MANAGED BY:
JUMAT
23 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Selasa, 26 Januari 2021 12:16
Kabar Baik..!! Pasien Buta Sembuh berkat Kornea Sintetis
BERSEJARAH: Perban di mata Jamal Furani saat dibuka oleh dokter. AFP PHOTO

Normalnya, kornea dari orang meninggal bakal dijahitkan ke pasien buta. Kemudian, organ transplantasi itu dibiarkan berintegrasi. Namun, risiko yang sering terjadi adalah penyembuhan yang gagal mengingat organ tersebut tak tersambung kepada pembuluh darah dengan sempurna.

“Inovasi kami adalah memasang sesuatu yang benar-benar sintetis tanpa sel atau jaringan. Namun, benda itu malah menjadi bagian tubuh kita,” ujar pendiri CorNeat Gilad Litvin kepada Channel 13.

Menurut Litvin, kornea artifisial tersebut dibuat dari bahan yang tak akan terurai dan cocok dengan tubuh manusia. Dengan begitu, pasien tak perlu khawatir ada reaksi imun tubuh atau infeksi. Selain itu, organ buatan tersebut mengurangi risiko penularan virus dari donor. “Hal ini tentu melegakan terutama di tengah pandemi Covid-19 seperti sekarang,” ujar Litvin kepada NoCamels.

Selama pandemi, pengambilan organ tubuh, termasuk kornea, dari mayat memang dihentikan untuk mencegah penularan. Padahal, World Health Organization (WHO) melaporkan sekitar 2 juta kasus kebutaan karena kornea muncul setiap tahun. Sementara itu, penelitian JAMA Ophthalmology mengatakan, satu donor kornea diperebutkan 70 pasien.

CorNeat sudah mendapatkan izin untuk melakukan uji klinis di Israel pada Juli tahun lalu. Pada akhirnya, Furani terpilih dalam 10 relawan yang ditanami KPro. Semua relawan itu merupakan pasien yang tak bisa menjalani pengobatan melalui operasi transplantasi atau sudah gagal lebih dari satu kali. “Saat ini, kami sudah menyiapkan dua lokasi uji klinis di Kanada. Kami juga sedang mengajukan uji klinis di Prancis, Amerika Serikat, dan Belanda,” imbuh Litvin. (bil/JPG/rom/k8)

 

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 23 April 2021 12:08

Pembuat KRI Nanggala-402 di Jerman Tawarkan Bantuan Teknis dan SAR

 KRI Nanggala-402 dibuat oleh  Howaldtswerke-Deutsche Werft (HDW), yang kemudian diakuisisi…

Jumat, 23 April 2021 11:56
Berpulangnya KH Fakhruddin Wahab, Imam Besar Masjid Islamic Center Samarinda

Dikenal Santun, Tak Sungkan Dengarkan Tausiah Ulama Lain

Kabar duka datang dari Kota Tepian. Imam Besar Masjid Baitul…

Jumat, 23 April 2021 11:47

Dapat Merusak Tahura Bukit Soeharto, Tiga Bendungan IKN Disarankan Tidak Dibangun

BALIKPAPAN-Pembangunan lima bendungan untuk memasok kebutuhan air baku ibu kota…

Jumat, 23 April 2021 11:42
Pembelajaran Tatap Muka, Vaksinasi Guru Bukan Pertimbangan Utama

Menteri Mau Juli, Pemprov Maunya Ditunda

Kasus aktif Covid-19 yang masih fluktuatif membuat rencana sekolah tatap…

Jumat, 23 April 2021 11:13

Vaksin Sinovac Tak Bisa Dipakai Umrah

JAKARTA – Wakil Presiden Ma’ruf Amin meminta Menteri Kesehatan (Menkes)…

Jumat, 23 April 2021 09:39

Oksigen KRI Nanggala Bertahan 72 Jam, TNI-AL Belum Keluarkan Isyarat Tenggelam

JAKARTA– Tim pencari KRI Nanggala-402 berpacu dengan waktu. Sebab, cadangan…

Kamis, 22 April 2021 16:58

Oksigen di Kapal Selam Nanggala Hanya Kuat 72 Jam

Pencarian kapal selam KRI Nanggala-402 terus dioptimalkan. Mengingat sudah 24…

Kamis, 22 April 2021 16:56

Walaupun Tua, Kapal Selam KRI Nanggala-402 dalam Kondisi Siap Tempur

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono memastikan…

Kamis, 22 April 2021 16:55

Penyidik KPK Peras Wali Kota, Saut: Ini Bukan Soal Gaji

Mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang mengomentari…

Kamis, 22 April 2021 16:52

Larangan Mudik Per 22 April, Ini Syarat Ketat Perjalanan Mobil Pribadi

Pemerintah mempercepat larangan mudik mulai hari ini, Kamis, 22 April…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers