MANAGED BY:
SABTU
17 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

MANCANEGARA

Jumat, 15 Januari 2021 10:52
Trump Resmi Cetak Sejarah, Dimakzulkan Lagi, Proses Senat Menanti
Dewan Perwakilan Amerika Serikat resmi memakzulkan Presiden Donald Trump. Ini adalah pemakzulan kedua dalam satu kali masa jabatannya.

Bila dibandingkan dengan proses pertama, Trump layak resah dengan pemakzulan kali ini. Sebab, beberapa tokoh Republik di Senat, termasuk pemimpin Senat Mitch McConnell, dikabarkan terbuka untuk meloloskan resolusi tersebut. Senat adalah lembaga penentu pemakzulan. Majelis tinggi AS itu berwenang melengserkan presiden atau mencegahnya menjadi calon presiden pada masa depan.

Akhirnya, Trump mengeluarkan video pernyataan setelah sidang putusan. Dia kembali meminta massa beraksi damai tanpa menyebut pemakzulan. ”Seperti kalian semua, saya terkejut dan sedih dengan musibah di Capitol pekan lalu. Tidak ada pendukung saya yang boleh melawan aparat,” katanya.

Menurut orang dalam, Trump membuat pernyataan tersebut setelah mendapatkan nasihat dari pengacara dan orang-orang dekat. Mereka menuturkan, meski Trump bebas dari jerat kriminal, masyarakat bisa mengajukan gugatan sipil yang bakal membuat dompet Trump terkuras. Mereka mencontohkan kasus pembunuhan yang dilakukan O.J. Simpson. Meski dinyatakan tidak bersalah, mantan atlet football itu harus membayar USD 35 juta (Rp 491 miliar) akibat gugatan sipil.

Sementara itu, Kongres juga sedang diributkan dengan isu lain pasca kerusuhan. Kabarnya, beberapa politikus Republik berkoordinasi dengan penyelenggara demo sebelum merangsek ke gedung. Ali Alexander, pemimpin gerakan Stop the Steal, mengaku merencanakan demo dengan anggota Kongres Paul Gosar, Andy Biggs, dan Mo Brooks. ”Sebaiknya mereka segera menyewa pengacara,” tutur Charlie Dent, mantan anggota Kongres dari Republik, kepada CNN.

Anggota Dewan Perwakilan Mikie Sherrill bahkan sempat mengungkapkan bahwa satu politikus Republik mengundang masuk beberapa demonstran sehari sebelum demo. Dia menjelaskan bahwa mereka datang untuk memetakan bangunan dan merencanakan penyerbuan. Sampai saat ini, Sherrill belum menyebut nama politikus yang dimaksud. (bil/c14/bay)

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 24 Oktober 2012 08:56

Bimtek bagi Pendata NJOP

<div style="text-align: justify;"> <strong>SAMARINDA </strong>&ndash;…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers