MANAGED BY:
JUMAT
16 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Kamis, 04 Maret 2021 11:23
Kemenkes Sayangkan RS Bandrol Vaksin Covid-19
ilustrasi

PROKAL.CO,

JAKARTA –  Pemerintah telah mengumumkan adanya vaksin Gotong Royong lewat perubahan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) No 10 Tahun 2021. Pasca pengumuman tersebut, ada beberapa pihak yang mengumumkan bisa melakukan vaksinasi melalui jalur gotong royong. Bahkan ada yang rumah sakit yang sudah membuka harga.

Melihat hal itu, Juru Bicara Kementerian Kesehatan tentang Covid-19 Siti Nadia Tarmizi menyayangkan langkah rumah sakit tersebut. Menurutnya tujuan vaksinasi Gotong Royong bukan komersialisasi. Lagi pula pemerintah lewat Kemenkes belum menerapkan besaran yang harus dibayarkan dan vaksin apa yang digunakan. ”Waduh seharusnya tidak seperti ini tujuan dari vaksinasi gotong royong,” katanya melalui pesan WhatsApp (3/3).

Nadia kembali menegaskan bahwa beban biaya akan ditanggung perusahaan. Bukan lagi ditanggung oleh penerima vaksin. Penerima vaksin dipastikan gratis.

Selain itu, dia juga menegaskan bahwa vaksin yang diberikan kepada penerima vaksinasi gotong royong berbeda dengan yang selama ini digunakan oleh program vaksinasi pemerintah. Pada kesempatan sebelumnya, Nadia menyatakan bahwa vaksinasi gotong royong tidak akan menggunakan vaksin Covid-19 dari Sinovac, AstraZeneca, Novavax, dan Pfizer. Pemerintah menggunakan empat produsen vaksin ini untuk mencukupi program vaksin gratis.

Namun, Jawa Pos sempat mendapatkan via pesan WhatsApp link pendaftaran di salah satu rumah sakit di Surabaya bahwa pihaknya menyediakan tiga vaksin yang digunakan oleh pemerintah. Vaksin yang dimaksud antara lain Pfizer, AstraZeneca, dan Novavax. Selain itu ada Moderna serta Sinopharm.

Masih pada tautan yang sama ada harga yang tertera. Untuk Vaksin Moderna dipatok harga Rp 500.000 hingga Rp 550.00, Pfizer Rp 340.000- Rp 375.000, AstraZeneca Rp 115.000-Rp 130.000, Novavax Rp 145.000-Rp 170.000, dan Sinopharm Rp 2,1 juta hingga Rp 2,2 juta. Pada Permenkes 10/2021 memang belum diatur biaya masing-masing vaksin. Namun Nadia menyatakan bahwa besaran tariff akan diatur dalam aturan lainnya.

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 16 April 2021 15:37

Edhy Prabowo Didakwa Terima Suap Rp 25,7 Miliar

JAKARTA– Eks Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mulai menjalani…

Jumat, 16 April 2021 15:36

Satgas Tak Larang Bepergian Sebelum 6 Mei

JAKARTA- Satgas Penanganan Covi-19 mengisyaratkan tak ada larangan bagi warga…

Jumat, 16 April 2021 15:25

Pengakuan Praka MAM Pembunuh Pacar, Dirangkul Mesra lalu Dicekik hingga Tewas

Perlahan misteri seputar kematian Riski Rahmadhini yang tewas di tangan…

Jumat, 16 April 2021 14:51

Pihak RSUP Kariadi Tak Pernah Terima Izin Riset Vaksin Nusantara

JAKARTA–Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dokter Kariadi yang selama ini…

Jumat, 16 April 2021 14:24

AS Tarik Pasukan dari Afghanistan pada Peringatan WTC

KABUL- AS berusaha menenangkan Afghanistan menjelang penarikan pasukan. Kamis (15/4)…

Jumat, 16 April 2021 13:21
Setor PAD Tak Bisa Jadi Dalil

Direktur Umum BUMD PT AKU Divonis 13 Tahun Penjara

SAMARINDA–Korupsi penyertaan modal di BUMD PT Agro Kaltim Utama (AKU)…

Jumat, 16 April 2021 13:15

Investor Tiongkok Survei Proyek Kereta, Incar Rute Kubar-Kutim

BALIKPAPAN–Rencana pembangunan jalur kereta api di Kaltim kembali dilirik investor…

Jumat, 16 April 2021 13:07

Polda Jatim Bongkar Komplotan Scampage Internasional, Modus Duplikasi Website, Curi Data 30 Ribu Warga AS

SURABAYA–Korbannya ribuan warga Amerika Serikat (AS). Pelakunya dua orang Indonesia…

Jumat, 16 April 2021 10:28

Paksakan Mudik Bisa Timbulkan Lonjakan Kasus Baru

 JAKARTA - Pelarangan mudik dari sudut pandang kesehatan saat pandemi…

Kamis, 15 April 2021 19:00

Pandemi Terkendali, Pemindahan IKN Dimulai

Jika berpedoman pada jadwal perencanaan yang disusun pemerintah, semestinya kegiatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers