MANAGED BY:
MINGGU
18 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA
Rabu, 17 Maret 2021 11:14
Pasca MA Tolak Permohonan Kasasi
Hukuman Imam Nahrawi Tetap Tujuh Tahun Bui
Imam Nahrawi saat ditahan KPK

PROKAL.CO,

JAKARTA- Mahkamah Agung (MA) menolak kasasi yang diajukan oleh eks Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi. Dalam putusan kasasi yang telah disampaikan kepada publik melalui laman kepaniteraan MA, Hakim Agung Krisna Harahap, Abdul Latif, dan Suhadi memutuskan untuk menolak kasasi itu. Alhasil Imam tetap harus menjalani hukuman penjara selama tujuh tahun sesuai putusan pengadilan tingkat pertama dan tingkat banding.

Berdasar data yang diperoleh Jawa Pos kemarin (16/3) putusan kasasi dengan terdakwa Imam Nahrowi sudah dibacakan pada Senin (15/3). "Amar putusan terdakwa tolak, jaksa penuntut umum tolak perbaikan," tulis MA. Sebelumnya, Imam sudah divonis bersalah oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus). Majelis hakim menyatakan Imam secara sah dan meyakinkan telah melakukan tipikor dalam perkara dana hibah Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Tidak hanya itu, Imam juga dinyatakan bersalah lantaran telah menerima gratifikasi sebesar Rp 8,3 miliar. Atas perbuatannya saat mejabat menpora tersebut, Imam dinyatakan telah melanggar pasal 12 huruf a dan pasal 12B ayat (1) juncto pasal 18 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP. Hukumannya tujuh tahun penjara.

Tidak hanya itu, Imam juga dihukum membayar denda Rp 400 juta subsider tiga bulan penjara. Dia juga mendapat pidana tambahan seperti yang disampaikan oleh Hakim Rosmina. "Menjatuhkan pidana tambahan kepada saudara Imam Nahrawi berupa membayar uang pengganti kepada negara Rp 18.854.203.882," ungkapnya. Majelis hakim juga menghukum Imam dengan mencabut hak untuk dipilih dalam jabatan publik selama empat tahun. Kemudian menolak permohonan menjadi justice collaborator yang dia ajukan.

Atas putusan tersebut, Imam lantas mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi (PT) Jakarta. Hasilnya, PT Jakarta memperkuat putusan pengadilan tingkat pertama. "Menguatkan putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat tanggal 29 Juni 2020 Nomor 9 / Pid.Sus/Pid.Sus/TPK/2020/PN Jkt.Pst," ungkap Ketua Majelis Acmad Yusak dalam putusannya. Upaya hukum kembali dilakukan Imam melalui jalan kasasi. Namun lagi-lagi upaya tersebut kandas. Hakim menolak permohonan kasasi Imam.

Dengan putusan kasasi yang teregistrasi bernomor 485 K/PID.SUS/2021 itu, Imam diwajibkan untuk tetap menjalani hukuman penjara selama tujuh tahun berikut denda, uang pengganti, serta hukuman tambahan yang dijatuhkan oleh hakim. Bahkan hukuman uang pengganti dan hukuman tambahan diperberat. Berkaitan dengan detail putusan kasasi itu, Juru Bicara MA Andi Samsan Nganro yang juga bertugas sebagai hakim agung di lembaga peradilan tertinggi di tanah air tersebut belum merespons pertanyaan yang diajukan Jawa Pos. Yang pasti, putusan sudah dibacakan dan Imam sebagai terdakwa harus melaksanakannya. (syn/)


BACA JUGA

Sabtu, 17 April 2021 12:04

Kasus Orient Bahan Evaluasi Mendasar, Meski Menang, jika Tidak Jujur, Hasilnya Sia-Sia

JAKARTA– Kasus dibatalkannya kemenangan bupati terpilih Sabu Raijua Orient Riwu…

Sabtu, 17 April 2021 11:57

Kans Reshuffle Meluas Dinilai Terbuka

JAKARTA– Isu reshuffle di tubuh Kabinet Indonesia Maju terus menguat.…

Sabtu, 17 April 2021 11:33

Pancasila dan Bahasa Indonesia Hilang, Kemendikbud Ajukan Revisi PP Nomor 57 tahun 2021

JAKARTA-- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akhirnya mengajukan revisi Peraturan…

Jumat, 16 April 2021 15:19

Dua Anggota KKB Puron Wenda Serahkan Diri

JAYAPURA-Saat Kabupaten Puncak memanas dengan aksi penembakan yang dilakukan oleh…

Jumat, 16 April 2021 15:18

Pancasila dan Bahasa Indonesia Hilang dari PP SNP

JAKARTA– Lahirnya peraturan pemerintah (PP) No. 57 Tahun 2021 tentang…

Jumat, 16 April 2021 14:59

Beberapa Titik di Beoga Dikuasai TNI-Polri

JAYAPURA-Ratusan pasukan TNI-Polri berhasil memasuki wilayah Beoga untuk memberikan perlindungan…

Jumat, 16 April 2021 10:25

Ada Kontak Tembak, 40 Warga Sudah Dievakuasi dari Beoga

JAYAPURA– Evakuasi warga pendatang keluar dari Distrik Beoga, Kabupaten Puncak,…

Rabu, 14 April 2021 09:56
Dinilai Mulai Ada Resistansi dari Pemilih

Mayoritas Calon Dinasti Politik Tumbang

JAKARTA– Dinasti politik kini bukan jaminan bahwa calon kepala daerah…

Minggu, 11 April 2021 12:20
Harus Adaftif dan Terus Tingkatkan Kemampuan

Roll Out Ceremony, Bendera Indonesia Menempel di Bodi KF-X

JAKARTA- Peringatan HUT TNI AU ke-75 diselenggarakan secara sederhana. Namun,…

Sabtu, 10 April 2021 11:11

Suntikan Rp 8,2 Triliun Bangun Perbatasan, 222 Kecamatan Jadi Superprioritas

JAKARTA– Pembangunan kawasan perbatasan bakal terus digenjot. Hingga 2024, pemerintah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers