MANAGED BY:
MINGGU
09 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Minggu, 11 April 2021 11:42
Vonis Dirut Perseroda PT Agro Kaltim Utama, Penjara 13 Tahun dan Denda Rp 14,8 Miliar
Terdakwa Yanuar (kanan).

PROKAL.CO,

SAMARINDA–Penyertaan modal yang diguyur Pemprov Kaltim ke PT Agro Kaltim Utama (AKU) pada 2003–2010 nyatanya tak tersisa sedikit pun. Kerja sama pihak ketiga bermasalah, tanpa restu dewan pengawas, menyajikan tumpukan piutang yang berujung berhentinya operasional perseroan daerah (perseroda) tersebut kini.

Hal itu jadi dasar pertimbangan hakim mengadili Yanuar, direktur utama PT AKU yang jadi pesakitan dalam perkara korupsi penyertaan modal senilai Rp 27 miliar tersebut. Tak pelak, majelis hakim Pengadilan Tipikor Samarinda yang digawangi Hongkun Otoh bersama Lucius Sunarto dan Arwin Kusumanta, menilai Yanuar jelas yang bertanggung jawab atas buntungnya badan usaha daerah di sektor perkebunan dan usaha turunannya itu. Vonis selama 13 tahun pidana penjara pun jadi ganjaran yang diberikan atas hilangnya uang daerah yang digelontorkan tersebut.

“Menjatuhkan pidana penjara selama 13 tahun untuk terdakwa Yanuar,” ucap Hongkun membaca amar putusan. Dari amar itu terurai, semua bermula dari penggunaan modal usaha di PT AKU yang tak sesuai rencana kerja dan anggaran (RKA) perseroda. RKA yang tersusun, usaha yang bakal dikelola ialah kebun sawit di Muara Jawa, Kutai Kartanegara. Hal itu tak terwujud lantaran terbentur adanya tumpang tindih legalitas lahan. Bukannya berkoordinasi dengan dewan pengawas perseroda atau membenahi persoalan itu, terdakwa Yanuar bersama Nuriyanto (terdakwa lain dalam kasus ini) nyatanya mengalihkan penggunaan modal tersebut.

Yakni, kerja sama ke sembilan perusahaan berbentuk penyandang dana hingga pematangan lahan. Sembilan perusahaan itu, PT Dwi Mitra Palma Lestari dengan kerja sama sebesar Rp 24,6 miliar, PT Indi Karya Anugrah Rp 1,97 miliar, PT Formita Multi Prakarsa Rp 519 juta, PT Batu Penggal Chemical Industry Rp 925,8 juta, PT Garap Sawit Perkasa Rp 340 juta, CV Daun Segar Rp 633 juta, Koperasi Bendang Makmur Rp 162,4 juta, PT Alvira sebesar Rp 404,3 juta, dan PT Indo Hana Mandiri sebesar Rp 1,609 miliar.

“Dan semua menyisakan piutang yang hingga kini belum tertagih,” sambung ketua Pengadilan Negeri, Perselisihan Hubungan Industrial (PHI), dan Tipikor Samarinda tersebut.

Peralihan usaha tersebut, selain tak sepengetahuan dewan pengawas juga tak memiliki kelengkapan dokumen yang layak. Meski berformat kerja sama bagi hasil usaha dengan nihilnya hasil dari usaha tersebut ulah terdakwa ini dapat dikategorikan sebagai upaya fiktif memanipulasi modal yang bersumber dari APBD Kaltim tersebut. Terlebih, PT Dwi Mitra Palma Lestari dan CV Daun Segar, dua dari sembilan perusahaan itu, merupakan milik terdakwa Yanuar dan Nuriyanto.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 08 Mei 2021 12:30

Waspada Tren Lonjakan Kasus Covid-19 Pasca-Libur

TAK berbeda jauh dengan tahun lalu, masyarakat Kaltim pada Lebaran kali…

Sabtu, 08 Mei 2021 12:28
Penyekatan Dikeluhkan, DPRD Minta Petugas Konsisten

Soal Penyekatan, Siang Dijaga, Sore hingga Malam Bebas

Berkaca pada data kasus Covid-19 tahun lalu, penyebaran virus corona…

Sabtu, 08 Mei 2021 12:27

Hilal di Bawah Ufuk, Lebaran 13 Mei

SIDANG Isbat penetapan 1 Syawal atau Lebaran akan dilaksanakan Kementerian…

Sabtu, 08 Mei 2021 12:26

PTM Ditunda, Inovasi Pemprov Apa?

BALIKPAPAN-Gubernur Kaltim masih belum memberi lampu hijau pelaksanaan kegiatan pembelajaran…

Sabtu, 08 Mei 2021 12:25

14 Posko Didirikan, Polres Samarinda Pantau secara Digital dan Manual

SAMARINDA–Sebanyak 14 posko didirikan Polresta Samarinda jelang Idulfitri 2021. Pos…

Sabtu, 08 Mei 2021 12:22

Panen Buah Pakai Robot

Penggunaan artificial intelligence dalam aktivitas sehari-hari kian masif. Bahkan untuk…

Sabtu, 08 Mei 2021 11:39

Polemik Wawasan Kebangsaan, Pegawai KPK Ditanya Bersedia Lepas Jilbab atau Tidak

JAKARTA- Desakan agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terbuka perihal proses…

Jumat, 07 Mei 2021 17:50
Rektor Uniba Isradi Zainal dalam Talk Show IKN Garapan Kaltim Post

Keluar dari Pendidikan Kaku, Kolaborasi Perguruan Tinggi dengan Industri

Jelang pemindahan ibu kota negara (IKN), dunia pendidikan harus bersiap.…

Jumat, 07 Mei 2021 17:43

Minta DK PBB Embargo Senjata Myanmar

YANGON-  Sekitar 200 organisasi non pemerintah meminta Dewan Keamanan (DK)…

Jumat, 07 Mei 2021 17:39

ALAMAK NAIK LAGI KAH..?? Pemerintah Beri Sinyak Kenaikan Tarif PPN

JAKARTA– Pemerintah memberikan sinyal kenaikan pajak pertambahan nilai (PPN). Saat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers