MANAGED BY:
SENIN
06 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Kamis, 28 Januari 2021 11:33
Holding Pariwisata Lahir Tahun Ini
Labuan Bajo, menjadi salah satu dari lima destinasi superprioritas yang akan menjadi ikon pariwisata Indonesia.

JAKARTA– Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bakal melanjutkan langkah restrukturisasi. Termasuk membentuk holding perusahaan-perusahaan pelat merah. Sektor pariwisata yang menjadi salah satu andalan pemulihan ekonomi tidak luput dari road map Kementerian BUMN.

Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo menyatakan bahwa pembentukan holding BUMN sektor pariwisata sudah memasuki tahap akhir. Dengan menggandeng Kementerian Pariwisata, holding BUMN pariwisata diharapkan bisa melambungkan lima destinasi pariwisata superprioritas Indonesia.

’’Dengan holding BUMN, kita tingkatkan akselerasi tourism sebagai backbone pertumbuhan ekonomi setelah recovery nanti,’’ ujar Tiko, sapaan Kartika Wirjoatmodjo, (27/1). Lima destinasi superprioritas yang akan menjadi ikon pariwisata Indonesia itu adalah Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur, Mandalika di Nusa Tenggara Barat, Danau Toba di Sumatera Utara, Likupang di Sulawesi Utara, dan Borobudur di Jawa Tengah.

Nanti holding BUMN pariwisata diisi perusahaan pelat merah pada ekosistem pariwisata. Meliputi bandara, maskapai, serta berbagai fasilitas pendukung seperti destinasi wisata dan perhotelan. ’’Tentu saja, holding BUMN ini diharapkan bisa berkontribusi terhadap industri pariwisata di dalam negeri. Khususnya dalam rangka pemulihan dari pandemi,’’ tambah Tiko.

Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir mengumumkan rencana pembentukan sedikitnya sembilan holding BUMN. Itu dilakukan mulai 2020 hingga empat tahun berikutnya. Pembentukan sembilan holding itu tertuang dalam Rencana Strategis (Renstra) Kementerian BUMN 2020–2024.

Sembilan holding BUMN tersebut adalah farmasi, asuransi, jasa survei, industri pangan, industri manufaktur, dan industri pertahanan. Selain itu, holding industri media, layanan kepelabuhan, serta layanan transportasi dan pariwisata.

’’Urgensi pembentukan holding BUMN ini adalah agar peran BUMN sebagai agen pembangunan lebih optimal,’’ ungkap Erick. Optimalisasi itu akan dicapai lewat sinergi BUMN, hilirisasi, peningkatan kandungan lokal, pembangunan ekonomi daerah, dan kemandirian keuangan.

Erick berharap holding juga bisa meningkatkan total aset BUMN secara signifikan. Dengan demikian, BUMN bisa mewujudkan pendanaan investasi skala besar demi tercapainya kepentingan nasional.

Untuk holding BUMN pariwisata, Erick menyebut PT Jasa Survei Penas (Persero) sebagai pemimpin. Perseroan itu membawahkan tujuh BUMN besar. Di antaranya, PT Garuda Indonesia Tbk (Persero), PT Angkasa Pura I (Persero), dan PT Angkasa Pura II (Persero).

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menyatakan siap mendukung rencana yang didiskusikan sejak tahun lalu tersebut. ’’Tahun ini diperkirakan selesai PP terkait holding BUMN pariwisata. Kami tentu mendukung dan berharap sinergi Garuda dan teman-teman seperti Angkasa Pura menjadi lebih baik dan lancar,’’ tandasnya. (agf/c19/hep)

 

 

Kerangka Anggaran 9 Holding BUMN

 

Tahun Nilai/Target (dalam miliar rupiah)

2020 28,74

2021 29,80

2022 31,58

2023 32,27

2024 33,55

 

Sumber: Kementerian BUMN


BACA JUGA

Minggu, 05 Desember 2021 11:11

Sandiaga Uno: Bangkitkan Ekonomi Bangsa Dengan Usaha Kreatif

SAMARINDA - Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengembangkan potensi subsektor…

Sabtu, 04 Desember 2021 12:16

Pandemi Buat Klaim JKM Naik 115 Persen

BADAN Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) Kalimantan berhasil…

Sabtu, 04 Desember 2021 12:15

Sertifikat CHSE Tidak Boleh Bebani Pengusaha

Pelaku usaha meminta sertifikat Cleanliness, Health, Safety, Environmental Sustainability (CHSE)…

Sabtu, 04 Desember 2021 11:52

Minyak Sawit Bisa Atasi Krisis Energi

SAMARINDA-Persoalan pasokan kekurangan energi melanda sejumlah negara seperti Inggris dan…

Sabtu, 04 Desember 2021 11:47

Saham Sektor Pertanian Bakal Jadi Primadona

Industri pertanian diprediksi menjadi primadona baru di pasar modal. Sebab,…

Jumat, 03 Desember 2021 10:25

November, Inflasi Kaltim Capai 0,17 Persen

SAMARINDA - Kaltim pada November 2021 mengalami inflasi sebesar 0,17…

Jumat, 03 Desember 2021 10:24

Beri Atensi Petani Mandiri, Pemerintah Daerah Diminta Fokus Hilirisasi Kelapa Sawit

Komoditas kelapa sawit memiliki potensi yang sangat besar untuk dijadikan…

Jumat, 03 Desember 2021 10:22

Dorong Pemerintah Elektrifikasi Kendaraan, Kurangi Emisi Gas, Atasi Efek Rumah Kaca

BALIKPAPAN – Pengusaha mendorong pemerintah segera melakukan pengendalian emisi dunia.…

Kamis, 02 Desember 2021 21:02

Daihatsu Ikut Lindungi Penyu

KEBUMEN - Daihatsu concern terhadap pelestarian penyu sebagai hewan langka…

Kamis, 02 Desember 2021 15:05

All New Xenia Kini Hadir dengan Penggerak Depan

SEMARANG - Setelah resmi diluncurkan pada pertengahan November lalu, Daihatsu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers