MANAGED BY:
JUMAT
23 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Jumat, 05 Maret 2021 11:13
Perbankan Kompak Turunkan Bunga Kredit
ilustrasi

PROKAL.CO,

Perbankan mulai merespons permintaan Bank Indonesia untuk menurunkan suku bunga kredit. Setelah BRI dan BNI mengamini permintaan itu, kini giliran Bank Mandiri yang juga menurunkan SBDK. Keputusan tersebut untuk mendorong percepatan pemulihan ekonomi nasional (PEN).

BALIKPAPAN - Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi mengatakan, pihaknya memutuskan untuk menurunkan suku bunga dasar kredit (SBDK) di seluruh segmen pada kisaran 25-250 bps. Inisiatif tersebut diharapkan menjadi stimulan efektif bagi masyarakat. Khususnya pelaku usaha untuk meningkatkan pembiayaan baru.

“SBDK menjadi acuan suku bunga kredit kepada debitur. Namun, yang dikenakan ke debitur akan berbeda-beda bergantung tingkat risiko kredit masing-masing,” jelasnya seperti dikutip Jawapos.com, Kamis (4/3).

Langkah penurunan ini merupakan kelanjutan yang telah dilakukan tahun lalu. Sepanjang 2020, Bank Mandiri telah menurunkan SBDK sebanyak tujuh kali dengan total penurunan sebesar 10 hingga 600 bps. Mengingat, saat ini suku bunga acuan Bank Indonesia 7 day (reverse) repo rate (BI7DRR) berada di level terendahnya, yakni 3,5 persen.

PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) juga telah menurunkan SBDK per 28 Februari lalu untuk seluruh segmen. Baik korporasi, ritel, mikro, kredit pemilikan rumah (KPR), dan konsumsi non-KPR. Suku bunga kredit yang diturunkan berkisar 150 – 325 basis poin (bps). Bahkan, khusus restrukturisasi keringanan suku bunga, BRI menurunkan antara 300 sampai 500 bps.

Direktur Utama BRI Sunarso menjelaskan, selain tren suku bunga acuan yang terus menurun, penurunan SBDK BRI dilakukan lantaran menurunnya beban biaya dana (cost of fund). Di sisi lain, adanya efisiensi perbankan dengan berbagai inisiatif digital yang terus dilakukan. Meski demikian, perubahan suku bunga kredit bukan menjadi satu-satunya variabel penentu besar-kecilnya permintaan pembiayaan.

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 23 April 2021 14:42

BI : Vaksinasi Harus Digencarkan, Jika Tidak, Bisa Mengoreksi Pertumbuhan Ekonomi 

SAMARINDA - Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kaltim Tutuk…

Jumat, 23 April 2021 11:16

Apa Kabar Masa Depan Hilirisasi Industri Sawit Kaltim..?

BEGITU banyak harapan baik yang mengemuka ketika Kalimantan Timur diputuskan…

Jumat, 23 April 2021 01:00

Bank Mandiri Berbagi Diskon di Borneo Ramadhan Festival 2021

Memeriahkan Ramadhan dan mendukung Gerakan Bangga Buatan Indonesia guna mendorong…

Kamis, 22 April 2021 11:19

Harga Cabai Masih Mahal, Stok Pangan Masih Aman hingga Tiga Bulan

BALIKPAPAN – Selama Ramadan hingga Idulfitri, Dinas perdagangan memastikan harga…

Rabu, 21 April 2021 16:32

Harga Daging Ayam Terkerek Pakan

Harga daging ayam di beberapa daerah merangkak naik. Rata-rata harganya…

Rabu, 21 April 2021 16:31

Terus Pupuk Pertumbuhan Produk UMKM

Kontribusi produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi salah…

Rabu, 21 April 2021 16:03

Kebutuhan Uang di Kaltim selama Ramadan Rp 2,4 Triliun

SAMARINDA - Perbankan diprediksi memerlukan Rp 2,4 triliun untuk memenuhi…

Rabu, 21 April 2021 16:02

PLN Siapkan Solar Farm di IKN

Perusahaan Listrik Negara (PLN) merencanakan proyek solar farm untuk menunjang…

Rabu, 21 April 2021 16:00

Perbankan Jangan Persulit UMKM

SAMARINDA- Pemprov Kaltim mengajak seluruh pimpinan perbankan, baik BUMN maupun…

Rabu, 21 April 2021 15:27

Mudik Ditiadakan, Bisnis Angkutan Darat Kolaps

SAMARINDA–Kebijakan pemerintah melarang mudik Lebaran pada 6–17 Mei, memukul sektor…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers