MANAGED BY:
SABTU
08 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Rabu, 03 Maret 2021 20:00
RSI yang Akhirnya Lahir Kembali setelah Empat Tahun Vakum
Kamar Operasi Belum Siap, Baru Tiga Dokter Spesialis
Hampir lima tahun vakum membuat pengelola RSI Samarinda bekerja ekstra. Banyak perbaikan mesti dilakukan agar pelayanan tidak asal-asalan.

Saat meninjau persiapan pembukaan RSI pada pertengahan Februari lalu, Wagub Hadi Mulyadi mengatakan, akan ada dana bantuan Rp 1,9 miliar dari Pemprov Kaltim. Dana bantuan yang diberikan ke RSI merupakan dana CSR dari BUMD Pemprov, Migas Mandiri Pratama (MMP) Kaltim. Dari peninjauannya, memang kondisi rumah sakit cukup siap untuk pembukaan IGD dan poliklinik. Hanya saja, memang ada beberapa perbaikan fisik di gedung-gedung RSI.

"Harus jadi rujukan Covid-19, sebab RSUD AWS (Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Sjahranie) kewalahan," jelas dia. Soal status lahan, dijelaskan Hadi bahwa Pemprov Kaltim menyewakan lahan ke RSI. Nantinya, pemprov juga bisa memberi bantuan ke RSI dalam bentuk proyek. Untuk diketahui, mula konflik rumah sakit ini pada 2016, ketika operasional RSI ditutup karena buntut konflik yayasan dengan Gubernur Awang Faroek Ishak. Awalnya, sebuah SK Gubernur Kaltim pada 25 Juli 2016 terbit. Dalam SK tersebut, RSI yang menggunakan bangunan pemprov, pengelolaannya  di bawah manajemen RSUD AW Sjahranie yang berstatus Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Kaltim.

Pemprov Kaltim dan Yarsi pun menandatangani nota kesepahaman atau MoU pada 3 Agustus 2016.  Saat itu, penandatanganan dilakukan Direktur Utama RSUD Abdul Wahab Sjahranie  (RSUD-AWS) Samarinda Rahim Dinata Majidi dengan Ketua Yarsi Samarinda Ramli Yahya. Dalam momen itu, Awang Faroek menyebutkan, aset pemprov yang dipinjampakaikan kepada RSI Samarinda berupa lahan seluas 18.687 meter persegi senilai Rp 103,5 miliar. Lalu, bangunan lama dengan luas tanah 4.237 meter persegi senilai Rp 4,97 miliar. Pemprov juga membantu pembangunan gedung baru yang memakan waktu delapan tahun dengan total nilai Rp 131,74 miliar.

Beberapa hari kemudian, papan nama berganti menjadi RSUD Islam Klas C AW Sjahranie. Pengurus Yarsi pun menolak. Alasannya, belum ada surat perjanjian kerja bersama atau SPKB. Namun, MoU disebut sudah mencakup itu. Gejolak pun berlanjut hingga berujung tidak diperpanjang izin operasional rumah sakit ini. (nyc/riz/k15)

 

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 08 Mei 2021 11:39

Polemik Wawasan Kebangsaan, Pegawai KPK Ditanya Bersedia Lepas Jilbab atau Tidak

JAKARTA- Desakan agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terbuka perihal proses…

Jumat, 07 Mei 2021 17:50
Rektor Uniba Isradi Zainal dalam Talk Show IKN Garapan Kaltim Post

Keluar dari Pendidikan Kaku, Kolaborasi Perguruan Tinggi dengan Industri

Jelang pemindahan ibu kota negara (IKN), dunia pendidikan harus bersiap.…

Jumat, 07 Mei 2021 17:43

Minta DK PBB Embargo Senjata Myanmar

YANGON-  Sekitar 200 organisasi non pemerintah meminta Dewan Keamanan (DK)…

Jumat, 07 Mei 2021 17:39

ALAMAK NAIK LAGI KAH..?? Pemerintah Beri Sinyak Kenaikan Tarif PPN

JAKARTA– Pemerintah memberikan sinyal kenaikan pajak pertambahan nilai (PPN). Saat…

Jumat, 07 Mei 2021 17:36

POKOKNYA DIAM AJA DI RUMAH..!! Pekan Depan, Tempat Wisata dan Mal Ditutup

Menikmati libur Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah, masyarakat sebaiknya bersantai…

Jumat, 07 Mei 2021 17:35

Jangan Coba-Coba Menerobos, Empat Ribu Personel Cegah Pemudik Lewat

SAMARINDA-Hari pertama pemberlakuan larangan mudik, sejumlah titik sudah dijaga aparat…

Jumat, 07 Mei 2021 17:31

Balikpapan-Samarinda Lancar Tanpa Sekat

PELAKSANAAN hari pertama (6/5) kebijakan larangan mudik antarkota di Kaltim…

Jumat, 07 Mei 2021 17:29
Sempat Minus, Ekonomi Kaltim Diprediksi Tumbuh 5 Persen Tahun Depan

Bappenas Ingin Segera Wujudkan Pemindahan IKN

BALIKPAPAN–Kaltim diyakini menjadi tempat “bermain baru” oleh pemodal dan tenaga…

Jumat, 07 Mei 2021 15:51

Pemerintah Review Tunggakan Insentif Nakes, 97.924 Orang Dapat Insentif Tahap I

JAKARTA- Kementerian Kesehatan telah mengajukan review untuk tunggakan insentif tenaga…

Jumat, 07 Mei 2021 09:29

Kutim Siapkan Ketahanan Pangan Penunjang IKN

Kocek dari APBN digelontorkan untuk membantu petani. Termasuk membenahi sistem…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers