MANAGED BY:
JUMAT
05 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA
Kamis, 21 Januari 2021 10:22
Waspada Bencana Hidrologi, Januari dan Februari Puncak Musim Hujan
Banjir di Kalbar.

PROKAL.CO,

JAKARTA– Waspada terhadap bencana hidrologi harus terus ditingkatkan. Sebab puncak musim hujan di wilayah Indonesia terjadi sampai Februari depan. Waspada terhadap potensi bencana seperti banji, tanah longsor, banjir bandang, perlu mendapt perhatian.

Peringatan atau informasi dini itu disampaikan peneliti Pusat Penelitian Limnologi LIPI Iwan Ridwansyah. ’’Mengenai bencana hidrologi, Indonesia akan mengalami puncak musim hujan pada Januari dan Februari,’’ katanya kemarin (20/1). Untuk itu dia menyampaikan masyarakat perlu menambah kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometrologi.

Kewaspadaan harus lebih ditingkatkan di daerah-daerah rawan bencana hidrometrologi. Seperti di daerah datarangan tinggi, lereng-lereng gunung, sampai di sekitarn aliran sungai. Dia mencontohkan bencana banjir di Kalimantan selatan mengakibatkan 27.111 unit rumah terendam. Kemudian ada 112 ribu lebih warga mengungsi.

Sementara itu di Kabupaten Sumedang terjadi bencana tanah longsor. Dia mengatakan untuk mengurangi dampak bencana hidrometrologi di masa depan, perlu perencanaan tata ruang kabupaten/kota yang baik. Daerah-daerah yang berada di titik potensi bencana yang tinggi, harus didesain ulang berdasarkan analisis ilmiah berbasis kebencanaan.

Kepala Pusat Penelitian Teknologi LIPI Eko Yulianto bahkan memberikan istilah bencana alam yang terjadi di Indonesia seperti arisan. Sebab bencana tersebut bisa terjadi di wilayah mana saja. Baik itu bencana longsor, banjir, gempa bumi, dan sebaiknya. ’’Seluruh wilayah Indonesia dipenuhi retakan-retakan akibat tektonik. Itu yang notabene menjadi sumber bencana gempa,’’ jelasnya.

Sayangnya dia mengatakan edukasi mitigasi bencana belum terlalu maksimal dijalankan. Apalagi perulangan gempa relatif cukup lama. Misalnya sampai 50 tahun. Sehingga membuat orang mudah melupakan terjadinya bencana alam seperti gempa.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Jumat, 05 Maret 2021 11:29

Kejar Maling karena HP Miliknya, Miskadi Malah Dikeroyok dan Ditusuk Hingga Tewas

Nasib malang menimpa seorang pria bernama Ahmad Miskadi, 40, asal…

Jumat, 05 Maret 2021 11:19

Politik Uang Mendominasi Sidang Pembuktian MK

Persoalan money politics tampak mendominasi keterangan saksi di sejumlah sidang…

Jumat, 05 Maret 2021 11:18

JPU Tuntut Djoko Tjandra Empat Tahun Penjara

JAKARTA– Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Agung (JPU Kejagung) sudah menyampaikan…

Jumat, 05 Maret 2021 10:42

Belum Ada Jaminan Vaksin Sinovac Cegah Orang Terinfeksi Varian B117

JAKARTA– Keberadaan mutasi B117 SARS-CoV-2 di Indonesia terus menjadi sorotan.…

Kamis, 04 Maret 2021 11:21

KPK Usut Suap Pajak Puluhan Miliar

JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengusut indikasi suap di…

Kamis, 04 Maret 2021 11:05
DKPP Nilai Sikap KPU Tepat

Eks Koruptor Lolos, Tujuh Penyelenggara Dipecat

JAKARTA– Polemik kelayakan eks terpidana kasus korupsi Yusak Yaluwo yang…

Kamis, 04 Maret 2021 10:37

Disergap saat Patroli, Anggota Brimob Gugur

Di Jawa Timur, Densus 88 Antiteror melakukan serangkaian penangkapan terduga…

Rabu, 03 Maret 2021 14:09

KPU Usul Start Pemilu 2024 di Tahun Ini, Ubah Waktu Tahapan Jadi 30 Bulan

JAKARTA- Tahapan pemilihan umum (pemilu) masih terus digodok untuk mendapat…

Rabu, 03 Maret 2021 13:37

DPT Jadi Basis Data Vaksinasi

JAKARTA– Data daftar pemilih tetap (DPT) akan digunakan sebagai salah…

Rabu, 03 Maret 2021 13:09

Tambah 10 Juta Dosis Bahan Baku Vaksin Covid-19

Total pemerintah telah mendatangkan 38 juta dosis vaksin dari Sinovac.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers