MANAGED BY:
SABTU
04 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Jumat, 22 Januari 2021 12:09
Gunakan Visa Turis Kini Bisa Umrah Sekaligus Berwisata

Jalan-Jalan Dulu ke Riyadh, Ibadah ke Madinah-Makkah

DOK/KP

TANPA LEWAT TRAVEL UMRAH: Warga Indonesia yang berwisata ke Arab Saudi, kini juga bisa menjalani ibadah umrah.

 

 

Berangkat umrah semakin mudah. Bahkan tidak harus melalui penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU) atau travel umrah. Sebab, visa turis (tourism) yang dikeluarkan Arab Saudi bisa digunakan untuk umrah.

 

NAMUN, untuk sementara ini, penerbitan visa turis ditutup oleh Pemerintah Arab Saudi. Sebab, negara yang dipimpin Raja Salman itu masih membatasi masuknya warga negara asing di tengah pandemi Covid-19. Saat ini visa yang sudah diterbitkan kembali, antara lain, visa bisnis dan visa umrah.

Kabar visa wisata untuk umrah itu diungkapkan Dewan Pembina Gabungan Perusahaan Haji dan Umrah Nusantara (Gaphura) Rustam Sumarna. Dia mengatakan, ada dua jenis visa wisata yang dikeluarkan pemerintah Saudi sejak 2019. Berbarengan dengan kebijakan pengajuan visa umrah online.

Pertama, visa wisata online. “Itu yang Indonesia dikecualikan karena masih banyak kasus TKI (tenaga kerja Indonesia) overstay di sana,” katanya dalam peluncuran Gaphura di Jakarta kemarin (21/1).

Visa turis online Saudi itu sama persis dengan yang diterapkan Turki. Pengaju visa cukup mengakses website untuk mengajukan permohonan visa wisata. Kedua adalah visa wisata yang prosesnya harus dilakukan secara fisik di provider. Untuk Indonesia, provider-nya dipegang VFS Tasheel. Rustam mengatakan, pengajuan visa wisata secara fisik bisa dilakukan warga negara Indonesia.

Dia melihat sendiri penerbitan visa turis tersebut. Di bagian bawah lembaran visa ada keterangan bisa digunakan masuk Makkah dan Madinah atau umrah. “Proses visa wisata ini seperti pengajuan visa Schengen kalau mau ke Eropa. Memang lebih rumit ketimbang visa wisata secara online,’’ jelasnya.

Pemohon visa perlu melampirkan sejumlah dokumen. Misalnya, rekening koran dan dokumen lainnya. Kemudian, biaya visa turis itu Rp 8 jutaan. Lebih mahal daripada visa umrah USD 200 atau Rp 2,7 jutaan.

Namun, kata Rustam, keunggulan visa turis yang berdurasi 12 bulan adalah multiple entry. Artinya, bisa digunakan masuk berkali-kali ke Arab Saudi. Selain itu, jika visa umrah hanya terbatas untuk masuk Jeddah, Makkah, dan Madinah, visa wisata bisa digunakan di seluruh wilayah Arab Saudi. “Misalnya, mau wisata ke Riyadh dulu. Kemudian, ke Jeddah, lalu umrah di Makkah, lalu ke Madinah, bisa,” katanya.

Untuk orang-orang kelompok ekonomi mapan, paham tata cara umrah, dan di perkotaan, tentu lebih menguntungkan berumrah menggunakan visa wisata itu. Tinggal mengajukan ke VFS Tasheel secara pribadi, rombongan, atau melalui biro wisata umum, sudah bisa berwisata ke Saudi sekaligus berumrah.

Rustam mengatakan, keleluasan masuk Saudi untuk menjalankan ibadah umrah itu tentu akan menjadi tantangan penyelenggara umrah resmi atau PPIU. Sebab, dia khawatir nanti umat Islam bisa pergi umrah tanpa harus melewati travel umrah resmi. Mereka tidak bisa apa-apa karena itu adalah kebijakan dari Saudi.

Dalam hal ini, travel wisata umum tidak bisa disalahkan. Secara resmi mereka memberangkatkan wisatawan ke Saudi. Tetapi, setelah sampai di sana, para wisatawan itu melakukan deviasi wisatanya dengan melakukan ibadah umrah.

Pihak VFS Tasheel belum banyak berkomentar soal kebijakan visa turis tersebut. Dadit Gani dari VFS Tasheel hanya membenarkan bahwa visa turis yang dikeluarkan Arab Saudi bisa digunakan untuk umrah.

Di website VFS Tasheel, layanan pengajuan visa turis Arab Saudi untuk warga negara Indonesia sudah tersedia. Untuk pelayanannya hanya bisa dilakukan di kantor VFS Tasheel di mal Cipinang Indah Jakarta. (wan/JPG/rom/k16)


BACA JUGA

Jumat, 03 Desember 2021 21:06

Pembelajaran Tatap Muka akan Digelar 100 Persen di Januari 2022

SAMARINDA - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kaltim…

Jumat, 03 Desember 2021 09:58

Tumpang Tindih Lahan Seksi 5 Tol Balsam yang Belum Tuntas hingga Saat Ini, BPN Seharusnya Menjadi Mediator

Masyarakat yang memiliki hak atas lahannya yang terdampak pembangunan jalan…

Jumat, 03 Desember 2021 09:56

Wakil Unmul Kandas, Lima Kadis Bersaing Jadi Sekprov Kaltim

SAMARINDA–Enam nama dari tujuh pendaftar sekretaris provinsi (sekprov) Kaltim lolos…

Kamis, 02 Desember 2021 09:46
Siapkan Uang Ganti Rugi Rp 1,9 Miliar, Warga Diimbau Tak Tutup Tol Lagi

Ruwet..!! Lahan Tumpang Tindih di Tol Balikpapan-Samarinda Bertambah

Jumlah bidang lahan terdampak pembangunan Seksi 5 Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam)…

Kamis, 02 Desember 2021 09:44

Januari Jokowi Ke Kaltim, Bisa Jadi Groundbreaking IKN

SAMARINDA-Setelah datang Agustus lalu dan meresmikan Seksi 5 Tol Balikpapan-Samarinda…

Rabu, 01 Desember 2021 09:43
Kasus Royalti Tambang Bergulir di Pengadilan Tipikor Samarinda

Manipulasi Kalori Batu Bara, Sengaja Kurangi PNBP

SAMARINDA–Medio Agustus 2019, Irwan Susanto, Kelly Girsang, dan Hartono berangkat…

Rabu, 01 Desember 2021 09:40

Upaya Warga Berjuang Mendapat Pembayaran Lahan Seksi 5, Ancam Rayakan Natal di Jalan Tol

Belasan pemilik lahan terdampak pembangunan Seksi 5 Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam)…

Selasa, 30 November 2021 12:21

Bekukan Tanah di IKN, Hindari Spekulan

Peningkatan kualitas data pertanahan terus ditingkatkan. Saat ini progresnya sudah…

Selasa, 30 November 2021 10:52
Lalu Lintas Kapal Terancam Mandek

Perairan Teluk Balikpapan Kian Padat, Alur Baru Mendesak

Lalu lintas kapal di Teluk Balikpapan semakin padat. Dalam sebulan,…

Selasa, 30 November 2021 10:51
Anggaran “Hilang”, Perpanjangan Runway Jalan di Tempat

Tinjau Ulang Akses Keluar-Masuk Bandara Sepinggan

BALIKPAPAN–Rencana perpanjangan landasan pacu (runway) Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan belum…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers