MANAGED BY:
SABTU
17 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA
Kamis, 25 Februari 2021 10:27
Aktor Lain Tidak Muncul di Dakwaan Bansos

PROKAL.CO,

Surat dakwaan terhadap dua terdakwa kasus bantuan sosial (bansos) Covid-19, Harry Van Sidabukke dan Ardian Iskandar Maddanatja, dianggap tidak klir. Sebab, dalam surat dakwaan yang dibacakan tim jaksa penuntut umum (JPU) KPK dihadapan Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta kemarin (24/2) tidak mengungkap keterlibatan aktor lain.

Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Kurnia Ramadhana menilai tidak adanya aktor lain dalam surat dakwaan tersebut berseberangan dengan kerja tim penyidik selama ini. Sebelumnya, dalam reka ulang yang dilakukan penyidik secara jelas mengungkap peran politisi PDI Perjuangan (PDIP) Ihsan Yunus sebagai salah satu pihak yang diduga menerima aliran duit bansos.

”Surat dakwaan itu kan seharusnya disusun linear dengan proses penyidikan,” ujar Kurnia saat dihubungi Jawa Pos.

Surat dakwaan Harry dan Ardian kemarin dibacakan terpisah. Di dakwaan Harry, jaksa menjabarkan pemberian suap untuk eks Menteri Sosial Juliari P. Batubara dan dua pejabat Kemensos, Matheus Joko Santoso serta Adi Wahyono. Nilai suapnya Rp 1,28 miliar. Harry didakwa menjadi jembatan dua rekanan penyedia bansos, yakni PT Pertani (Persero) dan PT Mandala Hamonangan Sude.

Sementara di dakwaan Ardian, jaksa mengungkap nilai fee bansos sebesar Rp 1,95 miliar. Ardian merupakan Direktur Utama PT Tigapilar Agro Utama yang mendapat jatah kuota bansos sebanyak 115.000 paket. Kuota tersebut terbagi dalam empat tahap. Yakni tahap 9, 10, dan 12 serta tahap pengadaan bansos untuk komunitas.

Kurnia menambahkan, pihaknya meminta Dewan Pengawas (Dewas) KPK untuk mencermati apa yang dilakukan tim penindakan yang menangani perkara bansos. Khususnya terkait ketidaksinkronan antara kerja tim penyidik dengan tim JPU. ”Kenapa ada ketidaksinkronan antara kerja penyidik dengan penuntut itu harus didalami,” imbuhnya.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Sabtu, 17 April 2021 12:04

Kasus Orient Bahan Evaluasi Mendasar, Meski Menang, jika Tidak Jujur, Hasilnya Sia-Sia

JAKARTA– Kasus dibatalkannya kemenangan bupati terpilih Sabu Raijua Orient Riwu…

Sabtu, 17 April 2021 11:57

Kans Reshuffle Meluas Dinilai Terbuka

JAKARTA– Isu reshuffle di tubuh Kabinet Indonesia Maju terus menguat.…

Sabtu, 17 April 2021 11:33

Pancasila dan Bahasa Indonesia Hilang, Kemendikbud Ajukan Revisi PP Nomor 57 tahun 2021

JAKARTA-- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akhirnya mengajukan revisi Peraturan…

Jumat, 16 April 2021 15:19

Dua Anggota KKB Puron Wenda Serahkan Diri

JAYAPURA-Saat Kabupaten Puncak memanas dengan aksi penembakan yang dilakukan oleh…

Jumat, 16 April 2021 15:18

Pancasila dan Bahasa Indonesia Hilang dari PP SNP

JAKARTA– Lahirnya peraturan pemerintah (PP) No. 57 Tahun 2021 tentang…

Jumat, 16 April 2021 14:59

Beberapa Titik di Beoga Dikuasai TNI-Polri

JAYAPURA-Ratusan pasukan TNI-Polri berhasil memasuki wilayah Beoga untuk memberikan perlindungan…

Jumat, 16 April 2021 10:25

Ada Kontak Tembak, 40 Warga Sudah Dievakuasi dari Beoga

JAYAPURA– Evakuasi warga pendatang keluar dari Distrik Beoga, Kabupaten Puncak,…

Rabu, 14 April 2021 09:56
Dinilai Mulai Ada Resistansi dari Pemilih

Mayoritas Calon Dinasti Politik Tumbang

JAKARTA– Dinasti politik kini bukan jaminan bahwa calon kepala daerah…

Minggu, 11 April 2021 12:20
Harus Adaftif dan Terus Tingkatkan Kemampuan

Roll Out Ceremony, Bendera Indonesia Menempel di Bodi KF-X

JAKARTA- Peringatan HUT TNI AU ke-75 diselenggarakan secara sederhana. Namun,…

Sabtu, 10 April 2021 11:11

Suntikan Rp 8,2 Triliun Bangun Perbatasan, 222 Kecamatan Jadi Superprioritas

JAKARTA– Pembangunan kawasan perbatasan bakal terus digenjot. Hingga 2024, pemerintah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers