MANAGED BY:
SENIN
08 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA
Selasa, 12 Januari 2021 09:50
Kasus Tewasnya 6 Pengawal HRS, Polri Bentuk Timsus, Katanya untuk Kaji Temuan Komnas HAM
Komnas HAM saat melakukan olah TKP di mobil yang terlibat dalam penembakan.

PROKAL.CO,

JAKARTA- Polri menindaklanjuti temuan Komnas HAM terkait tewasnya enam pengawal Rizieq Syihab.Kapolri Jenderal Idham Aziz membentuk tim khusus (timsus) yang terdiri dari Bareskrim, Divisi Propam dan Divisi Hukum. Namun, pembentukan timsus ini dipertanyakan, apakah ingin menemukan fakta baru atau justru ingin mengambil alih.

Kabagpenum Divhumas Polri Kombespol Ahmad Ramadhan menjelaskan, sejak awal Polri berkomitmen untuk bekerjasama dengan Komnas HAM. Dengan begitu, kapolri mengambil langkah membentuk timsus. ”Untuk mengkaji temuan Komnas HAM,” paparnya kemarin.

Menurutnya, timsus ini akan ditargetkan secepatnya menuntaskan kasus tersebut. Apalagi, karena kasus ini sudah menjadi konsumsi publik. ”Secepatnya yang bisa dilakukan,” tuturnya.

Sementara, Direktur Eksekutif Partnership forAdvancing Democracy and Integrity (PADI) M. Zuhdan menjelaskan bahwa perlu dilihat tujuan dari pembentukan timsus ini. Apakah untuk menemukan fakta baru atau untuk mengambil alih kasus.”Kalau ingin menemukan fakta baru, temuan Komnas HAM ini sudah paling faktual,” jelasnya.

Namun, bila ingin mengambil alih kasus, perlu dipahami bahwa tupoksi Komnas HAM itu menyelidiki kasus dugaan pelanggaran HAM. Polisi tidak memiliki kewenangan itu.”Tupoksinya hanya di Komnas HAM,” ujarnya.

Menurutnya, setelah penyelidikan yang dilakukan Komnas HAM, prosedurnya dilanjutkan oleh Kejaksaan Agung dengan tahap penyidikan. ”Bukan penyelidikan kembali,” terangnya dihubungi kemarin.

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 05 Maret 2021 11:29

Kejar Maling karena HP Miliknya, Miskadi Malah Dikeroyok dan Ditusuk Hingga Tewas

Nasib malang menimpa seorang pria bernama Ahmad Miskadi, 40, asal…

Jumat, 05 Maret 2021 11:19

Politik Uang Mendominasi Sidang Pembuktian MK

Persoalan money politics tampak mendominasi keterangan saksi di sejumlah sidang…

Jumat, 05 Maret 2021 11:18

JPU Tuntut Djoko Tjandra Empat Tahun Penjara

JAKARTA– Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Agung (JPU Kejagung) sudah menyampaikan…

Jumat, 05 Maret 2021 10:42

Belum Ada Jaminan Vaksin Sinovac Cegah Orang Terinfeksi Varian B117

JAKARTA– Keberadaan mutasi B117 SARS-CoV-2 di Indonesia terus menjadi sorotan.…

Kamis, 04 Maret 2021 11:21

KPK Usut Suap Pajak Puluhan Miliar

JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengusut indikasi suap di…

Kamis, 04 Maret 2021 11:05
DKPP Nilai Sikap KPU Tepat

Eks Koruptor Lolos, Tujuh Penyelenggara Dipecat

JAKARTA– Polemik kelayakan eks terpidana kasus korupsi Yusak Yaluwo yang…

Kamis, 04 Maret 2021 10:37

Disergap saat Patroli, Anggota Brimob Gugur

Di Jawa Timur, Densus 88 Antiteror melakukan serangkaian penangkapan terduga…

Rabu, 03 Maret 2021 14:09

KPU Usul Start Pemilu 2024 di Tahun Ini, Ubah Waktu Tahapan Jadi 30 Bulan

JAKARTA- Tahapan pemilihan umum (pemilu) masih terus digodok untuk mendapat…

Rabu, 03 Maret 2021 13:37

DPT Jadi Basis Data Vaksinasi

JAKARTA– Data daftar pemilih tetap (DPT) akan digunakan sebagai salah…

Rabu, 03 Maret 2021 13:09

Tambah 10 Juta Dosis Bahan Baku Vaksin Covid-19

Total pemerintah telah mendatangkan 38 juta dosis vaksin dari Sinovac.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers