MANAGED BY:
MINGGU
18 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Kamis, 04 Februari 2021 22:00
Siapa Pengganti Almarhum Thohari Aziz? Bola Panas di Tangan Rahmad Mas’ud
Rahmad Mas;ud dan Thohari Aziz saat debat pilwali.

PROKAL.CO,

BALIKPAPAN–Friksi tengah membayang-bayangi koalisi megah partai pengusung Rahmad Mas’ud-Thohari Aziz di Pilkada Serentak 2020 Balikpapan. Sasaran amuk banteng yang tak ingin kehilangan posisi pun kini bergantung langkah sang wali kota terpilih. Hasil pencoblosan pada 9 Desember 2020, duet ini unggul melawan kolom kosong dengan persentase perolehan suara sebesar 62,4 persen. Hasil pemungutan suara itu saat ini masih disengketakan di Mahkamah Konstitusi (MK).

Lalu, wafatnya Thohari Aziz karena terpapar Covid-19 pada 27 Januari, menambah deras angin menggoyang kemenangan yang sudah berkibar. PDI Perjuangan (PDIP) yang kehilangan ujung tombaknya tentu tak begitu saja terima jika posisi wakil wali kota terpilih diambil partai lain dalam jajaran koalisi Rahmad-Thohari. “Kemenangan dalam pilkada itu punya multiple impact. Mengunci kursi di pemerintahan berarti peluang strategis menjalani kompetisi selanjutnya. Pileg 2024 dan pilkada selanjutnya,” ucap pengamat politik asal Universitas Mulawarman (Unmul) Lutfi Wahyudi kepada Kaltim Post.

PDIP jelas tak bakal melepas begitu saja posisi aman yang sudah didapat. Apalagi, mekanisme pergantian posisi almarhum Thohari berbeda dengan dua keadaan kahar meninggalnya calon kepala daerah Adi Darma di Bontang dan Muharram di Berau. Keduanya tutup usia ketika pencoblosan belum digelar. Sementara Thohari berpulang ketika pilkada selesai dengan kemenangan mutlak perolehan suara. “PDIP pasti all-out tak ingin kehilangan posisi yang ada. Apalagi kemenangan yang ada tak bisa dilepaskan dari peran PDIP dan almarhum (Thohari Aziz) sendiri,” sambungnya.

Untuk diketahui, almarhum Thohari Aziz akan tetap dilantik bersama Rahmad Mas’ud, selepas masa jabatan Rizal Effendi-Rahmad Mas’ud (wali kota dan wakil wali kota Balikpapan 2016–2021) berakhir medio Mei mendatang. Dari pelantikan itu, koalisi partai pengusung harus menyusun dua nama yang bakal menggantikan posisi Thohari. Kemudian diserahkan ke DPRD Balikpapan. Mekanisme ini merujuk Pasal 176 Ayat 2 UU 10/2016 tentang Pilkada.

Sebelum dua nama calon pengganti itu disetor, DPRD Balikpapan harus menggelar paripurna pemberhentian Wawali Thohari Aziz dengan penetapan telah meninggal. Berbekal penetapan pemberhentian itu, DPRD bakal membentuk panitia khusus (pansus) untuk menyusun tata tertib pemilihan wakil kepala daerah pengganti. Mengacu pada UU 23/2014 tentang Pemda yang diubah dalam UU 9/2015, khususnya Pasal 78 Ayat 1 Huruf a dan Pasal 79 Ayat 1. Beleid lain, Peraturan Pemerintah 18/2019 tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib DPRD Provinsi, Kabupaten, dan Kota.

Selain pansus, nantinya turut pula dibentuk panitia kecil. Panitia ini nantinya bertugas menggelar pemilihan calon pengganti secara musyawarah mufakat di DPRD. Jika tidak mencapai kata musyawarah dan mufakat, maka dapat dilanjutkan secara voting. Kembali ke Lutfi, mekanisme itu memang membuat partai lain dalam koalisi berpeluang mengusulkan kadernya untuk mengisi posisi kosong, termasuk Golkar yang sudah menempatkan Rahmad Mas’ud sebagai wali kota terpilih.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 17 April 2021 21:00
Menteri PUPR: Tambang di Kaltim Akan Lebih Diawasi

Lahan Kritis Kepung Ibu Kota Negara Baru

Menurut Jatam, 73 persen daratan Kaltim telah dikaveling untuk kepentingan…

Sabtu, 17 April 2021 21:00

ALHAMDULILLAH..!! Boleh Mudik Dalam Provinsi, Asal Tidak Keluar Kaltim

SAMARINDA–Kasus Covid-19 di Kaltim perlahan terus mengalami penurunan. Kini, jumlah…

Sabtu, 17 April 2021 20:00
Gajinya Ditanggung APBN

Guru PPPK Akan Dikontrak Per Tahun, Pemprov Siapkan 4.202 Formasi

BALIKPAPAN-Rekrutmen guru pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) diharapkan menjadi…

Sabtu, 17 April 2021 12:09
Mereka Menemukan ’’Rumah” di Indonesia (5-Habis)

Nama Ketiga Anak Jadi Trofi Ajang Sepak Bola

Seorang doktor teologi, selama nyaris tiga dekade di Papua, selain…

Sabtu, 17 April 2021 12:06

Indonesia Tidak Boleh Lengah, Gelombang Ketiga Covid-19 Dunia Membayangi

JAKARTA- Meskipun kasus Covid-19 di Indonesia relatif ‘terkendali’. Namun gelombang…

Sabtu, 17 April 2021 12:05

Segera Disahkan, Rancangan Perpres Zakat ASN Sudah Masuk Setneg

JAKARTA- Rancangan Peraturan Presiden (Perpres) tentang pembayaran zakat untuk aparatur…

Sabtu, 17 April 2021 12:02

Kasus Mafia Pertanahan Makin Massif, Diminta Tak Hanya Gertak Sambal

JAKARTA– Panitia Kerja (Panja) Mafia Tanah Komisi II DPR RI…

Sabtu, 17 April 2021 11:59

Lulusan SMA Bisa Daftar Sekolah Kedinasan dan CPNS

JAKARTA- Tahun ini, pemerintah memperluas kesempatan kepada masyarakat lulusan SMA/sederajat…

Sabtu, 17 April 2021 11:35
Vaksin Nusantara Bisa Diporduksi Awal Tahun Depan

BPOM Menunggu Respon Peneliti Vaksin Nusantara

JAKARTA– Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Jumat (16/4) menyatakan…

Sabtu, 17 April 2021 11:34

Dua Bulan Temukan 200 Ujaran Kebencian

JAKARTA- Media sosial masih menjadi ladang subur ujaran kebencian. Polri…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers