MANAGED BY:
SENIN
02 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Kamis, 04 Februari 2021 22:00
Siapa Pengganti Almarhum Thohari Aziz? Bola Panas di Tangan Rahmad Mas’ud
Rahmad Mas;ud dan Thohari Aziz saat debat pilwali.

PROKAL.CO,

BALIKPAPAN–Friksi tengah membayang-bayangi koalisi megah partai pengusung Rahmad Mas’ud-Thohari Aziz di Pilkada Serentak 2020 Balikpapan. Sasaran amuk banteng yang tak ingin kehilangan posisi pun kini bergantung langkah sang wali kota terpilih. Hasil pencoblosan pada 9 Desember 2020, duet ini unggul melawan kolom kosong dengan persentase perolehan suara sebesar 62,4 persen. Hasil pemungutan suara itu saat ini masih disengketakan di Mahkamah Konstitusi (MK).

Lalu, wafatnya Thohari Aziz karena terpapar Covid-19 pada 27 Januari, menambah deras angin menggoyang kemenangan yang sudah berkibar. PDI Perjuangan (PDIP) yang kehilangan ujung tombaknya tentu tak begitu saja terima jika posisi wakil wali kota terpilih diambil partai lain dalam jajaran koalisi Rahmad-Thohari. “Kemenangan dalam pilkada itu punya multiple impact. Mengunci kursi di pemerintahan berarti peluang strategis menjalani kompetisi selanjutnya. Pileg 2024 dan pilkada selanjutnya,” ucap pengamat politik asal Universitas Mulawarman (Unmul) Lutfi Wahyudi kepada Kaltim Post.

PDIP jelas tak bakal melepas begitu saja posisi aman yang sudah didapat. Apalagi, mekanisme pergantian posisi almarhum Thohari berbeda dengan dua keadaan kahar meninggalnya calon kepala daerah Adi Darma di Bontang dan Muharram di Berau. Keduanya tutup usia ketika pencoblosan belum digelar. Sementara Thohari berpulang ketika pilkada selesai dengan kemenangan mutlak perolehan suara. “PDIP pasti all-out tak ingin kehilangan posisi yang ada. Apalagi kemenangan yang ada tak bisa dilepaskan dari peran PDIP dan almarhum (Thohari Aziz) sendiri,” sambungnya.

Untuk diketahui, almarhum Thohari Aziz akan tetap dilantik bersama Rahmad Mas’ud, selepas masa jabatan Rizal Effendi-Rahmad Mas’ud (wali kota dan wakil wali kota Balikpapan 2016–2021) berakhir medio Mei mendatang. Dari pelantikan itu, koalisi partai pengusung harus menyusun dua nama yang bakal menggantikan posisi Thohari. Kemudian diserahkan ke DPRD Balikpapan. Mekanisme ini merujuk Pasal 176 Ayat 2 UU 10/2016 tentang Pilkada.

Sebelum dua nama calon pengganti itu disetor, DPRD Balikpapan harus menggelar paripurna pemberhentian Wawali Thohari Aziz dengan penetapan telah meninggal. Berbekal penetapan pemberhentian itu, DPRD bakal membentuk panitia khusus (pansus) untuk menyusun tata tertib pemilihan wakil kepala daerah pengganti. Mengacu pada UU 23/2014 tentang Pemda yang diubah dalam UU 9/2015, khususnya Pasal 78 Ayat 1 Huruf a dan Pasal 79 Ayat 1. Beleid lain, Peraturan Pemerintah 18/2019 tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib DPRD Provinsi, Kabupaten, dan Kota.

Selain pansus, nantinya turut pula dibentuk panitia kecil. Panitia ini nantinya bertugas menggelar pemilihan calon pengganti secara musyawarah mufakat di DPRD. Jika tidak mencapai kata musyawarah dan mufakat, maka dapat dilanjutkan secara voting. Kembali ke Lutfi, mekanisme itu memang membuat partai lain dalam koalisi berpeluang mengusulkan kadernya untuk mengisi posisi kosong, termasuk Golkar yang sudah menempatkan Rahmad Mas’ud sebagai wali kota terpilih.

Halaman:

BACA JUGA

Senin, 02 Agustus 2021 12:29
Masa Perpanjangan PPKM Level 4 Berakhir Hari Ini

Setiap Hari Ada 1.000 di Indonesia yang Meninggal Akibat Covid-19

JAKARTA– Masa perpanjangan PPKM untuk kali kedua akan berakhir hari…

Senin, 02 Agustus 2021 11:20

Ahli AS Catat 8 Bukti Lab Wuhan Bocor jadi Penyebab Pandemi Covid-19

 Dunia masih bertanya-tanya soal asal usul Covid-19 yang awal mula…

Senin, 02 Agustus 2021 10:20

YESSS..!! Sekarang Bisa Nikmati Siaran TV Digital di Samarinda

SAMARIND-  Tak berlebihan memang slogan yang selalu kita dengar pada…

Senin, 02 Agustus 2021 10:11

Di Tengah Sulitnya Warga Mendapatkan Vaksinasi Covid-19, Kaltim Tak Masalah Beli Vaksin

Vaksinasi Covid-19 seakan diwajibkan. Itu tercatat kini sebagai syarat bepergian.…

Senin, 02 Agustus 2021 10:07

Gubernur Kaltim Surati Pusat Minta Tambahan Vaksin

RETNO Ning Aty (27), menjadi salah satu tenaga kesehatan yang…

Minggu, 01 Agustus 2021 14:09

Bantuan ke Pasien Covid-19 yang Meninggal, Ahli Waris Disantuni Rp 10 Juta

SAMARINDA-Bantuan keuangan sebesar Rp 10 juta akan disalurkan Pemprov Kaltim…

Minggu, 01 Agustus 2021 13:40

Kutai Kartanegara Paling Banyak Lubang Tambang

Pernyataan Kepala Teknik Tambang (KTT) PT Mega Prima Persada Saipul…

Minggu, 01 Agustus 2021 12:22

Jika Sertifikat Vaksin Jadi Syarat Masuk Mal, Malah Semakin Menggerus Pengunjung

Capaian vaksinasi kepada masyarakat saja masih rendah. Tapi malah diwacanakan…

Sabtu, 31 Juli 2021 12:00

Penumpang Tak Sabar, Vaksinasi di Bandara Menumpuk

JUMLAH dosis yang terbatas ditambah calon penumpang tidak tertib, membuat…

Sabtu, 31 Juli 2021 11:27
Ketegaran Empat Bersaudara, Orangtua Wafat Terpapar Covid-19 (2-Habis)

Sempat Bersurat, Curiga Sendal yang Pulang

Tak mudah bagi keluarga untuk memberi tahu kabar duka meninggalnya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers