MANAGED BY:
SENIN
21 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Rabu, 13 Januari 2021 13:24
KNKT Sebut Paling Cepat Dua Hari Unduh Data Dari Black Box

Yakin CVR di Sekitar Lokasi Penemuan FDR

Petugas memeriksa kantung jenazah berisi potongan tubuh korban pesawat Sriwijaya Air PK-CLC yang jatuh di perairan Pulau Seribu di Dermaga JICT, Jakarta, Senin (11/1/2021). Temuan tersebut kemudian dibawa ke RS Polri untuk di identifikasi. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

Melalui laporan itu, Yudo memberi tahu kepada Hadi bahwa penyelam sudah menemukan pecahan underwater locator beacon yang berfungsi mengirim sinyal ping dari FDR. Berselang dua setengah jam, KSAL kembali mengabari Hadi. Kali ini dengan laporan yang langsung membuat mantan kepala staf Angkatan udara (KSAU) itu tersenyum lega. ”KSAL melaporkan kembali bahwa FDR sudah ditemukan,” jelasnya.

Tidak hanya itu, Yudo turut memberitahu bahwa penyelam juga menemukan satu underwater locator beacon lainnya. Itu menandakan satu black box lainnya yakni cockpit voice recorder (CVR) berdekatan dengan FDR. Namun demikian, dengan temuan tersebut, pencarian CVR oleh penyelam akan sedikit lebih berat. Sebab, mereka harus mencari kotak hitam itu tanpa panduan pengirim sinyal ping. Namun demikian, dia tetap optimistis CVR segera ditemukan.

Keyakinan itu muncul lantaran underwater locator beacon dari CVR ada di lokasi yang berdekatan dengan FDR. Hadi menegaskan, seluruh jajarannya akan mencari alat tersebut sampai ditemukan. ”Operasi belum selesai karena terus akan kami lakukan evakuasi korban. Termasuk dengan seluruh potongan bodi pesawat juga akan kami upayakan diangkat,” tegasnya. Pencarian hari kelima hari ini (13/1) kembali fokus pada jenazah korban dan satu kotak hitam yang belum ditemukan.

Dari penyelam, FDR diserahkan kepada panglima TNI kemudian diberikan kepada Badan SAR Nasional (Basarnas) dan diteruskan kepada KNKT. ”Kami mohon doanya agar pengunduhan data (dari FDR) bisa berjalan lancar. Sekali lagi, kami membutuhkan waktu dua sampai lima hari,” terang Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono. Dia memastikan bakal segera menginformasikan bila ada perkembangan dari proses investigasi yang dilakukan instansinya.

Kemarin KNKT telah merilis temuan awal dalam penyelidikan penyebab kecelakaan penerbangan Sriwijaya Air SJ-182 kemarin. Berdasarkan analisis awal data radar (ADS-B) dari Perum LPPNPI (Airnav Indonesia) ditemukan bahwa sistem dalam pesawat masih bekerja pada ketinggian kritis 250 kaki (76,2) meter.

Terekamnya data sampai dengan 250 kaki, mengindikasikan bahwa sistem pesawat masih berfungsi dan mampu mengirim data. ”Dari data ini kami menduga bahwa mesin masih dalam kondisi hidup sebelum pesawat membentur air,” kata Soerjanto di kantornya.

Halaman:

BACA JUGA

Minggu, 20 Juni 2021 19:42

Soal Pergantian Ketua DPRD Kaltim, Rudy : Untuk Kepentingan Pileg dan Pilpres

Keluarnya surat DPP Golkar tentang pergantian Ketua DPRD Kaltim meramaikan…

Sabtu, 19 Juni 2021 14:08
SPANYOL VS POLANDIA

Tepikan Morata, Pasang Moreno

SEVILLA– Ada 17 tembakan yang dilepaskan pada matchday pertama kontra…

Sabtu, 19 Juni 2021 14:03

Jong-un Siap Buka Dialog dengan Biden

PYONGYANG– Korea Utara (Korut) membuka peluang untuk kembali berhubungan dengan…

Sabtu, 19 Juni 2021 13:48

Aturan Jarak Terdekat Rugikan Siswa, Percuma Nilai Tinggi kalau Rumah Jauh dari Sekolah

Jika tidak diterima, siswa yang sudah mendaftar satu kali melalui…

Sabtu, 19 Juni 2021 13:47

Gubernur Kecele Sikap Menkominfo, Atasi Blank Spot, Pemda Siap Pangkas Birokrasi Investasi

BALIKPAPAN–Harapan agar pusat ikut membiayai 138 desa/kelurahan yang kesulitan akses…

Sabtu, 19 Juni 2021 12:49

Beredar Surat DPP Golkar, Hasanuddin Masud Gantikan Makmur HAPK Sebagai Ketua DPRD Kaltim

SAMARINDA - Sebuah surat Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Golkar…

Sabtu, 19 Juni 2021 12:25

2 Tersangka Penembak Laskar FPI Kok Tidak Ditahan..? Ini Penjelasan Polri

Mabes Polri tidak mengenakan penahanan kepada 2 anggotanya berinsial FR…

Sabtu, 19 Juni 2021 12:23
Dokter Minta Segera Tarik Rem Darurat

Covid-19 Kasus Terus Naik, Akhir Juni Diprediksi Membeludak

JAKARTA-Selama beberapa hari terakhir, kasus Covid-19 di Indonesia terus naik.…

Sabtu, 19 Juni 2021 12:21

Aturan Jarak Terdekat Merugikan Siswa, Percuma Nilai Tinggi kalau Rumah Jauh dari Sekolah

Jika tidak diterima, siswa yang sudah mendaftar satu kali melalui…

Sabtu, 19 Juni 2021 12:13
Portugal vs Jerman

Stop Tiki Taka Portuguesa

MUENCHEN – Persaingan di grup F Euro 2020 memang dahsyat.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers