MANAGED BY:
MINGGU
17 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Rabu, 13 Januari 2021 10:32
Pembatasan Kegiatan Masyarakat Molor, Yang Positif tapi Tidak Bergejala Diminta Isolasi Mandiri
Salat di Balikpapan yang harus menjaga jarak. ANGGIE

PROKAL.CO,

Berbulan-bulan berjibaku menangani pasien Covid-19, tenaga kesehatan mulai letih. Kondisi ini membuat pemerintah mengambil jalan pintas. Perawat yang belum memiliki surat tanda registrasi bisa langsung bekerja menangani pasien.

 

BALIKPAPAN-Draf pembatasan kegiatan masyarakat di Kota Balikpapan mulai dirilis pemerintah. Konsep yang akan diterapkan hampir sama dengan yang diberlakukan di Pulau Jawa dan Bali (11/1). Akan tetapi, ada beberapa pembatasan yang akan disesuaikan dengan kondisi ekonomi Balikpapan. Termasuk penerapan sanksi bagi pelanggar pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Dalam keterangan resminya kemarin, Wali Kota Rizal Effendi mengatakan, waktu pelaksanaan PPKM di Balikpapan kemungkinan dua pekan. Sebagaimana PPKM di Jawa dan Bali yang dimulai 11-25 Januari 2021. “Untuk waktunya belum kami putuskan, Tapi dalam dalam waktu dekat ini. Karena semua akan kami bahas,” katanya. Rizal melanjutkan, surat edaran pembatasan kegiatan masyarakat masih belum tuntas dibahas, sehingga draf edaran yang direncanakan akan diterbitkan pada pekan ini masih mengalami perubahan.

Pria yang juga menjabat ketua Satgas Penanganan Covid-19 Balikpapan ini mengungkapkan, pada draf surat edaran yang disusun, masih dimungkinkan ada penambahan atau pengurangan tenggang PPKM. Selain itu, Pemkot Balikpapan masih melihat dan mengevaluasi pelaksanaan PPKM yang diterapkan di Jawa dan Bali. “Kami juga masih melihat pengalaman beberapa kota di Jawa yang mulai PPKM,” ungkapnya. Rencana Pemkot Balikpapan memberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat tidak lepas dari peningkatan kasus Covid-19 sejak awal Januari 2021. Jumlah pasien terkonfirmasi positif rata-rata menembus angka 100 orang per harinya.

Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Balikpapan Andi Sri Juliarty menjelaskan, meningkatnya jumlah orang terkonfirmasi positif Covid-19 karena banyak masyarakat yang memeriksakan diri secara mandiri. Ditambah akses laboratorium uji swab atau polymerase chain reaction (PCR) kini lebih mudah dijangkau.  “Ada delapan di Balikpapan dan harga sudah terstandar,” katanya. Selain itu, melonjaknya angka terkonfirmasi positif Covid-19 di Balikpapan disebabkan momen pasca-libur panjang Natal dan Tahun Baru 2021 lalu. Banyak masyarakat yang menghabiskan waktu liburnya dengan menggelar acara, sehingga terjadi kerumunan massa yang tidak diikuti dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Minggu, 17 Januari 2021 11:38

Korban Meninggal Dunia Gempa Sulbar jadi 56 Orang

 Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat hingga Minggu (16/1) pukul…

Minggu, 17 Januari 2021 11:31

Manado Dilanda Banjir dan Longsor, 5 Meninggal

Banjir dan tanah longsor yang terjadi di Manado, Sulawesi Utara,…

Sabtu, 16 Januari 2021 13:29

RUU IKN Masuk Prolegnas Prioritas 2021

BALIKPAPAN–Roda pemindahan ibu kota negara (IKN) ke Kaltim kembali bergerak.…

Sabtu, 16 Januari 2021 13:29

PERINGATAN..!! di Balikpapan, Anak Muda Paling Banyak Terpapar Covid-19

Dari 167 kasus positif Covid-19 di Balikpapan yang dilaporkan Jumat…

Sabtu, 16 Januari 2021 13:27
Ketika ’’Orang-Orang Bloomington’’-nya Budi Darma Tembus Penerbit Penguin Classics

Pertanda Baik bagi Karya Klasik Penulis Indonesia dan Asia

Budi Darma menjadi penulis pertama Indonesia yang karyanya diterbitkan Penguin…

Sabtu, 16 Januari 2021 13:25

Bisa Bepergian Tanpa Rapid, Vaksin Tetap untuk Prioritas

SAMARINDA – Ribuan vaksin sudah datang ke Samarinda dan Kukar.…

Sabtu, 16 Januari 2021 13:25

Kereta Peluru untuk Suhu Minus 40 Derajat

Tahun lalu, Jepang meluncurkan N700S. Yang mampu bertahan dan melindungi…

Sabtu, 16 Januari 2021 12:45

Gempa Susulan 5,0 Skala Richter Kembali Terjadi di Kabupaten Majene

 Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati…

Sabtu, 16 Januari 2021 12:41

Gempa Susulan Bisa Picu Tsunami, 42 Korban Meninggal Akibat Gempa M6,2

JAKARTA- Gempa dengan magnitude M=6,2 yang melanda Kabupaten Majane pada…

Sabtu, 16 Januari 2021 12:38

Akses Darat Putus, RS dan Kantor Gubernur Sulbar Ambruk

JAKARTA– Obet terkejut saat bed yang dia tempati di RS…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers