MANAGED BY:
KAMIS
15 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

FEATURE

Rabu, 07 April 2021 11:11
Polisi-Polisi yang Menginspirasi, di Lereng Menoreh, Aipda Suranto Gunakan Kopi Cegah Kerawanan
Aipda Suranto mengajak warga mengolah kopi dan salak serta memanfaatkan potensi wisata efek jalan tembus ke bandara baru Jogjakarta.

Warga Purwosari yang mendiami 13 dukuh itu memang memiliki banyak tanaman pangan di kebun perbukitan. Mulai kopi, salak, jahe, kencur, hingga pegagan. ”Potensi itu bisa ditangkap dari obrolan bersama warga,” ujarnya kepada Jawa Pos.

Aipda Suranto menuturkan, kalau hanya menjual biji kopi atau mentahan, petani justru akan merugi. Harganya yang murah malah membuat petani enggan menanam. ”Kasihan petaninya,” katanya.

Karena itulah, bersama warga, Suranto memutuskan untuk mengolah kopi milik warga. Dengan bersama-sama membeli mesin dan belajar mengolah biji kopi sampai menjadi kopi bubuk yang siap konsumsi. Kopi itu dinamai: Kopi Menoreh Tumpangsari. ”Ini rintisan dari pemuda-pemuda Tegalsari (nama salah satu dukuh, Red), Purwosari,” jelas polisi yang memiliki gelar sarjana pendidikan tersebut.

Bukan hanya kopi, Aipda Suranto dan warga juga tengah menyiapkan olahan salak menjadi keripik salak atau sebagainya. Kebetulan, Purwosari juga akan dilewati proyek jalan tembus Menoreh. Dari arah Magelang, Jawa Tengah, menuju Yogyakarta International Airport (YIA) di Kulon Progo. ”Kami berupaya agar masyarakat tidak hanya jadi penonton,” tuturnya.

Dengan jalan tembus itu dan pembangunan bandara, akan banyak pelancong yang melewati Purwosari. Potensi yang tidak boleh didiamkan. Namun, di sisi lain, sumber daya manusianya harus dipersiapkan. ”Alhamdulillah, setelah berbagai upaya, sudah ada beberapa homestay di Purwosari,” ungkapnya.

Selanjutnya dipikirkan cara agar kampung wisata memiliki daya tarik. Dipetakan apa yang bisa menjadi oleh-oleh.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 13 April 2021 14:32

Tengah Menuju Puncak Gunung Butak ketika Lindu Mengguncang

Sekelompok santri pendaki sempat panik dan ketakutan ketika tanah yang…

Selasa, 13 April 2021 14:13

Menolak Label Pendakwah

’’BUKAN rindu yang datang dari cinta, bukan cinta duluan kemudian…

Rabu, 07 April 2021 11:11

Polisi-Polisi yang Menginspirasi, di Lereng Menoreh, Aipda Suranto Gunakan Kopi Cegah Kerawanan

Aipda Suranto mengajak warga mengolah kopi dan salak serta memanfaatkan…

Rabu, 07 April 2021 10:29

Polisi-Polisi yang Menginspirasi, Dijuluki Bon Ali karena Sering Ngebon di Kantin Pesantren

Didikan pesantren membuat Bripka Nur Ali Suwandi tumbuh menjadi sosok…

Sabtu, 03 April 2021 11:07
Melihat Koleksi Buku-Buku Langka Dinas Sejarah Angkatan Darat

Bertemu Napoleon dan Buku tentang Benteng Terbitan 3,5 Abad Silam

Fumigasi setahun dua kali dan pengaturan sirkulasi udara menjadi andalan…

Jumat, 02 April 2021 12:44

Abraham Samad Bicara Bagaimana KPK Menjaga Muruah, Kampus Mestinya Jadi Benteng, Bukan Mencetak Calon Koruptor

Integritas menjadi salah satu upaya penting memberantas terjadinya tindak pidana…

Jumat, 02 April 2021 10:18

Bagus Indarto, Gunakan Gerakan Tari untuk Terapi Penyembuhan

Gerakan tari tradisional berasal dari olah tubuh manusia Jawa kuno.…

Kamis, 01 April 2021 10:21
Ngeres di Mata Sanusi, Tawon di Kepala Warti

Ingin Cepat Pulang, tapi Masih Khawatir Efek Kebakaran

Mual, demam, darah tinggi kumat melanda para pengungsi terbakarnya kilang…

Kamis, 01 April 2021 10:20

Ledakan Keras, Asap yang Menghitamkan Langit, dan Kepanikan Warga

Gara-gara terburu-buru mengungsi, banyak rumah warga yang tak terkunci. Sejumlah…

Kamis, 01 April 2021 09:55

Lomba Desain Landmark Tenggarong Hasilkan Lima Karya Terbaik

Rapat dewan juri Lomba Desain Landmark Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers