MANAGED BY:
KAMIS
21 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA
Rabu, 13 Januari 2021 10:35
Potensi Tumpang-tindih Sengketa di MK, Paslon Pemenang Didiskualifikasi Bawaslu Duluan

PROKAL.CO,

JAKARTA Pos–Kasus diskualifikasi pasangan calon (paslon) yang ditetapkan sebagai peraih suara terbanyak menimbulkan persoalan di daerah. Yang terbaru, kasus terjadi di Kota Bandar Lampung. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) setempat memutuskan untuk mendiskualifikasi paslon pemenang.

Sebelumnya kasus rekomendasi diskualifikasi setelah hasil pilkada diumumkan juga terjadi di sejumlah daerah. Selain di Bandar Lampung, rekomendasi ada di Tasikmalaya dan Nias Selatan. Hal itu menimbulkan kerumitan karena memunculkan proses hukum baru. Paslon yang didiskualifikasi mengajukan banding ke Mahkamah Agung (MA) seperti di Bandar Lampung. Padahal, proses sengketa perselisihan hasil pilkada (PHP) di Mahkamah Konstitusi (MK) juga berjalan.

Peneliti Pusat Studi Konstitusi (Pusako) Andalas Khairul Fahmi menyatakan, langkah Bawaslu memproses dan menangani perkara dugaan pelanggaran patut diapresiasi. ”Ini sebuah keberanian untuk melakukan penanganan pelanggaran,” ujarnya dalam diskusi daring yang digelar  (11/1).

Namun, lanjut Fahmi, semestinya Bawaslu membatasi diri dalam mengambil sebuah keputusan. Dia menilai, keputusan Bawaslu di beberapa daerah yang menganulir paslon yang dinyatakan unggul sudah melampaui kewenangannya.

Dalam pandangan Fahmi, kewenangan Bawaslu hanya membatalkan surat keputusan (SK) penetapan paslon. Itu dapat dilakukan sebelum hasil pilkada ditetapkan. Sementara membatalkan SK hasil penghitungan suara merupakan ranah MK.

”Kalau ada pelanggaran TSM, Bawaslu cukup menyampaikan ada pelanggaran,” imbuhnya. Nanti bukti dan pendapat Bawaslu dapat disampaikan ke persidangan di MK. Dengan demikian, keputusan Bawaslu tidak memunculkan problem hukum baru.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Kamis, 21 Januari 2021 11:16

Semua Laporan KIPI Bersifat Ringan

Masyarakat tidak perlu khawatir mengenai efek vaksinasi. Setiap fasilitas kesehatan…

Kamis, 21 Januari 2021 11:15

Efek Vaksinasi, Kebanyakan Hanya Pegal, Lapar, dan Ngantuk

Pemerintah telah berkomitmen memberikan vaksin Covid-19 secara gratis demi memulihkan…

Kamis, 21 Januari 2021 10:24

Siap Benahi Rekrutmen Penyelenggara, Masuk di Pembahasan RUU Pemilu

JAKARTA– Pembenahan institusi penyelenggara pemilu dipastikan menjadi salah satu fokus…

Kamis, 21 Januari 2021 10:22

Waspada Bencana Hidrologi, Januari dan Februari Puncak Musim Hujan

JAKARTA– Waspada terhadap bencana hidrologi harus terus ditingkatkan. Sebab puncak…

Rabu, 20 Januari 2021 11:57

Haji 2021 Berangkat 15 Juni, Kemenag Usul Prioritas Vaksin untuk Jamaah dan Petugas

JAKARTA–Pelaksanaan haji tahun lalu belum ada kejelasan. Sebab, beberapa kali…

Rabu, 20 Januari 2021 11:18

Viral Sebut Bali Ramah LGBT, WN Amrik dan Pasangannya Dideportasi

DENPASAR- Kasus Kristen Gray yang viral di media sosial karena…

Rabu, 20 Januari 2021 10:27

256 Ribu Jiwa Terdampak Banjir Kalsel

JAKARTA – Banjir dahsyat di Kalimantan Selatan (Kalsel) membuat aktivitas…

Rabu, 20 Januari 2021 10:09

Warga Korban Gempa di Mamuju Antre Beras

Ratusan warga korban gempa bumi berkekuatan 6,2 magnitudo di Kabupaten…

Selasa, 19 Januari 2021 09:47

Suap Ekspor Benur, KPK Periksa Gubernur Bengkulu

JAKARTA- Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah akhirnya memenuhi panggilan penyidik Komisi…

Sabtu, 16 Januari 2021 13:27

34 Meninggal, 15 Ribu Orang Mengungsi

JAKARTA–Upaya pencarian dan penyelamatan terhadap korban gempa bumi di Majene,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers