MANAGED BY:
JUMAT
18 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Selasa, 26 Januari 2021 13:17
Perbanyak Komoditas Perkebunan, Kaltim Tahun Ini Kembangkan Pala dan Serai Wangi
Pohon pala (INT)

PROKAL.CO,

SAMARINDA - Selain hilirisasi dari berbagai komoditas unggulan perkebunan seperti kelapa sawit, Pemprov Kaltim terus menghadirkan komoditas baru. Perluasan komoditas perkebunan diharapkan menjadi sumber perekonomian masyarakat. Tahun ini, Bumi Etam fokus mengembangkan pala dan serai wangi yang dicanangkan menjadi salah satu komoditas unggulan.

Kepala Dinas Perkebunan Kaltim Ujang Rachmad mengatakan, sektor perkebunan berperan penting dalam menyukseskan pelaksanaan strategi transformasi ekonomi. Melalui transformasi ekonomi, diharapkan pembangunan ekonomi akan berbasiskan pengelolaan sumber daya alam terbarukan. Dengan menitikberatkan upaya peningkatan nilai tambah melalui pengembangan industri hilir.

“Selain itu, perkebunan memiliki peran penting dalam pengembangan ekonomi kerakyatan, pengembangan energi baru terbarukan,” tuturnya, Senin (25/1).

Dinas Perkebunan Kaltim tahun ini selain terus mendorong pengembangan lima commodity unggulan tanaman perkebunan, seperti kelapa sawit, kakao, karet, kelapa dan lada, pihaknya juga harus memperluas komoditas lain. “Pada 2021, kami akan fokus mengembangkan tanaman pala dan serai wangi,” ungkapnya.

Pengembangan dua commodity baru berupa tanaman pala dan serai wangi sebagai bahan baku industri atau produksi minyak atsiri. Pala dinilai potensial dan memiliki pasaran yang bagus seperti lada. Apalagi, harganya juga cukup mahal, yakni berkisar Rp 80 ribu per kilogramnya. Apalagi tanaman pala dinilai cukup cocok untuk dikembangkan karena proses pemeliharaannya juga tidak begitu rumit.

Tanaman pala tidak seperti lada yang masa panennya cukup lama. Tanaman pala bisa dipanen setiap hari dengan cara mengumpulkan buah yang sudah jatuh di sekitar pohon. Bahkan tak hanya bijinya, bunga pala yang menempel di bijinya juga dihargai mahal oleh pembeli, yakni mencapai ratusan ribu per kilogramnya. “Pala dan serai wangi ini cukup diminati petani Kaltim,” tuturnya.

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 18 Juni 2021 10:55

Persepsi Konsumen terhadap Ekonomi Menurun

BALIKPAPAN - Persepsi konsumen terhadap kondisi ekonomi pada Mei 2021…

Jumat, 18 Juni 2021 10:53

Manfaatkan PLB untuk UMKM

BALIKPAPAN – Pemprov Kaltim diharapkan bisa mendorong pemanfaatan pusat logistik…

Jumat, 18 Juni 2021 10:51

Kinerja Ekspor dan Investasi Bakal Mulus, Optimistis Ekonomi 2021 Kaltim Tumbuh 1,53-2,53 Persen

Setelah terkontraksi 2,85 persen pada 2020 akibat pandemi corona, perekonomian…

Kamis, 17 Juni 2021 10:51

Rivan A Purwantono Kembali Mendapat Mandat Memimpin PT Jasa Raharja

Sosok Rivan A Purwantono bukan orang baru di KB Bukopin,…

Rabu, 16 Juni 2021 17:49

Harga Sedang Tinggi-Tingginya, Produksi CPO Malah Melandai

JAKARTA– Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) melaporkan bahwa ekspor…

Rabu, 16 Juni 2021 17:48

Naikkan TKDN Industri Alat Kesehatan

JAKARTA, Jawa Pos – Pemerintah berupaya mengakselerasi pengembangan industri alat…

Rabu, 16 Juni 2021 17:37
Pengembangan Kawasan Industri Terlalu Lamban

Status KEK di Maloy Terancam Dicabut, Minta Bantuan Kementerian Tarik Investor

Kaltim memiliki beberapa kawasan industri yang direncanakan menjadi motor penggerak…

Rabu, 16 Juni 2021 15:45

Batal Kenakan Biaya Transaksi Cek Saldo dan ATM, Sarankan Bank Hapus Biaya Administrasi

JAKARTA– Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) batal mengenakan biaya transaksi…

Selasa, 15 Juni 2021 14:50

Survei BI: Konsumsi di Kaltim Mei 2021 Menurun

SAMARINDA - Survei Bank Indonesia pada Mei 2021 mengindikasikan perbaikan…

Selasa, 15 Juni 2021 10:35

Kejayaan Batu Bara Berpotensi Terulang

Sejumlah analis memperkirakan fenomena commodity supercycle akan terjadi dalam beberapa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers