MANAGED BY:
SENIN
19 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA
Jumat, 26 Februari 2021 11:09
Politisi PDIP Diperiksa 6 Jam

PROKAL.CO,

Setelah sempat tertunda, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya bisa memeriksa politisi PDI Perjuangan (PDIP) Ihsan Yunus, kemarin (25/2). Ihsan yang pernah dipanggil KPK pada akhir Januari lalu itu diperiksa sebagai saksi untuk tersangka pejabat pembuat komitmen (PPK) proyek bantuan sosial (bansos) Covid-19 Matheus Joko Santoso.

Pantauan Jawa Pos, Ihsan tiba di gedung KPK sekitar pukul 14.00. Mantan Wakil Ketua Komisi VIII DPR dari Fraksi PDIP itu diperiksa penyidik selama kurang lebih 6 jam. Usai pemeriksaan, anggota dewan yang kini duduk di Komisi 2 DPR itu irit berkomentar saat ditanya terkait materi pemeriksaan. ”Silakan ke penyidik,” ujarnya ketika keluar dari gedung KPK sekitar pukul 21.30.

Dugaan keterlibatan Ihsan Yunus dalam perkara suap bansos Covid-19 di Kementerian Sosial (Kemensos) mencuat ketika tim penyidik menggeledah rumah orang tua Ihsan di Cipayung, Jakarta Timur pada pertengahan Januari lalu. Selanjutnya, tim penyidik memeriksa adik Ihsan, M. Rakyan Ikram, sebagai saksi. Operator Ihsan, Agustri Yogasmara, juga sempat diperiksa penyidik.

Tidak hanya sampai disitu, peran Ihsan dalam perkara tersebut juga terungkap dari reka ulang yang dilakukan tim penyidik awal bulan ini. Dalam rekonstruksi itu, terungkap bahwa Ihsan diduga menerima aliran duit bansos sebesar Rp 1,5 miliar melalui operatornya, Yogasmara. Uang itu diduga bagian fee dari salah satu rekanan penyedia bansos.

”Intinya saya sudah menjelaskan semua kepada penyidik,” kata Ihsan saat dikonfirmasi terkait dugaan keterlibatannya dalam perkara suap bansos. Lebih jauh, Ihsan menyerahkan semua hasil pemeriksaan kemarin kepada penyidik KPK. Mulai dari dugaan keterlibatan adik dan operator, hingga indikasi aliran duit fee bansos. ”Kalau mau ada yang ditanyakan, silakah ke penyidik,” tuturnya. (tyo)


BACA JUGA

Sabtu, 17 April 2021 12:04

Kasus Orient Bahan Evaluasi Mendasar, Meski Menang, jika Tidak Jujur, Hasilnya Sia-Sia

JAKARTA– Kasus dibatalkannya kemenangan bupati terpilih Sabu Raijua Orient Riwu…

Sabtu, 17 April 2021 11:57

Kans Reshuffle Meluas Dinilai Terbuka

JAKARTA– Isu reshuffle di tubuh Kabinet Indonesia Maju terus menguat.…

Sabtu, 17 April 2021 11:33

Pancasila dan Bahasa Indonesia Hilang, Kemendikbud Ajukan Revisi PP Nomor 57 tahun 2021

JAKARTA-- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akhirnya mengajukan revisi Peraturan…

Jumat, 16 April 2021 15:19

Dua Anggota KKB Puron Wenda Serahkan Diri

JAYAPURA-Saat Kabupaten Puncak memanas dengan aksi penembakan yang dilakukan oleh…

Jumat, 16 April 2021 15:18

Pancasila dan Bahasa Indonesia Hilang dari PP SNP

JAKARTA– Lahirnya peraturan pemerintah (PP) No. 57 Tahun 2021 tentang…

Jumat, 16 April 2021 14:59

Beberapa Titik di Beoga Dikuasai TNI-Polri

JAYAPURA-Ratusan pasukan TNI-Polri berhasil memasuki wilayah Beoga untuk memberikan perlindungan…

Jumat, 16 April 2021 10:25

Ada Kontak Tembak, 40 Warga Sudah Dievakuasi dari Beoga

JAYAPURA– Evakuasi warga pendatang keluar dari Distrik Beoga, Kabupaten Puncak,…

Rabu, 14 April 2021 09:56
Dinilai Mulai Ada Resistansi dari Pemilih

Mayoritas Calon Dinasti Politik Tumbang

JAKARTA– Dinasti politik kini bukan jaminan bahwa calon kepala daerah…

Minggu, 11 April 2021 12:20
Harus Adaftif dan Terus Tingkatkan Kemampuan

Roll Out Ceremony, Bendera Indonesia Menempel di Bodi KF-X

JAKARTA- Peringatan HUT TNI AU ke-75 diselenggarakan secara sederhana. Namun,…

Sabtu, 10 April 2021 11:11

Suntikan Rp 8,2 Triliun Bangun Perbatasan, 222 Kecamatan Jadi Superprioritas

JAKARTA– Pembangunan kawasan perbatasan bakal terus digenjot. Hingga 2024, pemerintah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers