MANAGED BY:
JUMAT
05 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Senin, 22 Februari 2021 11:57
Kaltim Target Remajakan 200 Hektare Kebun Sawit
TINGKATKAN PRODUKSI: Dinas Perkebunan Kaltim menargetkan bisa meremajakan 200 hektare kebun kelapa sawit petani mandiri tahun ini.

PROKAL.CO,

SAMARINDA–Dinas Perkebunan Kaltim tahun ini memastikan kembali menjalankan program peremajaan atau perluasan kelapa sawit untuk mendukung pembangunan perkebunan berkelanjutan. Untuk mendukung program ini, mereka menyiapkan anggaran Rp 1,2 miliar.

Namun, Kepala Dinas Perkebunan Kaltim Ujang Rachmad mengatakan, jumlah anggaran tersebut masih dapat berubah jika ada refocusing anggaran untuk pandemi corona. “Peremajaan lahan tersebut akan diperuntukkan kepada petani mandiri seluas 200 hektare dengan maksimal satu petani menggarap dua hektare,” jelasnya.

Ujang mengatakan, perluasan tersebut rencananya dilakukan pada empat lokasi. Yaitu, di Desa Api-Api, dan Desa Babulu di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Lalu di Desa Sarinadi dan Teluk Muda di Kabupaten Kutai Kartanegara. Ke depan juga akan ada usulan lahan seluas 40 hektare yang akan diremajakan di Paser.

Pada 2020, pihaknya berhasil melakukan peremajaan kelapa sawit mencapai 97,10 persen. Pagu anggaran untuk peremajaan kelapa sawit tahun lalu senilai Rp 725 juta. Nilai kontraknya sebesar Rp 705 juta, artinya itu yang telah dilakukan, sebesar 20 juta dikembalikan. Peremajaan dilakukan di lahan seluas 100 hektare di Kutai Timur dan Kutai Barat masing-masing seluas 50 hektare.

“Kita juga memberikan bantuan-bantuan berupa pupuk, herbisida batang, bibit kelapa sawit dan lainnya. Bantuan ini merupakan upaya pencapaian dedikasi terhadap program gubernur Kaltim untuk perluasan tanaman perkebunan,” tuturnya.

Adapun kriteria kebun sawit yang dapat dilakukan peremajaan adalah tanaman yang sudah tua dengan produksinya yang berkisar 25 tahun ke atas. Pengajuan dari kelompok tani akan diseleksi dengan beberapa ketentuan seperti memiliki sertifikat tanah atau petani yang telah lama menanam dengan catatan tidak ada sengketa atas lahan tersebut.

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 05 Maret 2021 11:40

Peritel Optimistis Sambut Ramadan

Vaksinasi yang masih bergulir meningkatkan rasa percaya diri para pelaku…

Jumat, 05 Maret 2021 11:17

6.199 SR Jargas di Kukar Telah Beroperasi

BALIKPAPAN - PT Pertagas Niaga (PTGN) terus memperluas jaringan gas…

Jumat, 05 Maret 2021 11:15

BI Bantu UMKM Lokal Rambah Pasar Nasional

BALIKPAPAN- Bank Indonesia (BI) Balikpapan menunjukkan komitmennya dalam mempercepat pertumbuhan…

Jumat, 05 Maret 2021 11:14

Rizal Effendi Sampaikan SPT Tahunan secara Daring

BALIKPAPAN - Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi telah menunaikan salah…

Jumat, 05 Maret 2021 11:13

Perbankan Kompak Turunkan Bunga Kredit

Perbankan mulai merespons permintaan Bank Indonesia untuk menurunkan suku bunga…

Jumat, 05 Maret 2021 10:57

Sempat Tutup Akibat Pandemi Covid-19, Lion Air Kembali Buka Rute Samarinda ke Yogyakarta dan Jakarta

SAMARINDA - Maskapai penerbangan Lion Air kembali membuka rute penerbangan…

Kamis, 04 Maret 2021 11:19

Alhamdulillah, Daya Beli Petani Kaltim Terus Menguat

SAMARINDA- Kinerja baik industri kelapa sawit di tengah pandemi membuat…

Kamis, 04 Maret 2021 11:17

Okupansi Hotel di Kaltim Diprediksi Pulih Juni

SAMARINDA- Pembatasan aktivitas masyarakat di awal tahun ini membuat okupansi…

Kamis, 04 Maret 2021 11:16

Optimistis Pembiayaan Properti Meningkat

Pembebasan pajak pertambahan nilai (PPN) untuk pembelian rumah tapak atau…

Kamis, 04 Maret 2021 11:04

KKP Bidik Investasi Rp 29 T

JAKARTA– Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyiapkan Peraturan Pemerintah (PP)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers