MANAGED BY:
JUMAT
16 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA
Kamis, 04 Maret 2021 11:05
DKPP Nilai Sikap KPU Tepat
Eks Koruptor Lolos, Tujuh Penyelenggara Dipecat

PROKAL.CO,

JAKARTA– Polemik kelayakan eks terpidana kasus korupsi Yusak Yaluwo yang maju dalam pilkada Boven Digoel, Papua, memakan korban. Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) memberhentikan tujuh penyelenggara pemilu akibat kasus tersebut.

Para penyelenggara itu adalah Liberatus Pogolamun, Hatta Nongkeng, dan Veronica Lande sebagai anggota KPU Boven Digoel. Empat lainnya adalah Ketua KPU Provinsi Papua Theodorus Kossay dan anggotanya, yakni Zufri Abubakar, Fransiskus Antonius Letsoin, dan Melkianus Kambu. ”Memerintahkan Komisi Pemilihan Umum untuk melaksanakan putusan ini (pemberhentian),” kata Ketua DKPP Muhammad di Jakarta (3/3).

DKPP menilai sikap tiga anggota KPU Boven Digoel yang menetapkan Yusak memenuhi syarat (MS) pencalonan tidak dapat dibenarkan menurut hukum dan etika. Sebab, peraturan KPU tentang pencalonan menyatakan bahwa eks terpidana kasus korupsi harus menjalani masa jeda lima tahun terlebih dahulu.

Surat Keterangan Lapas Sukamiskin Nomor W11.PAS.PAS.1-PK.01.01.01-6229 11 September 2020 menyebutkan bahwa Yusak baru bebas murni pada 26 Mei 2017. ”Seharusnya teradu I, teradu II, dan teradu III selaku penyelenggara pemilu tunduk dan patuh kepada peraturan perundang-undangan,” ujar anggota DKPP Didik Supriyanto saat membacakan pertimbangan.

Atas dasar itu, dua anggota KPU Boven Digoel lainnya, Helda Ambay dan Johana Maria, lolos dari aduan. Keduanya memilih tidak menandatangani berita acara penetapan Yusak sebagai paslon karena tidak sependapat dengan tiga komisioner tersebut.

Empat komisioner KPU Papua diberhentikan karena dinilai tidak konsisten saat mengambil alih kasus Boven Digoel. Tindakan mereka bertentangan dengan hasil klarifikasi yang menyatakan bahwa Yusak Yaluwo tidak memenuhi syarat. Namun, dalam rapat pleno, keempatnya menghendaki Yusak memenuhi syarat dengan alasan keamanan.

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 16 April 2021 15:19

Dua Anggota KKB Puron Wenda Serahkan Diri

JAYAPURA-Saat Kabupaten Puncak memanas dengan aksi penembakan yang dilakukan oleh…

Jumat, 16 April 2021 15:18

Pancasila dan Bahasa Indonesia Hilang dari PP SNP

JAKARTA– Lahirnya peraturan pemerintah (PP) No. 57 Tahun 2021 tentang…

Jumat, 16 April 2021 14:59

Beberapa Titik di Beoga Dikuasai TNI-Polri

JAYAPURA-Ratusan pasukan TNI-Polri berhasil memasuki wilayah Beoga untuk memberikan perlindungan…

Jumat, 16 April 2021 10:25

Ada Kontak Tembak, 40 Warga Sudah Dievakuasi dari Beoga

JAYAPURA– Evakuasi warga pendatang keluar dari Distrik Beoga, Kabupaten Puncak,…

Rabu, 14 April 2021 09:56
Dinilai Mulai Ada Resistansi dari Pemilih

Mayoritas Calon Dinasti Politik Tumbang

JAKARTA– Dinasti politik kini bukan jaminan bahwa calon kepala daerah…

Minggu, 11 April 2021 12:20
Harus Adaftif dan Terus Tingkatkan Kemampuan

Roll Out Ceremony, Bendera Indonesia Menempel di Bodi KF-X

JAKARTA- Peringatan HUT TNI AU ke-75 diselenggarakan secara sederhana. Namun,…

Sabtu, 10 April 2021 11:11

Suntikan Rp 8,2 Triliun Bangun Perbatasan, 222 Kecamatan Jadi Superprioritas

JAKARTA– Pembangunan kawasan perbatasan bakal terus digenjot. Hingga 2024, pemerintah…

Jumat, 09 April 2021 11:54

RUU Otsus Ditarget Rampung Juli, Mekarkan Papua Jadi Enam Provinsi

JAKARTA– Pemerintah mulai menyampaikan poin-poin usulan revisi Undang-Undang Otonomi Khusus…

Jumat, 09 April 2021 11:42

Titip Pesan Jangan Sampai Sidang Lagi

JAKARTA– Persiapan pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU) dan penghitungan suara…

Kamis, 08 April 2021 10:54

Bolos Rapat Pleno dan Selingkuh, Komisioner KPU Dipecat

JAKARTA– Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) kembali memecat penyelenggara. Kali…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers