MANAGED BY:
JUMAT
16 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Kamis, 04 Maret 2021 11:53
Bupati : Sudah Kewajiban Tingkatkan Pendapatan Daerah
Ardiansyah Sulaiman

PROKAL.CO,

SANGATTA–Pandemi Covid-19 membuat ekonomi melemah di segala sektor. Dampaknya, pendapatan asli daerah (PAD) mengalami penurunan. Terlebih tahun lalu, sektor sumber PAD seperti perhotelan sempat tutup. Ada yang buka tapi memberikan diskon hingga 50 persen.

Sementara kuliner, mendapat dampak yang juga cukup besar. Pendapatan usaha rumah makan dan restoran menurun drastis. Sehingga, dua sektor yang dapat menyumbang besar PAD tak bisa berbuat banyak. Terbukti dari data APBD 2019 Kutim yang mencapai Rp 2,9 triliun. Sementara pada 2020, APBD meningkat Rp 3,4 triliun. Namun, pada tahun ini, turunnya cukup signifikan, Rp 2,6 triliun. Itu tak lepas dari dampak pandemi yang masih berlangsung hingga sekarang.

Sehingga, perlu strategi khusus untuk meningkatkan nilai tersebut. Terutama untuk menggaet anggaran dari provinsi maupun kementerian. Menanggapi hal tersebut, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menyebut bukan strategi. "Sudah menjadi kewajiban agar nilai APBD meningkat. Memang potensinya ada," ujarnya. Menurut dia, Kutim memiliki potensi mendapatkan dukungan anggaran atau pekerjaan melalui bantuan keuangan (bankeu) dari Pemprov Kaltim. Termasuk sumber dana dari APBN. "Sudah ada jalannya. Tapi tetap perencanaan dipersiapkan. Tidak mungkin datang tanpa membawa perencanaan. Pasti ditertawakan," ungkapnya.

Politikus PKS itu mengatakan, perencanaan tersebut harus dipersiapkan lebih matang. Sebagai acuan meminta dana tambahan dari pusat. Setidaknya, program yang akan dijalankan selaras dengan program kementerian dan pemprov. "Yang pasti dana-dana segar dari APBN harus diperjuangkan, agar menunjang infrastruktur yang lebih baik. Lihat aturannya, lihat potensinya," beber dia.

Sehingga, penting membangun koordinasi dengan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD). Tujuannya menyatukan visi-misi sehingga program dapat sejalan. "Semua ada prosesnya. Setidaknya diupayakan secara maksimal. Kami ingin pembangunan merata dan lebih baik," pungkasnya. (dq/dra/k8)

 

loading...

BACA JUGA

Jumat, 16 April 2021 15:39

Tak Ada Potensi PAD, Pengangkutan Batu Bara di Pelabuhan Loktuan Bukan Perizinan

Kritik tajam terus diserukan oleh wakil rakyat. Sehubungan rencana pengangkutan…

Jumat, 16 April 2021 15:38

Objek Wisata Tunggu Hasil Evaluasi Satgas

BONTANG – Pemerintah pusat telah memutuskan melarang mudik pada 6-17…

Jumat, 16 April 2021 13:23

Pria 64 Tahun Edarkan Judi Togel Ditangkap Polisi di Karang Asam Ulu

SAMARINDA - Jajaran Polsek Sungai Kunjang menangkap Subadi (64) diduga…

Kamis, 15 April 2021 14:59

Penerima BPUM Dapat Bantuan Lagi

PENAJAM–Para pelaku usaha mikro di Penajam Paser Utara (PPU) bakal…

Kamis, 15 April 2021 14:52

Lanjutan Kasus Dugaan Penyelewengan Dana KJKS Halal, Masuk Pemberkasan, Target Mei Dilimpahkan

BONTANG – Kasus dugaan penyelewengan dana bergulir yang menimpa Koperasi…

Kamis, 15 April 2021 14:52

Resmi, Tak Ada Pelayaran 6-17 Mei di Lok Tuan

BONTANG – Bisa dipastikan, PT Pelni tak memberangkatkan kapal penumpang…

Kamis, 15 April 2021 14:46

Terminal Batu Bara di Pelabuhan Loktuan Masih Wacana, Belum Ada Hitungan Pendapatan

Rencana penggunaan Pelabuhan Loktuan untuk terminal pengangkutan batu bara menuai…

Kamis, 15 April 2021 14:00

Tarif Air Bersih Dikeluhkan, Dewan Kembali Hearing dengan Perumda

DPRD Penajam Paser Utara (PPU) kembali menggelar rapat dengar pendapat…

Kamis, 15 April 2021 13:54

Pasien Positif di PPU Kembali Melonjak

PENAJAM–Jumlah pasien terkonfirmasi positif virus corona di Penajam Paser Utara…

Rabu, 14 April 2021 10:41

Evaluasi Penerapan Perda, Pemanduan Kapal di Jembatan Kartanegara Belum Maksimal

Meski sudah diatur melalui sejumlah regulasi di daerah, pemanduan kapal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers