MANAGED BY:
JUMAT
05 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA
Rabu, 20 Januari 2021 11:18
Viral Sebut Bali Ramah LGBT, WN Amrik dan Pasangannya Dideportasi
Kristen Gray dan pasangannya dideportasi.

PROKAL.CO,

DENPASAR- Kasus Kristen Gray yang viral di media sosial karena mengajak orang ke Bali di tengah pandemi Covid-19 dan kemudian membeberkan aktifitasnya di Bali yang menarik bagi publik membuat Kementerian Hukum dan HAM Bali bertindak cepat.

Kemenkumham Bali langsung menyelidiki keberadaan Kristen Gray yang kemudian memanggil Kristen Gray melalui sponsornya di Bali yaitu IGW. Kristen Gray yang memiliki nama lengkap Kristen Antoinette Gray dipanggil oleh Kanwil Kemenkumham Bali pada Selasa (19/1) untuk dimintai keterangan. 

Setelah memenuhi panggilan Kemenkuham, Kristian Grey yang datang bersama pasangan sesama jenisnya Michele Alexander dicecar oleh pihak Kemenkuham seputar cuitan tersebut yang dianggap meresahkan masyarakat. "Kami melakukan penelusuran terhadap cuitan Kristian Grey, kami menemukan bahwa dia membuat pernyataan meresahkan seperti tentang Bali nyaman bagi LGBT, kemudian dia juga mengatakan tentang akses ke Bali di masa Covid-19," beber Kakanwil Kemenkuham Bali Jamaruli Manihuruk.

Cuitan tersebut dinilai membahayakan oleh Kemenkuham karena melanggar UU Karantina Kesehatan di tengah pandemi Covid-19. "Karena cuitan dan tindakan Gray patut diduga berbahaya dengan cuitannya di akun @kristentootie pada 17 Januari kemarin," ungkap Jamaruli.

Gray melanggar pasal 75 ayat 1 Undang-undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian yang berbunyi pejabat Imigrasi berwenang melakukan tindakan administratif Keimigrasian terhadap orang asing yang berada di wilayah Indonesia yang melakukan kegiatan berbahaya dan patut diduga membahayakan keamanan dan ketertiban umum atau tidak menghormati atau tidak menaati peraturan perundang-undangan. 

Selain itu, Gray juga dianggap melanggar karena melakukan bisnis di Bali yaitu bisnis e-book dan pemasangan tarif konsultasi wisata Bali sehingga dapat dikenakan sanksi sesuai pasal 122 huruf a Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. 

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Jumat, 05 Maret 2021 11:29

Kejar Maling karena HP Miliknya, Miskadi Malah Dikeroyok dan Ditusuk Hingga Tewas

Nasib malang menimpa seorang pria bernama Ahmad Miskadi, 40, asal…

Jumat, 05 Maret 2021 11:19

Politik Uang Mendominasi Sidang Pembuktian MK

Persoalan money politics tampak mendominasi keterangan saksi di sejumlah sidang…

Jumat, 05 Maret 2021 11:18

JPU Tuntut Djoko Tjandra Empat Tahun Penjara

JAKARTA– Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Agung (JPU Kejagung) sudah menyampaikan…

Jumat, 05 Maret 2021 10:42

Belum Ada Jaminan Vaksin Sinovac Cegah Orang Terinfeksi Varian B117

JAKARTA– Keberadaan mutasi B117 SARS-CoV-2 di Indonesia terus menjadi sorotan.…

Kamis, 04 Maret 2021 11:21

KPK Usut Suap Pajak Puluhan Miliar

JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengusut indikasi suap di…

Kamis, 04 Maret 2021 11:05
DKPP Nilai Sikap KPU Tepat

Eks Koruptor Lolos, Tujuh Penyelenggara Dipecat

JAKARTA– Polemik kelayakan eks terpidana kasus korupsi Yusak Yaluwo yang…

Kamis, 04 Maret 2021 10:37

Disergap saat Patroli, Anggota Brimob Gugur

Di Jawa Timur, Densus 88 Antiteror melakukan serangkaian penangkapan terduga…

Rabu, 03 Maret 2021 14:09

KPU Usul Start Pemilu 2024 di Tahun Ini, Ubah Waktu Tahapan Jadi 30 Bulan

JAKARTA- Tahapan pemilihan umum (pemilu) masih terus digodok untuk mendapat…

Rabu, 03 Maret 2021 13:37

DPT Jadi Basis Data Vaksinasi

JAKARTA– Data daftar pemilih tetap (DPT) akan digunakan sebagai salah…

Rabu, 03 Maret 2021 13:09

Tambah 10 Juta Dosis Bahan Baku Vaksin Covid-19

Total pemerintah telah mendatangkan 38 juta dosis vaksin dari Sinovac.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers