MANAGED BY:
JUMAT
23 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Senin, 01 Maret 2021 10:05
INSYA ALLAH..!! Belajar Tatap Muka Dimulai Juli

Selain Guru PNS, Honorer Juga Prioritas Divaksin Covid-19

ilustrasi

PROKAL.CO,

BALIKPAPAN-Pemerintah menargetkan lima juta tenaga pendidik, baik guru maupun dosen mendapatkan prioritas vaksinasi tahap kedua. Vaksinasi tersebut dimulai di SMA 70 Jakarta pada Rabu (24/2). Diharapkan rampung pada Juni 2021. Dengan begitu, pada Juli mendatang kegiatan belajar-mengajar tatap muka bisa dilakukan.

“Harapannya pada Juli saat mulai ajaran baru semuanya bisa berjalan normal,” ujar Presiden Joko Widodo (Jokowi). Meski demikian, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mengatakan, pembelajaran tatap muka wajib tetap mematuhi protokol kesehatan. “Tahun ajaran baru pada 2021 insyaallah sekolah bisa tatap muka. Mungkin bukan 100 persen kapasitas, tapi paling tidak masuk dua kali seminggu, tiga kali seminggu, atau dengan sistem rotasi karena protokol kesehatan harus dijaga,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian menyetujui langkah tersebut. “Kami harap dengan vaksinasi, belajar tatap muka bisa segera jalan. Karena banyak dampak kurang baik dan kesenjangan dengan pembelajaran jarak jauh yang sudah berjalan selama setahun ini,” katanya.

Menurut dia, dengan vaksinasi guru, risiko terpapar Covid-19 bisa diminimalisasi, bukan berarti tidak ada. Meski tatap muka, protokol tetap harus jalan. Misalnya, dengan sistem shift, jaga jarak meja, dan masker harus selalu dipakai. Ia berharap, orangtua dan institusi pendidikan bisa mempersiapkan hal tersebut dalam beberapa bulan ke depan.

Wakil rakyat asal Kaltim itu meminta pemerintah, tak hanya guru PNS, guru honorer juga mesti dipastikan mendapatkan vaksin. “Jangan sampai terjadi pembedaan status, karena semua sama-sama langsung bertatap muka dengan masyarakat. Data di dapodik (data pokok pendidikan) harus akurat. Jangan sampai ada yang tidak mendapatkan karena permasalahan administrasi,” tegasnya.

Politikus Partai Golkar itu menilai, pemerintah dan pihak terkait mesti melihat perkembangan untuk memutuskan langkah terbaik. “Kita lihat beberapa bulan ke depan. Bagaimana efektivitas vaksin ini dalam menghambat penyebaran virus. Semoga semua berjalan lancar,” harapnya. (rom/k16)


BACA JUGA

Jumat, 23 April 2021 12:08

Pembuat KRI Nanggala-402 di Jerman Tawarkan Bantuan Teknis dan SAR

 KRI Nanggala-402 dibuat oleh  Howaldtswerke-Deutsche Werft (HDW), yang kemudian diakuisisi…

Jumat, 23 April 2021 11:56
Berpulangnya KH Fakhruddin Wahab, Imam Besar Masjid Islamic Center Samarinda

Dikenal Santun, Tak Sungkan Dengarkan Tausiah Ulama Lain

Kabar duka datang dari Kota Tepian. Imam Besar Masjid Baitul…

Jumat, 23 April 2021 11:47

Dapat Merusak Tahura Bukit Soeharto, Tiga Bendungan IKN Disarankan Tidak Dibangun

BALIKPAPAN-Pembangunan lima bendungan untuk memasok kebutuhan air baku ibu kota…

Jumat, 23 April 2021 11:42
Pembelajaran Tatap Muka, Vaksinasi Guru Bukan Pertimbangan Utama

Menteri Mau Juli, Pemprov Maunya Ditunda

Kasus aktif Covid-19 yang masih fluktuatif membuat rencana sekolah tatap…

Jumat, 23 April 2021 11:13

Vaksin Sinovac Tak Bisa Dipakai Umrah

JAKARTA – Wakil Presiden Ma’ruf Amin meminta Menteri Kesehatan (Menkes)…

Jumat, 23 April 2021 09:39

Oksigen KRI Nanggala Bertahan 72 Jam, TNI-AL Belum Keluarkan Isyarat Tenggelam

JAKARTA– Tim pencari KRI Nanggala-402 berpacu dengan waktu. Sebab, cadangan…

Kamis, 22 April 2021 16:58

Oksigen di Kapal Selam Nanggala Hanya Kuat 72 Jam

Pencarian kapal selam KRI Nanggala-402 terus dioptimalkan. Mengingat sudah 24…

Kamis, 22 April 2021 16:56

Walaupun Tua, Kapal Selam KRI Nanggala-402 dalam Kondisi Siap Tempur

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono memastikan…

Kamis, 22 April 2021 16:55

Penyidik KPK Peras Wali Kota, Saut: Ini Bukan Soal Gaji

Mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang mengomentari…

Kamis, 22 April 2021 16:52

Larangan Mudik Per 22 April, Ini Syarat Ketat Perjalanan Mobil Pribadi

Pemerintah mempercepat larangan mudik mulai hari ini, Kamis, 22 April…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers