MANAGED BY:
SENIN
19 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Senin, 08 Maret 2021 13:24
“Monster Jalanan” Tak Bebas lewat Jalan Kota Samarinda
IMBAUAN: Tim Dishub Samarinda menghentikan truk pengangkut barang berukuran lebih dari 2 meter saat melintasi jalur kota.

PROKAL.CO,

SAMARINDA–Berlaku sejak Rabu (26/2), Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda kembali menegakkan aturan sesuai Perwali Nomor 40/2011 tentang Penetapan Perlintasan Jalan. Anggota Dishub ditempatkan di beberapa persimpangan jalan menuju jalur kota guna mengalihkan kendaraan besar yang hendak melintas. Truk-truk berdimensi di atas lebar 2,1 meter akan diarahkan memutar melintas jalan lingkar luar, atau ring road yang tersedia. Larangan berlaku mulai pukul 06.00–18.00 Wita.

Kabid LLAJ Dishub Samarinda Vincentius Hari Prabowo menerangkan, dalam rangka mendukung program kerja wali kota baru, pihaknya punya beberapa program, seperti penataan parkir dan pengalihan lalu lintas mobil atau truk angkut berukuran besar agar tidak masuk jalur kota. Penegakan juga sudah disosialisasikan kepada para pengusaha. Meski banyak yang sepakat, ada juga yang meminta keringanan. "Seperti truk tangki BBM yang memasok SPBU dalam kota diperbolehkan melintas. Namun, tetap mengutamakan keselamatan pengendara lainnya," ucapnya.

Begitu juga permintaan keringanan disampaikan Asosiasi Pengusaha Ready Mix (Aspremix), kendaraan pengangkutan tersebut mengejar waktu pengerjaan proyek pemerintah, sehingga jika diminta mengalihkan jalur akan berpengaruh pada target waktu dan biaya yang dikeluarkan. Jadi, untuk sektor itu juga diberikan keringanan, dengan memenuhi beberapa syarat. Misal, truk mixer tidak boleh konvoi dan corong untuk mengeluarkan hasil cor dimodifikasi sedemikian rupa, sehingga tidak berceceran di jalan.

"Kalau sampai berceceran, kami akan laporkan ke Aspremix. Sebab, jumlah perusahaan mencapai belasan dan lokasi batching plant juga tersebar, sulit untuk mengetahui pelaku pelanggaran. Asosiasi wajib bertanggung jawab," ucapnya.

Terkait kenapa baru saat ini ditegakkan, Hari menuturkan, selama ini dalam penegakan, hampir tidak ada dukungan dari instansi lain. Namun, adanya program kerja 100 hari yang digaungkan Wali Kota Samarinda Andi Harun dan wakilnya Rusmadi Wongso, mengharuskan semua instansi ikut bergerak menata kota, seperti Satpol PP, Dinas Perdagangan (Disdag), dan TNI-Polri siap mendukung, pihaknya pun percaya diri. "Penegakan yang dilakukan sifatnya imbauan. Kalau dulu, OPD lain bisa punya jawaban sendiri. Kalau sekarang ketika dari Dishub melarang, semua OPD satu suara," singkatnya. (dns/dra/k16)

loading...

BACA JUGA

Senin, 19 April 2021 04:19

Bulan Ramadan, Polres Samarinda Ringkus 2  Pengedar Sabu

SAMARINDA - Bulan Ramadan bagi umat Islam berpuasa dan ibadah…

Minggu, 18 April 2021 12:38

Pemkot Tetapkan Tiga Lokasi, Tahun Depan, Minimal Bangun Satu TPS 3R

SAMARINDA–Pemkot Samarinda menetapkan tiga lokasi yang nantinya dipilih untuk pembangunan…

Minggu, 18 April 2021 12:38

Pemkot Lirik Plaza Samarinda, Bisa Jadi Kantong Parkir atau Disewakan

Bangunan empat lantai berwarna dominan cokelat di Jalan Niaga Timur,…

Minggu, 18 April 2021 12:37

PTM di Samarinda Masih Terbatas

PEMBELAJARAN tatap muka (PTM) di Kota Tepian hingga kini masih…

Minggu, 18 April 2021 12:35

Terdakwa Hibah NPC Ajukan PK

SAMARINDA–Taufieq Susanto, satu dari sembilan terdakwa dalam kasus hibah National…

Minggu, 18 April 2021 12:31

Pengawasan Izin Berlayar Mesti Ditingkatkan

SAMARINDA–Tenggelamnya kapal Mulia Mandiri 07 yang mengangkut crude palm oil…

Jumat, 16 April 2021 15:34

Bantah Lakukan Penyerobotan Lahan, Kelompok Tani: Kalau Memang Menyerobot Siapkan Datanya dan Laporkan Saya

SAMARINDA–Bentrokan antara dua kubu yang menewaskan satu orang di RT…

Jumat, 16 April 2021 15:14

Kemenpora Gelar Rapat Persiapan Penyusunan Rencana Aksi Daerah Kepemudaan

SAMARINDA - Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia melalui Asisten…

Jumat, 16 April 2021 10:44

Dinas Kominfo Kaltim Gelar Pendampingan Pengelola Lapor Wal !

SAMARINDA - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas Komunikasi dan…

Kamis, 15 April 2021 15:30

Kapal Beraktivitas Ilegal, Nakhoda SPOB Pengangkut CPO yang Mencemari Sungai Mahakam Jadi Tersangka

Ikan mati. Air Sungai Mahakam yang biasa digunakan untuk kebutuhan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers