MANAGED BY:
JUMAT
05 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Sabtu, 16 Januari 2021 11:21
Harga Rumah Subsidi di Kaltim Tidak Berubah
Pengembang lokal menyambut baik keputusan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang memilih tidak menaikkan harga jual rumah subsidi tahun ini. Di Kaltim, harganya dipastikan tetap, Rp 164,5 juta per unit.

PROKAL.CO,

BALIKPAPAN- Pengembang lokal menyambut baik keputusan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang memilih tidak menaikkan harga jual rumah subsidi tahun ini. Di Kaltim, harganya dipastikan tetap, Rp 164,5 juta per unit.

Ketua Real Estate Indonesia (REI) Kaltim Bagus Susetyo menilai, saat ini pengembang masih kesulitan menjual hunian karena daya beli masih turun imbas Pandemi Covid-19. “Kalau harga rumah subsidi tahun ini tidak naik, alhamdulillah. Karena sekarang yang masih ramai pembelinya adalah rumah murah. Hanya, memang tahun lalu peminatnya tidak setinggi sebelumnya karena banyak masyarakat terkena PHK (pemutusan hubungan kerja, Red),” katanya.

Bagus menambahkan, saat ini sejumlah pengembang rumah murah masih memiliki daftar antrean. Bahkan ada konsumen yang waiting list. “Banyak kendala yang dihadapi pengembang, Seperti harga tanah di daerah tidak terlalu jauh dari kota harganya sudah melambung tinggi,” sambungnya.

Kebanyakan pengembang yang membangun rumah bersubsidi disebutnya sudah memiliki tanah. Jadi tanah yang dimiliki, mereka bangun perumahan murah. Kemudian jika harga masuk, biasanya mereka membeli lahan di sekitar perumahan.

Pihaknya tetap optimistis, penjualan rumah murah ini masih tinggi animonya. Kendalanya, lokasi yang jauh ditambah situasi ekonomi belum pasti. Pembangunan rumah murah paling tinggi ada di Balikpapan, sekitar 8-10 pengembang.

Kantor Perwakilan Bank Indonesia BI Balikpapan mencatat, pada triwulan II dan III, indeks harga properti residensial (IHPR) mengalami penurunan 0,16 persen dan 0,11 persen. Yang paling mengalami penurunan dari segmen rumah besar. Periode pertama tahun lalu mengalami kontraksi hingga 2,57 persen.

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 05 Maret 2021 11:40

Peritel Optimistis Sambut Ramadan

Vaksinasi yang masih bergulir meningkatkan rasa percaya diri para pelaku…

Jumat, 05 Maret 2021 11:17

6.199 SR Jargas di Kukar Telah Beroperasi

BALIKPAPAN - PT Pertagas Niaga (PTGN) terus memperluas jaringan gas…

Jumat, 05 Maret 2021 11:15

BI Bantu UMKM Lokal Rambah Pasar Nasional

BALIKPAPAN- Bank Indonesia (BI) Balikpapan menunjukkan komitmennya dalam mempercepat pertumbuhan…

Jumat, 05 Maret 2021 11:14

Rizal Effendi Sampaikan SPT Tahunan secara Daring

BALIKPAPAN - Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi telah menunaikan salah…

Jumat, 05 Maret 2021 11:13

Perbankan Kompak Turunkan Bunga Kredit

Perbankan mulai merespons permintaan Bank Indonesia untuk menurunkan suku bunga…

Jumat, 05 Maret 2021 10:57

Sempat Tutup Akibat Pandemi Covid-19, Lion Air Kembali Buka Rute Samarinda ke Yogyakarta dan Jakarta

SAMARINDA - Maskapai penerbangan Lion Air kembali membuka rute penerbangan…

Kamis, 04 Maret 2021 11:19

Alhamdulillah, Daya Beli Petani Kaltim Terus Menguat

SAMARINDA- Kinerja baik industri kelapa sawit di tengah pandemi membuat…

Kamis, 04 Maret 2021 11:17

Okupansi Hotel di Kaltim Diprediksi Pulih Juni

SAMARINDA- Pembatasan aktivitas masyarakat di awal tahun ini membuat okupansi…

Kamis, 04 Maret 2021 11:16

Optimistis Pembiayaan Properti Meningkat

Pembebasan pajak pertambahan nilai (PPN) untuk pembelian rumah tapak atau…

Kamis, 04 Maret 2021 11:04

KKP Bidik Investasi Rp 29 T

JAKARTA– Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyiapkan Peraturan Pemerintah (PP)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers