MANAGED BY:
RABU
24 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA
Selasa, 23 Februari 2021 14:17
Dapat Penangguhan Penahanan, tapi Proses Hukum Jalan Terus
Gubernur NTB Jadi Penjamin Empat Ibu yang Ditahan
SIDANG PERDANA: Zulkieflimansyah dan Sari Yuliati mendampingi keempat IRT dalam sidang perdana di Praya, Lombok Tengah.

PROKAL.CO,

LOMBOK TENGAH– Tujuh hari terakhir ini adalah tujuh hari paling tidak enak dalam hidup Fatimah. Di balik terali besi, apa pun yang dimakan tidak pernah nikmat. Tidur pun tidak pernah nyenyak. ”Saya kangen bisa menyiapkan kebutuhan makan dan minum anak dan keluarga di rumah,” ucapnya kepada Lombok Post di Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), (22/2).

Keinginan itu terjawab kemarin. Fatimah bersama tiga perempuan lain sedesanya mendapat penangguhan penahanan dalam sidang perdana kasus mereka di Pengadilan Negeri (PN) Praya. Namun, proses hukum mereka terus berjalan. Selain Fatimah, tiga perempuan lain adalah Nurul Hidayah, Martini, dan Hultiah. Ketiganya terjerat kasus hukum lantaran melempar pabrik tembakau milik UD Mawar Putra di Dusun Peseng, Desa Wajageseng, Kecamatan Kopang, Lombok Tengah (Loteng). Mereka melakukan aksi tersebut karena aktivitas pabrik itu dianggap menghasilkan bau yang mengganggu lingkungan tempat mereka tinggal di Dusun Eyat Nyiur, Desa Wajageseng.

Dua di antara empat perempuan itu ditahan sembari membawa anak mereka yang masih balita. Isak tangis empat ibu rumah tangga (IRT) tersebut langsung pecah begitu tahu bisa pulang. Apalagi saat dapat bertemu dengan keluarga dan kerabat terdekat lain. ”Saya berharap kami semua dibebaskan. Jadi, kami bisa beraktivitas seperti biasa di rumah. Tolong, mohon bantuan,” tutur Fatimah.

Sidang kemarin sebenarnya dijadwalkan baru berlangsung besok (24/2). Namun, atas kesepakatan semua pihak, jadwal sidang dimajukan. Keempat IRT mengikuti sidang dari Rutan Praya. Agenda sidang adalah membacakan perkara hukum yang menjerat keempat terdakwa dan surat permohonan dari Gubernur NTB Zulkieflimansyah. Orang nomor satu di Bumi Gora itu memberikan jaminan atas nama diri sendiri guna permohonan penangguhan penahanan kepada empat terdakwa. Alhasil, majelis hakim mengabulkan permohonan yang dimaksud. ”Selain penangguhan penahanan, kuasa hukum terdakwa mengajukan eksepsi,” kata Kasiintel Kejaksaan Negeri (Kejari) Loteng Catur Hidayat Putra saat ditemui setelah sidang.

Mereka menganggap tuduhan jaksa penuntut umum (JPU) tidak memenuhi persyaratan hukum. Terutama menyangkut pasal 170 ayat 1 KUHP. Meski begitu, untuk membuktikannya, diperlukan sidang lanjutan. ”Ancaman hukuman dari pasal 170 tersebut adalah lima tahun penjara,” ungkap Catur.

Barang bukti dalam kasus empat IRT itu berupa batu dan kayu yang digunakan untuk melempar pabrik tembakau. Kemudian, asbes dan seng pabrik yang rusak.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 24 Februari 2021 13:16

Dikritik, Komisi I Batal Kunker ke Qatar

JAKARTA– Komisi I DPR sempat dikabarkan akan berangkat ke Qatar…

Rabu, 24 Februari 2021 13:12

Jawa-Bali Waspada Cuaca Ekstrem

JAKARTA– Daerah-daerah terdampak cuaca ekstrem harus tetap waspada. Sebab, hujan…

Rabu, 24 Februari 2021 12:10

Wacana Vaksin Gotong Royong Bergulir, Bentuk Tanggung Jawab Pengusaha kepada Karyawan

Wacana vaksin gotong royong menimbulkan pertanyaan di dalam masyarakat. Kendati…

Selasa, 23 Februari 2021 14:17
Dapat Penangguhan Penahanan, tapi Proses Hukum Jalan Terus

Gubernur NTB Jadi Penjamin Empat Ibu yang Ditahan

LOMBOK TENGAH– Tujuh hari terakhir ini adalah tujuh hari paling…

Selasa, 23 Februari 2021 11:34

Beri Waktu Dua Bulan Bongkar UU ITE, Komisi III DPR Minta Rombak Total, Yakin Semua Fraksi Sepakat

JAKARTA– Desakan revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE)…

Selasa, 23 Februari 2021 11:00

Pandemi, Pernikahan Karena Hamil Duluan Naik, 70 Persen Siswi SMK

Selama pandemi Covid-19, pernikahan usia anak cenderung meningkat. Rata-rata calon…

Selasa, 23 Februari 2021 10:33

KPU Usul Perbanyak Hari Pemungutan Suara

Meski kesepakatan membatalkan revisi Undang-Undang (UU) Pemilu tinggal menunggu ketok…

Selasa, 23 Februari 2021 10:18

Bulan Puasa Tetap Kebut Vaksinasi, Dilaksanakan Pada Malam Hari

JAKARTA– Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan pemerintah terus menggencarkan pelaksanaan…

Selasa, 23 Februari 2021 10:01
Empat IRT Ditahan, 50 Advokat Turun Tangan

Lempar Atap Pabrik dengan Batu, 4 IRT dan 2 Bayi Ditahan Kejaksaan

PRAYA– Empat ibu rumah tangga (IRT) ditahan di Rumah Tahanan…

Senin, 22 Februari 2021 13:55

Inkonsisten Kumat, Februari Kelabu Rojiblancos

Kekalahan 0-2 oleh Levante di Wanda Metropolitano Minggu (21/2) merupakan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers