MANAGED BY:
RABU
24 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Selasa, 26 Januari 2021 15:00
Tuntut Hak dengan lewat Karangan Bunga

Bertahun-tahun Menanti Upah yang Tak Kunjung Dibayar

MENUNTUT HAK: Buruh angkut di Pelabuhan TPK Palaran sengaja memajang papan ucapan lengkap isyarat pesan di depan kantor PT Pelabuhan Samudera Palaran untuk menuntut upah kerja yang belum dibayarkan.

PROKAL.CO,

Selama beberapa tahun penantian, hak para buruh angkut di Terminal Peti Kemas (TPK) Palaran rupanya belum didapatkan. Setidaknya, upah dari Maret–Oktober 2017, keringat 350 buruh tak dihargai.

 

TUNTUTAN para buruh angkut yang bergabung dalam Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Koperasi Samudera Sejahtera (Komura) kembali disuarakan, Senin (25/1). Bukan dengan cara melakukan demonstrasi. Melainkan memajang 15 karangan bunga yang berisi sindiran di depan kantor PT Pelabuhan Samudera Palaran (PSP). Hal itu digunakan sebagai bentuk protes para buruh.

"Tiga tahun kami menunggu (upah), tapi tidak dibayarkan juga. Padahal, kami sudah bekerja. Itu (pemasangan papan ucapan) sebagai bentuk protes, karena kalau demo kan tidak bisa saat ini (masa pandemi), kami ikuti aturannya. Intinya kami minta dibayar lah, jangan lagi ditunda-tunda," ungkap Hamaluddin, buruh TKBM.

Bahkan, tenaga para buruh hanya dihargai sebesar Rp 10 ribu per peti kemas selama Maret–Oktober 2017. Diketahui tidak dibayarkannya tenaga para buruh setelah PT PSP mengeluarkan surat penangguhan pembayaran biaya TKBM pada 18 Maret 2017. Dikeluarkannya surat itu setelah pengurus Komura terjerat operasi tangkap tangan (OTT) sehari sebelumnya, atau 17 Maret 2017.

Dikonfirmasi terpisah, Legal Komura Togi Situmorang menjelaskan, pihaknya telah berupaya melakukan penagihan upah buruh. Namun, PT PSP tak pernah menggubris. "Berulang kali Komura melakukan penagihan, tidak juga dijawab. Maka persoalan itu dibawa ke ranah hukum, karena Komura hormat dan tunduk kepada hukum yang berlaku. Berproses itu di peradilan," ucapnya.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 01 Desember 2020 23:34

Samarinda Terancam Tenggelam, Kawasan Utara Mulai Tergenang, Persiapan Bangun Dapur Umum

Hujan yang mengguyur sejak Ahad (29/11), membuat beberapa kawasan langganan…

Selasa, 01 Desember 2020 23:30

Kejati Diminta Telusuri Dugaan Korupsi

SAMARINDA–Sekelompok mahasiswa yang mengatasnamakan dari Gabungan Mahasiswa Peduli Pembangunan…

Selasa, 01 Desember 2020 23:25
Reka Adegan Kasus Perampokan di Tepian Sungai Mahakam Syarat Emosi

Terkuak dari Saksi Kunci di Sekitar Lokasi

Gusti Dwi Prasojo (18), korban yang tenggelam di Sungai Mahakam…

Selasa, 01 Desember 2020 23:22

Gara-Gara Kasus Bikin Pil Koplo di Gudang Sekolah, Disdik Surati Seluruh Sekolah

SAMARINDA–Pengungkapan praktik bisnis haram yang dilakukan Satuan Resnarkoba Polresta Samarinda…

Selasa, 01 Desember 2020 23:19

APBD 2021 Samarinda Sebesar Rp 2,57 Triliun

SAMARINDA–Delapan fraksi DPRD Samarinda akhirnya menyetujui APBD 2021 sebesar Rp…

Selasa, 01 Desember 2020 12:03

Kaltim Post Dinobatkan Pers Peduli Pendidikan

Berbagai informasi tentang sekolah tertinggal dan terpencil sering kali dimunculkan…

Selasa, 01 Desember 2020 11:22

Diler Dukung Penggolongan SIM C

SEBAGAI salah satu diler motor dengan pangsa pasar penggemar motor…

Selasa, 01 Desember 2020 11:21

Wacana Penggolongan SIM C, Sesuaikan Keterampilan dan Kapasitas Motor

Bergulir wacana apabila surat izin mengemudi (SIM) C yakni untuk…

Senin, 30 November 2020 18:56

Waspada, Ketinggian Air Waduk Benanga di Level Kuning

SAMARINDA - Ketinggian air di waduk Benanga Samarinda Utara berada…

Senin, 30 November 2020 16:13

27 Adegan Diperagakan, Rekonstruksi Korban Gusti Tewas Didorong ke Sungai Mahakam

SAMARINDA - Sebanyak 27 adegan diperagakan dua pelaku Jusman (22)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers