MANAGED BY:
SABTU
27 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

OLAHRAGA

Selasa, 26 Januari 2021 12:30
Mengamati Mata, Bisikan Cavani
Bruno Fernandez

PROKAL.CO,

MANCHESTER– Juergen Klopp mengaku terkejut ketika Manchester United mencadangkan Bruno Fernandes di Old Trafford kemarin (25/1). Tetapi, melihat ekspresinya, Klopp sepertinya lebih terkejut lagi ketika Fernandes mencetak gol dari bola mati yang mengeliminasi tim asuhannya, Liverpool FC, dalam putaran keempat Piala FA.

Kali ini bukan dari titik putih atau penalti. Hal yang memicu polemik ketika Klopp menyindir United sebagai tim yang sering diuntungkan dengan penalti. Seiring Fernandes menjadi eksekutor utama, sampai-sampai ada olok-olok ”Bruno Penaldes” kepada gelandang serang asal Portugal tersebut.

Kemarin Fernandes membuktikan bahwa dirinya bisa mencetak gol selain penalti atau via tendangan bebas. Makin membanggakan bagi Fernandes karena gol direct free kick-nya pada menit ke-78 membuat United mengalahkan LFC dengan skor 3-2. ”Aku malah lebih senang (mengeksekusi tendangan bebas) di tempat yang lebih dekat dengan kotak penalti,” ungkap Fernandes kepada MUTV.

Berbeda dengan penendang penalti yang sudah jadi milik Fernandes, untuk penendang free kick di United ada pembagiannya. Seperti diungkapkan Fernandes, pemain 26 tahun itu berbagi peran dengan gelandang serang Juan Mata dan bek kiri Alex Telles.

Khusus Mata, Fernandes senang menjadi pengamat tendangan bebas pemain asal Spanyol itu. ”Saya senang melihat dan memelajari cara Juan (Mata). Dia spesialis yang hebat,’’ kata Fernandes kepada Manchester Evening News. Dari 11 gol tendangan bebas yang dikoleksi Mata sepanjang karir, delapan di antaranya tercipta bersama United.

Selain ilmu dari Mata, bisikan striker United Edinson Cavani turut membantu gol Fernandes. Cavani meminta Fernandes mengarahkan bola ke sisi pojok kiri bawah kiper LFC Alisson Beckers. Sebab, Cavani pernah mengelabui Alisson di posisi tersebut saat bersua dalam level timnas pada 24 Maret 2017. Kala itu, Cavani yang membela Uruguay menghadapi Alisson bersama Brasil dalam kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Conmebol. (ren/c6/dns)

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Sabtu, 27 Februari 2021 10:59

Vaksinasi Tahap Pertama buat Atlet, Pelatih, dan Ofisial, Bisa Bertanding dengan Tenang

JAKARTA– Vaksinasi Covid-19 tahap pertama sudah dilakukan kepada 820 atlet,…

Sabtu, 27 Februari 2021 10:21

Turnamen Pramusim untuk Kontestan Liga 2 Jangan Hanya Wacana

BALIKPAPAN-Rencana menggulirkan turnamen pramusim khusus kontestan Liga 2 memang mendapat…

Sabtu, 27 Februari 2021 10:18

Fokus Racik Tim Terbaik

Tim panahan Kaltim berupaya mempersembahkan yang terbaik di Pekan Olahraga…

Sabtu, 27 Februari 2021 10:11

Nostalgia Mendiang Super Sic

LUCA Marini diyakini tidak akan menjalani debutnya di MotoGP musim…

Sabtu, 27 Februari 2021 10:08

Bukan Melepas Rindu, Tapi Hantui Setan Merah

Pertemuan The Red Devils, julukan Manchester United, dan Il Diavolo…

Sabtu, 27 Februari 2021 10:06

Karier Aman meski Nirgelar

NAPLES– Kali pertama SSC Napoli berlaga di Stadio Diego Armando…

Sabtu, 27 Februari 2021 10:04

Nostalgia Hadapi Mantan Klub

FASE knockout Liga Europa musim ini terbilang istimewa bagi allenatore…

Sabtu, 27 Februari 2021 10:03

Antusiasme Tinggi Bikin Tenang

Skuat Borneo FC kembali berlatih bersama di Stadion Segiri, Samarinda,…

Jumat, 26 Februari 2021 11:08

Malam Heroik False Back

Pep Guardiola adalah pelatih yang bisa mengubah Philipp Lahm dari…

Jumat, 26 Februari 2021 10:56
CITY SEIMBANG ANTARA PRESTASI DAN FINANSIAL

Pep: Kami Menang karena Uang

’’KAMI memiliki banyak uang untuk membeli banyak pemain top. Tanpa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers