MANAGED BY:
SELASA
18 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Minggu, 11 April 2021 12:19
14 Hari Penyekatan Cegah Mudik Awal
ilustrasi

PROKAL.CO,

JAKARTA—Kebijakan larangan mudik diprediksi akan menimbulkan fenomena mudik lebih awal. Namun begitu, Korlantas Polri telah menyiapkan Operasi Keselamatan yang akan digelar sejak 12 April hingga 25 April. Penyekatan akan dilakukan mencegah para pemudik yang coba menghindari penyekatan dengan berangkat lebih awal.

Kabagops Korlantas Polri Kombespol Rudi Antariksawan menuturkan, dalam operasi keselamatan itu akan dilakukan penyekatan di 333 titik yang telah ditentukan. Titik tersebut ditentukan oleh Dirlantas tiap polda berkoordinasi dengan Korlantas. ”Biar efektif, strategis dan aman,” terangnya kepada Jawa Pos.

Seperti pada Operasi Ketupat, untuk Operasi Keselamatan ini penyekatan dilakukan di jalan tol dan arteri. Diharapkan masyarakat untuk tidak mudik lebih awal. ”Patuhi kebijakan pemerintah,” terang mantan Dirlantas Polda Jawa Tengah tersebut.

Ada beberapa kegiatan yang dilakukan dalam Operasi Keselamatan. Yakni, kegiatan sosialisasi masif tentang protokol kesehatan, larangan mudik 2021,ketertiban berlalu lintas, dan mencegah pemudik awal. ”Mencegah pemudik awal ini dengan penyekatan semua,” urainya.

Dia mengatakan, penyekatan itu akan berlangsung 14 hari, sejak 12 April hingga 25 April. Dengan penyekatan itu, semua kendaraan yang akan mudik tentunya diputarbalik. Tapi,untuk yang berdinas harus ada surat tugas. ”Yang perlu kembali diingat, keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi,’ paparnya.

Setelah Operasi Keselamatan, maka akan dilanjutkan dengan Operasi Ketupat. Dalam Operasi Ketupat ini penyekatan akan dilakukan sejak 6 Mei hingga 17 Mei. Dengan begitu penyekatan untuk larangan mudik dilakukan dalam dua tahap. ”Untuk personel keseluruhan jumlahnya ada di surat edaran menhub,” jelasnya.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 18 Mei 2021 16:39
UU IKN Belum Disahkan, Status Sepaku Masih Masuk PPU----sub

Sepaku di IKN, Jumlah Kursi di DPRD PPU Terpengaruh

Jatah kursi di DPRD PPU bisa saja berkurang. Jika Kecamatan…

Selasa, 18 Mei 2021 16:38

Taliban-Afganistan Tempur Lagi

KANDAHAR – Perdamaian dua kubu di Afganistan tak bisa bertahan…

Selasa, 18 Mei 2021 16:36

Robot Tiongkok Akan Jelajahi Mars

BEIJING – Presiden Xi Jinping terus menambah warisannya di dunia…

Selasa, 18 Mei 2021 16:35

Makin Brutal, 192 Orang Tewas di Gaza

Militer Israel melancarkan serangan terbaru di Jalur Gaza, Senin (17/5)…

Selasa, 18 Mei 2021 15:39
PPKM Diperpanjang, Wisata di Zona Merah-Oranye Dilarang Beroperasi

Antisipasi Lonjakan Kasus setelah Mudik Lebaran, Siapkan 70 Ribu Ruang Isolasi dan 7.500 ICU

JAKARTA– Dalam dua pekan ke depan, kenaikan kasus Covid-19 diprediksi…

Selasa, 18 Mei 2021 15:34

Kendalikan Pendidikan dan Opini Publik, Tiongkok Perketat Penggunaan Kurikulum Asing

BEIJING– Kurikulum asing di Tiongkok tak bisa diterapkan. Terutama untuk…

Selasa, 18 Mei 2021 15:30

DPR-DPD Pertanyakan TKA Tiongkok Masuk saat Penyekatan

JAKARTA– Masuknya warga negara Tiongkok berstatus tenaga kerja asing disoroti…

Selasa, 18 Mei 2021 15:18

Thailand Gelombang Ketiga, Taiwan Kembali Waspada Kenaikan Kasus Covid-19

BANGKOK– Sejumlah negara yang dinilai berhasil mengendalikan penularan Covid-19 kembali…

Selasa, 18 Mei 2021 14:59

Penggunaan Vaksin AstraZeneca di Kaltim Ditunda

SAMARINDA - Kepala Dinas Kesehatan provinsi Kalimantan Timur dr Padilah…

Selasa, 18 Mei 2021 14:17

KPK Jadwalkan Pemeriksaan Ulang Azis Syamsudin

JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal kembali mengagendakan pemeriksaan Wakil…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers