MANAGED BY:
MINGGU
18 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Rabu, 07 April 2021 11:33
Pengangkatan PPPK, Pemerintah Buka Tes Tiga Kali
Guru Honor Lama Tetap Harus Ikut Seleksi
ilustrasi

Sementara pada 2021, khusus untuk formasi PPPK guru lebih 550 ribu. Nadiem menuturkan, angka itu merupakan perjuangan Komisi X DPR, Kemendikbud dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu). “Pertama kali dalam 10–15 tahun, kami bisa dapat formasi seperti itu. Ini history (sejarah), belum pernah terjadi sebanyak itu formasinya. Dan dana itu ditanggung oleh pemerintah pusat,” ungkapnya.

Pria berkacamata itu melanjutkan, dengan formasi sekitar 550 ribu ini, jika yang dinyatakan lolos seleksi sebagai PPPK sebanyak 100 ribu, maka hanya 100 ribu orang yang akan diangkat. Sehingga, dia pun meminta agar semua guru honorer untuk mengikuti seleksi pada tahun ini.

“Karena banyak pemerintah daerah yang enggak percaya, pemerintah pusat yang mengamankan anggarannya. Makanya sekarang formasinya setengah-setengah. Kami sediakan satu juta formasi, yang diusulkan pemerintah daerah cuma 550 ribu. Jadi enggak apa. Agustus ronde berikutnya semua pemerintah daerah percaya. Dan ini benar (anggarannya) dari pemerintah pusat,” jelasnya. Peraih Master of Business Administration Harvard Business School ini kembali menegaskan, Kemendikbud bukan hanya ingin peduli terhadap mutu pendidikan. Akan tetapi, juga ingin peduli terhadap kesejahteraan guru honorer.

Karena itu, dia berharap, guru honorer tidak menyia-nyiakan kesempatan ini. Terutama bagi guru honorer yang sudah mengajar cukup lama. “Jadi cukup meminta semuanya tanpa tes. Tidak, tetap akan ada tes,” katanya. Ditemui terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim Anwar Sanusi mengatakan, mekanisme PPPK guru sifatnya nanti kontrak per tahun. Namun, dia belum dapat memastikan berapa lama kontrak PPPK guru yang akan direkrut tahun ini. “Apakah kontraknya nanti lima atau tujuh tahun, yang jelas setiap tahun itu diperbarui kontraknya,” jelas dia kepada Kaltim Post kemarin. Dia menambahkan jika guru honorer dinyatakan tidak lolos pada seleksi PPPK, dibolehkan untuk mengikuti seleksinya selanjutnya, pada tahun itu. Kemudian jika masih tidak lolos, maka masih dapat mengikuti seleksi PPPK ketiga yang akan dibuka Kemendikbud selanjutnya. “Jadi, kesempatan untuk bisa tes itu, tiga kali. Kan kalau biasanya tes, enggak lolos langsung habis. Nah, ini masih diberi kesempatan sampai tiga kali,” jelas Sanusi.

Sebelumnya, saat menghadiri undangan rapat dengar pendapat umum (RDPU) di Komisi X DPR RI, Selasa (23/3) lalu, Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor menyampaikan, sebaiknya guru-guru honorer yang telah mengabdi dalam jangka waktu tertentu dapat diangkat menjadi guru PPPK tanpa harus melalui serangkaian tes.

“Mereka sudah jelas mengabdi dan berbuat, tidak perlu diragukan lagi pengalaman dan kemampuannya. Yang dikhawatirkan adalah jika mereka harus bersaing dengan SDM yang muda, bisa jadi mereka tidak mendapat kesempatan. Apalagi beberapa juga ada yang mengalami kesulitan dalam mengoperasikan komputer,” terangnya.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 17 April 2021 21:00
Menteri PUPR: Tambang di Kaltim Akan Lebih Diawasi

Lahan Kritis Kepung Ibu Kota Negara Baru

Menurut Jatam, 73 persen daratan Kaltim telah dikaveling untuk kepentingan…

Sabtu, 17 April 2021 21:00

ALHAMDULILLAH..!! Boleh Mudik Dalam Provinsi, Asal Tidak Keluar Kaltim

SAMARINDA–Kasus Covid-19 di Kaltim perlahan terus mengalami penurunan. Kini, jumlah…

Sabtu, 17 April 2021 20:00
Gajinya Ditanggung APBN

Guru PPPK Akan Dikontrak Per Tahun, Pemprov Siapkan 4.202 Formasi

BALIKPAPAN-Rekrutmen guru pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) diharapkan menjadi…

Sabtu, 17 April 2021 12:09
Mereka Menemukan ’’Rumah” di Indonesia (5-Habis)

Nama Ketiga Anak Jadi Trofi Ajang Sepak Bola

Seorang doktor teologi, selama nyaris tiga dekade di Papua, selain…

Sabtu, 17 April 2021 12:06

Indonesia Tidak Boleh Lengah, Gelombang Ketiga Covid-19 Dunia Membayangi

JAKARTA- Meskipun kasus Covid-19 di Indonesia relatif ‘terkendali’. Namun gelombang…

Sabtu, 17 April 2021 12:05

Segera Disahkan, Rancangan Perpres Zakat ASN Sudah Masuk Setneg

JAKARTA- Rancangan Peraturan Presiden (Perpres) tentang pembayaran zakat untuk aparatur…

Sabtu, 17 April 2021 12:02

Kasus Mafia Pertanahan Makin Massif, Diminta Tak Hanya Gertak Sambal

JAKARTA– Panitia Kerja (Panja) Mafia Tanah Komisi II DPR RI…

Sabtu, 17 April 2021 11:59

Lulusan SMA Bisa Daftar Sekolah Kedinasan dan CPNS

JAKARTA- Tahun ini, pemerintah memperluas kesempatan kepada masyarakat lulusan SMA/sederajat…

Sabtu, 17 April 2021 11:35
Vaksin Nusantara Bisa Diporduksi Awal Tahun Depan

BPOM Menunggu Respon Peneliti Vaksin Nusantara

JAKARTA– Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Jumat (16/4) menyatakan…

Sabtu, 17 April 2021 11:34

Dua Bulan Temukan 200 Ujaran Kebencian

JAKARTA- Media sosial masih menjadi ladang subur ujaran kebencian. Polri…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers