MANAGED BY:
SABTU
18 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Selasa, 02 Maret 2021 21:04
Dampak Proyek Perluasan Kilang Balikpapan, Butuh 15 Ribu Tenaga Kerja
Puncak kegiatan perluasan kilang Balikpapan pada tahun ini diperkirakan memerlukan 15 ribu tenaga kerja. Kebutuhan ini untuk mengejar target rampung tahap I refinery development master plan (RDMP) kilang Balikpapan, 2023 mendatang.

BALIKPAPAN-Puncak kegiatan perluasan kilang Balikpapan pada tahun ini diperkirakan memerlukan 15 ribu tenaga kerja. Kebutuhan ini untuk mengejar target rampung tahap I refinery development master plan (RDMP) kilang Balikpapan, 2023 mendatang.

“Saat ini sudah 6.500 orang. Insyaallah di 2021, kami akan meningkatkan sampai 15 ribu pekerja,” kata Manajer HSSE PT Pertamina Kilang Balikpapan (KPB) Judy Pudji dalam sebuah pertemuan di Hotel Gran Jatra, Balikpapan, belum lama ini. Sementara pada saat operasional RDMP kilang Balikpapan pada 2023 nanti, jumlah tenaga kerja yang dipekerjakan mulai dikurangi. Hanya dibutuhkan sekira 600–800 orang.

Berdasar data hingga pekan kedua Februari 2021, jumlah pekerja RDMP kilang Balikpapan dan jaringan pipa migas Lawe-Lawe sebanyak 6.779 orang. Dengan persentase penyerapan tenaga kerja sebanyak 52 persen dari luar Kalimantan. Sementara itu, hanya 39 persen yang merupakan tenaga kerja asal Balikpapan. Sisanya, 5 persen tenaga kerja merupakan warga Kaltim. Kemudian, 3 persen tenaga kerja dari provinsi lain di Kalimantan, 1 persen merupakan tenaga kerja asing atau TKA.

“Tenaga kerja asing (TKA) kurang lebih sekitar 1 persen dari total pekerja di RDMP,” ungkap pria yang akrab disapa Yudi ini. Dia mengungkapkan, sesuai target pengerjaan yang telah disusun PT KPB, pada tahun ini kegiatan perluasan kilang diharapkan mencapai 80 persen dari keseluruhan kegiatan. Salah satu kegiatan yang ditargetkan bisa diselesaikan pada triwulan pertama 2021 adalah pengujian operasional kantor dan gudang.

Kemudian pada triwulan kedua, pengujian flare yang sebelumnya direalokasi dan yang baru dibangun. Selanjutnya, pada triwulan ketiga 2021, target kegiatan adalah delivery to site wet gas compressor K-052-03, delivery to site C3-Splitter C-063-06, dan delivery to site main fractionator C-052-13. Lalu pada triwulan keempat, kegiatan yang direncanakan adalah delivery to site steam reformer package, dan delivery to site main air blower K-052-01. “Mudah-mudahan ini bisa kami kejar, sehingga target di 2021, kami akan mencapai kurang lebih 80 persen. Artinya 50 persen progres, akan kami kejar di 2021. Dan kami sangat membutuhkan kerja sama dengan pihak terkait terhadap PSN (proyek strategis nasional) ini,” katanya.

Dikonfirmasi terpisah, Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi mengatakan, RDMP kilang Balikpapan sangat penting bagi pemerintah daerah. Saat perekonomian mengalami penurunan imbas pandemi Covid-19, kegiatan perluasan kilang Pertamina RU V jadi penyelamat. “Karena menyerap tenaga kerja yang banyak dengan nilai investasi yang besar. Dan mengubah wajah kota,” ucap dia. Walau demikian, wali kota punya beberapa catatan. Di antaranya, isu tenaga kerja.

Menurut Rizal, Pemkot Balikpapan memahami permasalahan kebutuhan tenaga kerja pada proyek perluasan kilang. Pada sisi lain, pihak pengguna jasa dalam hal ini PT KPB melalui subkontraktornya, membutuhkan tenaga kerja yang sesuai keperluan mereka. “Ini yang jadi persoalan. Tenaga kerja lokal tidak sesuai dengan skill yang diharapkan RDMP. Sempat pada zaman Gubernur Awang Faroek Ishak (2017-2018), BLK (Balai Latihan Kerja) melakukan pelatihan. Tetapi tidak terlalu banyak terserap. Karena waktunya yang terbatas,” ungkapnya.

Hal lainnya, tutur politikus Nasional Demokrat (NasDem) ini, penerimaan tenaga kerja sebagai salah satu penyumbang pasien positif Covid-19 di Balikpapan. RDMP kesulitan dengan subkontraktor yang agak kurang tertib dengan protokol Kesehatan, sehingga menjadi penyumbang Covid-19 di Balikpapan,” pungkas dia. (kip/riz/k16)


BACA JUGA

Sabtu, 18 September 2021 12:32

300 Nakes Ditarik dari 34 Distrik di Papua

JAYAPURA-Sebanyak 300 Tenaga Kesehatan (Nakes) ditarik dari 34 distrik di…

Sabtu, 18 September 2021 10:18

Balikpapan Siap Jadi Ibu Kota Provinsi

Pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Provinsi Kaltim, membuka peluang wacana…

Sabtu, 18 September 2021 10:17
RUU tentang Provinsi Segera Diputuskan DPR

Samboja-Sepaku Bisa Lepas dari Kaltim

Dalam naskah akademik RUU IKN yang sebelumnya beredar, pemerintahan IKN…

Jumat, 17 September 2021 12:09

Trans Kalimantan di Kubar Tergenang, Waspada! Lubang-Lubang di Jalan Makin Besar

SENDAWAR–Banjir melanda sejumlah kecamatan di Kutai Barat (Kubar). Terparah banjir…

Kamis, 16 September 2021 14:35
Kepala Sekolah Rp 1,6 Triliun Itu Cuma Ingin Momong Cucu

Itu kan Hanya Catatan di Atas Kertas, tapi Di-Ranking KPK

Menurut undang-undang, kepala sekolah seperti Nurhali sejatinya tak masuk kategori…

Kamis, 16 September 2021 14:33

Undang-Undang Direvisi, Keistimewaan Kaltim Diatur

BALIKPAPAN-Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Provinsi Kaltim disepakati masuk Program Legislasi…

Kamis, 16 September 2021 14:31

Pemerintah Targetkan Tol Baru ke IKN Rampung 2025, Panjangnya 47 Km

Nantinya, jalan tol sepanjang 47 kilometer itu akan dimulai dari…

Kamis, 16 September 2021 14:29

Situasi Pandemi Mulai Terkendali, Pakar Ingatkan Gelombang Ketiga Masih Bisa Terjadi

JAKARTA- Indikator pandemi nasional semakin membaik. Per tanggal 14 September…

Kamis, 16 September 2021 13:22

56 Pegawai KPK Diberhentikan Dengan Hormat

JAKARTA – Polemik pengalihan pegawai KPK menjadi aparatur sipil negara…

Rabu, 15 September 2021 14:43
KPK: Tinggi Bukan Berarti Korupsi, Rendah Bukan Berarti Bersih

Kekayaan Lima Kepala Daerah di Kaltim Naik

Pandemi Covid-19 yang setahun terakhir melanda, tampaknya tidak terlalu berpengaruh…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers