MANAGED BY:
JUMAT
05 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

MANCANEGARA

Sabtu, 16 Januari 2021 11:25
Yakin Bantu Kurangi Kematian meski Kemanjuran Hanya 50,4 Persen, Cile Tetap Gunakan Vaksin Sinovac
DARURAT: Meski Brasil merilis uji klinis vaksin Sinovac tahap akhir dengan kemanjuran hanya 50,4 persen namun Cile yakin karena targetnya untuk menghindari orang memenuhi rumah sakit dan kematian. JAWAPOS.COM

PROKAL.CO,

Cile berada dalam posisi harus menghentikan dampak yang lebih parah dari Covid-19, karena itu opsi penggunaan vaksin Sinovac tetap dilakukan.


CILE–Pihak berwenang Cile mengatakan pada Kamis (14/1) waktu setempat bahwa mereka tetap yakin dengan vaksin yang dikembangkan oleh Sinovac, Tiongkok. Sekadar info, akhir-akhir ini ada kegelisahan di tempat lain setelah para peneliti di Brasil mengakui bahwa kemanjurannya lebih rendah dari yang disarankan semula. Dalam uji klinis tahap akhir di Brasil, tingkat kemanjuran dikatakan hanya 50,4 persen.

Rodrigo Yanez, wakil menteri Perdagangan Cile yang ditugaskan atas pengadaan vaksin Covid-19 untuk negara tersebut, mengatakan regulator kesehatan Cile sedang menilai semua data yang tersedia. Kemudian, akan mengumumkan keputusannya tentang peluncuran darurat untuk inokulasi.

Yanez mengatakan, vaksin akan memenuhi tujuan kritisnya jika membantu mengurangi gejala parah, rawat inap, dan kematian karena wabah Covid-19.

Sebelumnya, para peneliti di Brasil merilis data klinis uji coba tahap akhir yang menunjukkan vaksin Sinovac memiliki tingkat kemanjuran 50,4 persen efektif dalam mencegah infeksi gejala, termasuk kasus sangat ringan. Minggu sebelumnya para peneliti di Brasil mengatakan vaksin, yang disebut CoronaVac, menunjukkan kemanjuran 78 persen terhadap kasus ringan hingga berat.

“Angka-angka di Brasil bagus meski bisa menyesatkan dalam hal fokus hanya pada 50 persen karena targetnya adalah untuk menghindari orang memenuhi rumah sakit dan kematian,” sebut Yanez kepada Reuters. “Ini seharusnya sangat efektif dengan gejala penyakit yang lebih parah, asalkan data klinis mendukung apa yang diumumkan minggu ini,” imbuhnya.

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 05 Maret 2021 11:57

Mobil Listrik Otonom Mengaspal 2022

VOLKSWAGEN (VW) siap menghadirkan kendaraan komersial listrik tanpa sopir (otonom)…

Jumat, 05 Maret 2021 11:44

Intelijen Informasikan Ancaman Serangan, Gedung Capitol Kembali Dijaga Ketat

WASHINGTON DC– Pengamanan di ibu kota Amerika Serikat diperketat sejak…

Jumat, 05 Maret 2021 11:28

Pemilu Depan, UMNO-Bersatu Pecah Kongsi

KUALA LUMPUR– Perdana Menteri (PM) Malaysia Muhyiddin Yassin harus mencari…

Jumat, 05 Maret 2021 11:20

Markle-Harry Buka Kehidupan Keluarga kepada Oprah

LOS ANGELES- Drama keluarga Kerajaan Inggris diungkap Meghan Markle dan…

Kamis, 04 Maret 2021 10:47
Puluhan Aktivis Hongkong Disidang Maraton

10 Demonstran Myanmar Tertembus Timah Panas

HONGKONG- Tak manusiawi. Itulah yang dirasakan mantan legislator Hongkong Fernando…

Rabu, 03 Maret 2021 14:13
Sarkozy, Eks Presiden Prancis Kedua yang Divonis dalam Kasus Korupsi

Sarkozy, Dari Penguasa Menjadi Terpidana, Dua Tahun Percobaan, Setahun Lagi Dipasangi Gelang Elektronik

PARIS– Dari penguasa menjadi terpidana. Nasib itu dialami mantan Presiden…

Rabu, 03 Maret 2021 13:36

Junta Militer Myanmar Tangkap Paksa Jurnalis, Demonstran Kembali Tertembak Peluru Tajam

YANGON– Ribuan orang mengantar kepergian Nyi Nyi Aung Htet Naing…

Rabu, 03 Maret 2021 13:34

Tuntut MBS di Pengadilan Jerman

Mohammed bin Salman (MBS) tak akan mudah lolos dari jerat…

Rabu, 03 Maret 2021 13:19

Robot Penyelamat Orang Tenggelam

ADA sebuah robot baru yang dirancang untuk menyelamatkan perenang. Purwarupa…

Selasa, 02 Maret 2021 11:58

Dakwaan untuk Suu Kyi Bertambah, Sudah 30-an Warga Jadi Korban Junta Militer

YANGON– Junta militer Myanmar menempuh segala cara agar tetap berkuasa.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers