MANAGED BY:
MINGGU
18 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Rabu, 07 April 2021 10:58
Kutim Perlu Pabrik Refinery, Buka Peluang Investasi
Ardiansyah Sulaiman

PROKAL.CO,

SANGATTA–Periode Pemerintahan Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman dan wakilnya Kasmidi Bulang merupakan periode lima tahun terakhir, dari rencana pembangunan jangka panjang (RPJP) 25 tahun pertama Kutim berdiri.

Apalagi, grand design RPJP mengamanatkan Kutim harus menjadi daerah agrobisnis dan agroindustri. Kutim memang telah dipersiapkan sebagai daerah pembangunan. Perekonomiannya diletakkan di pemanfaatan sumber daya alam (SDA) yang bisa diperbarui. Sejauh ini, terdapat 34 pabrik crude palm oil (CPO) atau pabrik minyak sawit mentah di Kutim. Tak heran sektor perkebunan memang sangat mendominasi. Bahkan, Kutim merupakan daerah dengan perkebunan kelapa sawit terbesar di Bumi Etam.

Ardiansyah menegaskan, sektor perkebunan memang menjadi targetnya. Pihaknya ingin membuka peluang investasi kepada para investor agar membangun pabrik refinery. Sebab, pabrik tersebut memang belum dimiliki Kutim. “Itu yang kami kejar agar terpenuhi,” ujarnya.

Orang nomor satu di Kutim itu menyebut, pabrik CPO belum mampu memberikan kontribusi untuk meningkatkan produk domestik regional bruto (PDRB) Kutim. “Begitu ada pabrik refinery, ada multiplier effect di dalamnya. Dan itu akan menjadi pendapatan daerah. Kalau CPO bukan pendapatan daerah,” sebutnya.

Dengan demikian, akan menjadi pabrik-pabrik yang nantinya menjual minyak goreng dan produk lainnya yang dapat diolah dari minyak sawit mentah. “Itu akan dikejar, kami beri peluang ke investor. Sekarang sedang digarap. Kutim memiliki kebun terluas di Kalimantan, 445 ribu hektare. Itu cukup luas,” paparnya.

Pada periode kali ini, pihaknya akan membuat regulasi agar industri hilir kelapa sawit memiliki landasan hukum. Apalagi peningkatan infrastruktur dasar diperlukan untuk mendukung daya saing ekonomi daerah. “Makanya 50 persen APBD Kutim periode 2021–2024 akan difokuskan ke infrastruktur dasar. Termasuk pembangunan jembatan,” ucapnya.

Halaman:

BACA JUGA

Minggu, 18 April 2021 12:07
Pembayaran THR Paling Lambat H-7 Idulfitri

DPRD Bilang, Kalau Perusahaan Tidak Mampu Bayar THR, Wajib Dialog

TANA PASER – Ketua Komisi II DPRD Paser Ikhwan Antasari…

Minggu, 18 April 2021 12:05

Sudah Rindu Berat ke Stadion

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (RI) Zainudin Amali mendapat…

Minggu, 18 April 2021 11:35

Rebutan Rp 300 Ribu, Tiga Orang Ditahan

TENGGARONG–Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kukar tak memberi ruang kepada…

Minggu, 18 April 2021 11:33

Kurir Sabu Ditangkap, Pemiliknya Belum, Barang Bukti 5,6 Kg Diduga Kuat dari Luar Negeri

Polres Kukar membeberkan detail pengungkapan kasus narkoba dengan barang bukti…

Sabtu, 17 April 2021 12:00

Kenaikan Tarif PDAM Masih Dikeluhkan

Sejak 2020 manajemen Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM) Danum…

Jumat, 16 April 2021 15:39

Tak Ada Potensi PAD, Pengangkutan Batu Bara di Pelabuhan Loktuan Bukan Perizinan

Kritik tajam terus diserukan oleh wakil rakyat. Sehubungan rencana pengangkutan…

Jumat, 16 April 2021 15:38

Objek Wisata Tunggu Hasil Evaluasi Satgas

BONTANG – Pemerintah pusat telah memutuskan melarang mudik pada 6-17…

Jumat, 16 April 2021 13:23

Pria 64 Tahun Edarkan Judi Togel Ditangkap Polisi di Karang Asam Ulu

SAMARINDA - Jajaran Polsek Sungai Kunjang menangkap Subadi (64) diduga…

Kamis, 15 April 2021 14:59

Penerima BPUM Dapat Bantuan Lagi

PENAJAM–Para pelaku usaha mikro di Penajam Paser Utara (PPU) bakal…

Kamis, 15 April 2021 14:52

Lanjutan Kasus Dugaan Penyelewengan Dana KJKS Halal, Masuk Pemberkasan, Target Mei Dilimpahkan

BONTANG – Kasus dugaan penyelewengan dana bergulir yang menimpa Koperasi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers