MANAGED BY:
SABTU
27 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Senin, 18 Januari 2021 10:48
Masuk Balikpapan Bakal Diperketat, Pemkot Wacanakan Wajib Rapid Test Antigen
Setelah jalur udara, akses darat menuju Kota Balikpapan di masa pandemi ini akan diperketat pemerintah. Rencananya pelaku perjalanan darat diwajibkan membawa hasil nonreaktif rapid test antigen swab.

PROKAL.CO,

SETELAH jalur udara, akses darat menuju Kota Balikpapan di masa pandemi ini akan diperketat pemerintah. Rencananya pelaku perjalanan darat diwajibkan membawa hasil nonreaktif rapid test antigen swab. Kebijakan itu tengah dikaji pemkot dan keputusannya bakal diumumkan dalam waktu dekat.

“Ini masih kami persiapkan, mungkin dalam satu atau dua hari ini sudah selesai,” kata Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Balikpapan, yang juga Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi kepada awak media akhir pekan lalu di Balai Kota. Nantinya, sambung dia, pemkot akan menyiagakan petugas dan membangun pos pemeriksaan pada jalur trans Kaltim. Salah satunya poros Balikpapan-Samarinda di Jalan Soekarno-Hatta, Km 23, Kelurahan Karang Joang, Balikpapan Utara.

Menurut wali kota, kebijakan pengetatan merupakan tindak lanjut dari terbitnya Surat Edaran (SE) Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Nomor 1 Tahun 2021 tentang Ketentuan Perjalanan Orang dalam Negeri Masa Pandemi Covid-19. Edaran tersebut ditandatangani Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo pada 9 Januari 2021. Ketentuan baru tersebut mensyaratkan semua tujuan perjalanan di dalam negeri, wajib mengantongi hasil negatif uji swab menggunakan polymerase chain reaction (PCR) atau nonreaktif rapid test antigen.

Rizal menuturkan, pengetatan pada pintu masuk ini seiring dengan pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang telah dimulai sejak 15 Januari 2021. Menurut jadwal berakhir pada 29 Januari 2021. Jika kebijakan tersebut diberlakukan, nantinya seluruh kendaraan yang masuk di Balikpapan akan menjalani pemeriksaan. Salah satunya melalui pos pemeriksaan di Km 23 Karang Joang. “Diperiksa semuanya,” tegas Rizal.

Selain jalur darat, kebijakan mewajibkan masyarakat yang masuk ke Balikpapan membawa hasil nonreaktif rapid test antigen, juga akan diberlakukan di Pelabuhan Semayang. Pemerintah saat ini turut merampungkan payung hukum pemberlakuan pengetatan tersebut. “Kami juga akan membuat pos di Pelabuhan Semayang,” katanya. Dikonfirmasi terpisah, Manajer Area Jasa Marga Toll Road Operation (JMTO) Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) Ronny Hendrawan mengaku masih menunggu wujud kebijakan tersebut untuk ditindaklanjuti.

Hingga saat ini, dia menegaskan, pengendara via Tol Balsam belum diwajibkan menunjukkan hasil rapid test antigen swab. “Sampai saat ini, kami belum menerima instruksi mengenai hal tersebut,” katanya kemarin. Diketahui, sebelumnya wali kota Balikpapan melalui surat edaran Nomor 440/02/Pem tentang Persyaratan Perjalanan Orang dalam Rangka Pengendalian Kedatangan dan Keberangkatan Dari dan Menuju Kota Balikpapan melalui Bandara SAMS Sepinggan pada Masa Pandemi Covid-19, mewajibkan masyarakat yang menggunakan transportasi udara menuju Balikpapan menunjukkan hasil negatif rapid test antigen yang berlaku paling lama tiga hari. Atau menunjukkan surat keterangan tes PCR dengan hasil negatif yang berlaku selama tujuh hari sebelum keberangkatan.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 27 Februari 2021 10:48

Tantangan Berat Menuntaskan Pembangunan di Mahakam Ulu

Hanya bupati dan wakil bupati Mahakam Ulu yang menjalani pelantikan…

Sabtu, 27 Februari 2021 09:58
Dugaan Korupsi Proyek Tangki Timbun BBM di PT Mahakam Gerbang Raja Migas

Kejati Sita Tiga Mobil Mewah, Tersangka Ajukan Praperadilan

SAMARINDA–Tafahus dugaan korupsi proyek tangki timbun BBM senilai Rp 50…

Sabtu, 27 Februari 2021 09:55
Intim dengan Rendi Solihin, Kepala Daerah Termuda di Kaltim

Nyaris Lahir di Pesawat, Ingin Jadi Role Model Milenial

Lahir di lingkungan keluarga nelayan, Rendi Solihin memiliki berbagai mimpi…

Sabtu, 27 Februari 2021 09:43

Gubernur Sulsel Ditangkap KPK, Diduga Terkait Megaproyek Makassar New Port

Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah terjaring operasi tangkap tangan (OTT)…

Jumat, 26 Februari 2021 13:10

15 Bangunan Kayu di Depan Masjid Tua Samarinda Seberang Ludes Terbakar 

SAMARINDA - Sebanyak 15 bangunan rumah kayu di Samarinda Seberang…

Jumat, 26 Februari 2021 11:24

Dampak Kaltim Steril Masih Terasa, Pendapatan dan Kunjungan Mal Turun 50 Persen

Dampak pengetatan aktivitas masyarakat di awal tahun ini masih dirasakan…

Jumat, 26 Februari 2021 10:48

Enam Kepala Daerah di Kaltim Dilantik, Banyak PR Menanti, Tak Ada Bulan Madu

Melihat genealogi politik para kepala daerah yang menggantikan petahana, mereka…

Jumat, 26 Februari 2021 10:37

Mal Terpukul Kaltim Steril, Kunjungan Terus Menurun, Akhir Februari Hanya 22 Ribu Orang

BALIKPAPAN – Pemberlakuan Kaltim Steril, khususnya pembatasan kegiatan masyarakat pada…

Jumat, 26 Februari 2021 10:36

Lansia Boleh Divaksin, Gubernur Langsung Disuntik

SAMARINDA – Gubernur Kaltim Isran Noor menerima vaksin Covid-19 kemarin…

Jumat, 26 Februari 2021 10:29
Dugaan Korupsi dan Penyalahgunaan Wewenang Terminal Peti Kemas Kariangau

Kejari Klaim Kerugian Negara Lebih Rp 10 Miliar

Sejak operasionalnya, PT KKT selaku pengelola TPK Kariangau hanya mendapat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers