-bagi Makanan Buka Puasa untuk Tenaga Kesehatan

 Sejumlah masjid di London melakukan tradisi untuk memberi makanan Iftar…

Kamis, 29 April 2021 14:58
Ketegaran Keluarga Kolonel Laut (P) Harry Setyawan

Saya Yakin Suami Percaya, Saya Bisa Hadapi Semua Ini

Bahkan, di tengah kepedihan ditinggal sang suami, Winny Widayanti masih…

Kamis, 29 April 2021 13:14

Prestasi Harum dan Nama Baik Mengiringi ’’Patroli” sang Komandan

Sebagaimana KRI Nanggala-402 yang dia pimpin untuk berpatroli selamanya, jejak…

Selasa, 27 April 2021 15:25
Kisah Warga Kaltim Jalani Ramadan di Luar Negeri (1)

Puasa 16 Jam di Jerman, Rindu Soto Banjar dan Pisang Ijo

Mengejar ilmu jauh dari Tanah Air. Annisa Ghina Savira harus…

Selasa, 27 April 2021 15:14

Ketika Napi Kasus Korupsi Ikuti Kelas Psikologi di Lapas Sukamiskin

Kampanye tentang bahaya korupsi akan lebih ampuh jika disampaikan eks…

Sabtu, 24 April 2021 15:26

Cerita Pesantren Jeha di Eks Lokalisasi Dolly dan Jarak, Awalnya Dianggap Mengganggu, tapi Tetap Jalan Terus

Sejak 2008, Pondok Pesantren Jauharotul Hikmah (Jeha) berdiri. Lokasinya tak…

Sabtu, 24 April 2021 15:05

Kenangan Masuk ke KRI Nanggala, Oksigen Terbatas, Asap di Dapur Tidak Boleh Menyebar

Wartawan Jawa Pos THORIQ S. KARIM dan fotografer DITE SURENDRA…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers