MANAGED BY:
JUMAT
07 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

LIFESTYLE

Sabtu, 13 Maret 2021 12:43
Bahaya Glaukoma, Komplikasi yang Juga Dialami Pasien Diabetes
Ilustrasi mata terindikasi terkena glaukoma ( Snead Eye Group)

PROKAL.CO,

Glaukoma adalah kerusakan saraf mata akibat meningkatnya tekanan pada bola mata. Meningkatnya tekanan bola mata ini terjadi akibat gangguan pada sistem aliran cairan mata. Seseorang yang menderita kondisi ini dapat merasakan gejala berupa gangguan penglihatan, nyeri pada mata, sakit kepala. Salah satu penyakit yang seringkali dihubungkan dengan gejala ini adalah pasien diabetes.

Glaukoma merupakan penyebab kebutaan kedua terbanyak setelah katarak di seluruh dunia maupun di Indonesia. Kebutaan akibat glaukoma bersifat permanen.

“Untuk memeriksa penyakit ini, mereka yang berusia di atas 40 tahun harus memeriksakan matanya setiap enam bulan. Pada tahap awal, orang tersebut mulai kehilangan penglihatan dari sudut mata yang mengarah ke tengah. Karena dimulai dengan gejala ringan, orang cenderung mengabaikannya,” kata dokter mata dari India dr. Purnima Biswal, dalam laman Orissa Post.

Menurutnya, mereka yang berusia di atas 40 tahun masuk kelompok berisiko. Lalu mereka yang memiliki riwayat keluarga glaukoma, dan diabetes, dan orang-orang dengan kelainan refraksi dan mereka yang mengonsumsi obat steroid, obat tetes mata, pil, inhaler, dan krim kulit dianggap juga sebagai populasi berisiko.

Dokter Spesialis Mata dr. Nyoman Yenny Khristiawati dari Siloam Hospitals Denpasar mengatakan karena sering tidak bergejala, calon penderita glaukoma kerap tidak menyadarinya. Dan tak hanya diabetes, penderita hipertensi juga berisiko mengalami komplikasi ini.

“Karenanya harus diwaspadai bila memiliki riwayat diabetes, hipertensi atau secara umum kerap merasakan sakit kepala dan atau rutin menggunakan obat tetes mata tertentu yang mengandung steroid. Segera deteksi dini karena glaukoma bersifat permanen,” tutur dr. Nyoman Yenny Khristiawati dalam edukasi webinar kesehatan World Glaukoma Week baru-baru ini.

Halaman:

BACA JUGA

Kamis, 06 Mei 2021 15:56

Konsumsi Beras Shirataki

KETUA Umum Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Unifah Rosyidi punya…

Kamis, 06 Mei 2021 15:05
Mengenal Tabitha Vivi, Gadis Dayak yang Jadi Putri Otonomi Daerah

Prestasi Boleh, Tetap Pendidikan yang Utama

Cerita kecantikan gadis-gadis Dayak sudah melegenda. Salah satunya bisa dibuktikan…

Selasa, 04 Mei 2021 15:02
Menata Dunia Balik Kaca, Bermain Imajinasi, Seni dan Improvisasi

“Raja” Dalam Air yang Elegan

Batu dan pasir ditata. Batang pohon kecil dirangkai sedemikian rupa.…

Selasa, 04 Mei 2021 14:16

Kedepankan Kualitas dan Profesionalitas

PUNYA pengalaman kerja di hotel, membuat Wahyu Pratama yakin untuk…

Selasa, 04 Mei 2021 14:15

Wahyu dan Ita, Buah Ketekunan, Berkah Ramadan

Pandemi yang menghantam dunia tahun lalu, membuat Wahyu Pratama dan…

Selasa, 04 Mei 2021 14:10

Berbuka di Aston, Sajikan Hidangan Western, Nusantara hingga Chinese

Buka bersama jadi momen reuni atau silaturahmi. Pilihan tempat pun…

Kamis, 29 April 2021 12:54

Kebutaan Ancam Pasien Diabetes Jika Gula Darah Tak Dijaga saat Puasa

 Penderita diabetes perlu lebih berhati-hati ketika menjalankan ibadah puasa agar…

Kamis, 29 April 2021 12:45

Tips Puasa Aman Pasien Diabetes Agar Terhindar dari Komplikasi Mata

Pasien diabetes memang menghadapi tantangan untuk berpuasa. Gula darah mereka…

Rabu, 28 April 2021 12:44

Biasakan Olahraga Dua Jam sesudah Berbuka

Bagi masyarakat urban, olahraga menjadi rutinitas yang selalu dilakukan meski…

Rabu, 28 April 2021 12:42

Boleh Beri Hadiah untuk Anak yang Belajar Puasa, asal…

  Tania Azkia El Fatih Asad tengah menunggu jam berbuka…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers