MANAGED BY:
MINGGU
25 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Selasa, 16 Maret 2021 11:34
Pemerintah Pertimbangkan Diskon Pajak Mobil 2.500 CC

Siapkan Dua Skema PPnBM Moblis

PROKAL.CO,

JAKARTA- Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mempertimbangkan untuk memperluas diskon Pajak atas Pembelian Mobil Mewah (PPnBM) untuk mobil dengan kapasitas isi silinder hingga 2.500 cc. Seperti diketahui, sejak 1 Maret 2021 berlaku diskon PPnBM untuk mobil dengan dengan kapasitas isi silinder hingga 1.500 cc.

“Jadi sedang melakukan penyempurnaan, asal TKDN 70 persen bisa sampai ke 2.500 cc, ini yang nanti meng-address isu mengenai beberapa permintaan terhadap mobil di atas 1.500 cc di dalam relaksasi PPnBM yang diberikan,” ujarnya saat raker dengan Komisi XI DPR,  (15/3). 

Dia melanjutkan, hal itu sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang ingin mobil hingga 2.500 cc bisa memanfaatkan PPnBM 0 persen. Namun, mobil dengan kapasitas 2.500 cc yang bisa mendapatkan insentif pajak dalam masa pandemi ini harus memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) minimal 70 persen. “Mungkin kita bisa pertimbangkan,” jelasnya.  

Mantan direktur pelaksana Bank Dunia itu melanjutkan, pihaknya juga mempertimbangkan untuk memberikan selisih yang lebih besar antara tarif PPnBM pada mobil listrik (Battery Electric Vehicle/BEV dan mobil hybrid. Hal itu dilakukan melalui amandemen PP 73/2019. 

Ani mengatakan, amandemen tersebut tidak akan mengubah tarif PPnBM pada BEV dari PP 73/2019, yang ditetapkan 0 persen. Namun, tarif PPnBM Plug-In Hybrid Electric Vehicle (PHEV) yang sebelumnya 0 persen akan dinaikkan menjadi 5 persen. Tujuannya agar daya saing mobil listrik lebih kuat dari mobil yang bakar listriknya tidak murni listrik. 

“(PP 73/2019) ini menyebabkan para investor yang akan membangun pabrik mobil listrik di Indonesia merasa tidak cukup kompetitif dibandingkan yang tidak full battery. Padahal kita menujunya full battery,” katanya. 

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 24 Juli 2021 11:13

Usul Bentuk Lembaga Nonbank Khusus Maskapai

Sektor penerbangan menjadi salah satu sektor yang terdampak paling dalam…

Sabtu, 24 Juli 2021 11:13

Usul Bentuk Lembaga Nonbank Khusus Maskapai

Sektor penerbangan menjadi salah satu sektor yang terdampak paling dalam…

Sabtu, 24 Juli 2021 11:06

Target Pertumbuhan Ekonomi Dikoreksi, BI Tahan Suku Bunga Acuan 3,5 Persen

Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) memutuskan mempertahankan suku…

Sabtu, 24 Juli 2021 11:05

Dana CSR Diminta Digunakan Membantu Masyarakat Miskin

SAMARINDA – Perusahaan yang beroperasi di Kaltim diharapkan ikut membantu…

Jumat, 23 Juli 2021 12:47

Sistem Lebih Adil, Perlahan Beralih ke Syariah

SEJAK memulai usaha Istana Laundry pada 2014 lalu, Syamsudin Hamade…

Jumat, 23 Juli 2021 11:24

Ekspansi Kredit UMKM Masih Sulit

SAMARINDA – Belum teratasinya Covid-19 membuat ekspansi kredit perbankan terhadap…

Jumat, 23 Juli 2021 11:22

Investor Lokal Bangun Depo Kontainer Rp 200 M

BALIKPAPAN - Insiden kecelakaan di turunan Muara Rapak, Balikpapan yang…

Kamis, 22 Juli 2021 11:05

Penurunan Bunga Kredit Butuh Waktu

Tak hanya berpatok pada penurunan suku bunga acuan atau BI…

Minggu, 18 Juli 2021 19:41

Penataan Lahan Perkebunan, Moratorium Disebut Bukan Solusi

Pemerintah diminta mengevaluasi kembali izin perkebunan yang diberikan kepada pelaku…

Minggu, 18 Juli 2021 14:35

PPKM Darurat, UMKM di Balikpapan Terancam Gulung Tikar

BALIKPAPAN- Surat edaran Wali Kota Balikpapan terbaru tentang pemberlakuan pembatasan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers