MANAGED BY:
SENIN
12 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

MANCANEGARA

Selasa, 02 Maret 2021 11:58
Dakwaan untuk Suu Kyi Bertambah, Sudah 30-an Warga Jadi Korban Junta Militer
Warga demo atas terjadinya kup di Myanmar. AP

PROKAL.CO,

YANGON– Junta militer Myanmar menempuh segala cara agar tetap berkuasa. Senin (1/3) mereka menambah jerat dakwaan kriminal untuk pemimpin Partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) Aung San Suu Kyi. Dia sekarang dituduh melanggar Undang-Undang Komunikasi dan berusaha menghasut keresahan publik.

’’Kami tidak bisa memastikan berapa banyak lagi kasus yang akan dihadapi Suu Kyi saat ini. Apa pun bisa terjadi di negara ini sekarang,’’ ujar Khin Maung Zaw, pengacara Suu Kyi, seperti dikutip Agence France-Presse.

Sebelumnya, saat ditangkap, Suu Kyi didakwa memiliki walkie-talkie ilegal dan melanggar aturan pencegahan Covid-19 terkait dengan kampanye tahun lalu. Sejak kudeta bergulir, Suu Kyi langsung ditahan. Tokoh 75 tahun itu tidak pernah muncul di hadapan publik. Dia menjadi tahanan rumah di Naypyidaw.

Junta militer juga kian brutal dalam menghadapi aksi massa yang menuntut demokrasi. Mereka tidak ragu menembakkan peluru asli. PBB mengungkapkan, dalam aksi Minggu (28/2), sebanyak 18 orang warga sipil tewas tertembus timah panas militer Myanmar. Sekitar 30 orang lainnya luka-luka. Democratic Voice of Burma dan beberapa media lokal malah menyebut jumlah korban jiwa sekitar 20 orang.

’’Kami mengutuk kekerasan mengerikan pasukan keamanan Burma kepada rakyatnya dan akan terus mendorong pelakunya bertanggung jawab,’’ cuit Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken. 

Itulah tindakan terbrutal junta militer sejak kudeta berlangsung 1 Februari lalu. Sepekan setelahnya massa baru turun ke jalan. Makin hari jumlah demonstran kian besar. Junta militer juga menaikkan kekuatan untuk melumpuhkan demonstran secara berkala. Mulai menggunakan water cannon lebih dulu, lalu ditambah gas air mata, disusul peluru karet, dan belakangan ini mulai memakai peluru asli.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 24 Oktober 2012 08:56

Bimtek bagi Pendata NJOP

<div style="text-align: justify;"> <strong>SAMARINDA </strong>&ndash;…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers