MANAGED BY:
MINGGU
18 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Selasa, 02 Maret 2021 10:50
Usut Fee dari Kontraktor Lain untuk Nurdin
Nurdin Abdullah

PROKAL.CO,

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan akan membongkar semua indikasi suap dan gratifikasi yang mengalir ke kantong Gubernur Sulawesi Selatan (nonaktif) Nurdin Abdullah. Terutama dugaan fee proyek infrastruktur yang berasal dari rekanan lain.

Sejauh ini KPK baru menetapkan satu tersangka pemberi suap. Yakni, Agung Sucipto alias Anggu, direktur PT Agung Perdana Bulukumba (APB). Teman lama Nurdin itu memberikan fee Rp 2 miliar saat operasi tangkap tangan (OTT) di Makassar, Jumat (26/2) lalu.

Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan, informasi terkait perkara Nurdin akan ditindaklanjuti. Perwira tinggi polisi bintang tiga aktif itu menegaskan pihaknya tidak akan pernah menutup diri dari berbagai pihak. “Tentu semua informasi kita tampung dan kita tindak lanjuti,” ungkapnya kemarin (1/3).

Selain pemberi suap, Nurdin bersama Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sulsel Edy Rahmat ditetapkan sebagai tersangka penerima suap terkait proyek infrastruktur di daerah tersebut. KPK juga menerapkan pasal gratifikasi (Pasal 12B UU Pemberantasan Tipikor) kepada kedua tersangka.

Pasal gratifikasi diterapkan lantaran KPK menemukan indikasi bahwa Nurdin dan Edy tidak hanya menerima fee proyek dari Anggu. Tapi juga diduga dari rekanan lain. Jika ditotal, uang yang diduga fee proyek yang diterima Nurdin dan orang kepercayaannya itu sejauh ini sebesar Rp 5,4 miliar.

Di sisi lain, KPK mencatat hingga saat ini sudah 127 kepala daerah yang tersangkut hukum di lembaga antirasuah tersebut. Termasuk gubernur Sulsel yang beberapa hari lalu ditetapkan sebagai tersangka. Modus korupsi kepala daerah yang ditangani KPK paling banyak adalah penyuapan, yakni 84 perkara.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 17 April 2021 21:00
Menteri PUPR: Tambang di Kaltim Akan Lebih Diawasi

Lahan Kritis Kepung Ibu Kota Negara Baru

Menurut Jatam, 73 persen daratan Kaltim telah dikaveling untuk kepentingan…

Sabtu, 17 April 2021 21:00

ALHAMDULILLAH..!! Boleh Mudik Dalam Provinsi, Asal Tidak Keluar Kaltim

SAMARINDA–Kasus Covid-19 di Kaltim perlahan terus mengalami penurunan. Kini, jumlah…

Sabtu, 17 April 2021 20:00
Gajinya Ditanggung APBN

Guru PPPK Akan Dikontrak Per Tahun, Pemprov Siapkan 4.202 Formasi

BALIKPAPAN-Rekrutmen guru pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) diharapkan menjadi…

Sabtu, 17 April 2021 12:09
Mereka Menemukan ’’Rumah” di Indonesia (5-Habis)

Nama Ketiga Anak Jadi Trofi Ajang Sepak Bola

Seorang doktor teologi, selama nyaris tiga dekade di Papua, selain…

Sabtu, 17 April 2021 12:06

Indonesia Tidak Boleh Lengah, Gelombang Ketiga Covid-19 Dunia Membayangi

JAKARTA- Meskipun kasus Covid-19 di Indonesia relatif ‘terkendali’. Namun gelombang…

Sabtu, 17 April 2021 12:05

Segera Disahkan, Rancangan Perpres Zakat ASN Sudah Masuk Setneg

JAKARTA- Rancangan Peraturan Presiden (Perpres) tentang pembayaran zakat untuk aparatur…

Sabtu, 17 April 2021 12:02

Kasus Mafia Pertanahan Makin Massif, Diminta Tak Hanya Gertak Sambal

JAKARTA– Panitia Kerja (Panja) Mafia Tanah Komisi II DPR RI…

Sabtu, 17 April 2021 11:59

Lulusan SMA Bisa Daftar Sekolah Kedinasan dan CPNS

JAKARTA- Tahun ini, pemerintah memperluas kesempatan kepada masyarakat lulusan SMA/sederajat…

Sabtu, 17 April 2021 11:35
Vaksin Nusantara Bisa Diporduksi Awal Tahun Depan

BPOM Menunggu Respon Peneliti Vaksin Nusantara

JAKARTA– Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Jumat (16/4) menyatakan…

Sabtu, 17 April 2021 11:34

Dua Bulan Temukan 200 Ujaran Kebencian

JAKARTA- Media sosial masih menjadi ladang subur ujaran kebencian. Polri…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers