MANAGED BY:
SELASA
26 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA
Senin, 11 Januari 2021 13:32
Survei Politik Uang Pilkada 2020 : Angka Menurun, tapi Masih Efektif

PROKAL.CO,

JAKARTA– Maraknya praktik politik uang (money politics) dalam pilkada 2020 makin terkonfirmasi. Selain kasus yang ditangani Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), fakta tersebut juga terungkap dalam survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) yang digelar pada 11–14 Desember 2020.

Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan menyatakan, praktik politik uang sudah bisa diprediksi sejak jauh hari. Salah satu faktornya adalah tingkat ekonomi masyarakat yang melemah. Kendati angka yang terpotret tidak terlampau tinggi. ”Tidak terjadi ledakan money politics meskipun kasusnya masih ada,” ujarnya dalam rilis survei yang digelar secara daring kemarin (10/1).

Data LSI mencatat, jumlah masyarakat yang mengaku mendapat tawaran sebesar 16,9 persen. Jumlah tersebut jauh di bawah responden yang mengaku tidak ditawari sebesar 78,9 persen. Sementara sisanya (4,2 persen) memilih tidak menjawab.

Meski demikian, efektivitas politik uang masih ada. Dari responden yang menerima tawaran, 36,3 persen mengaku pemberian memengaruhi pilihan mereka di bilik suara. Sementara mayoritas (50,8 persen) mengaku tidak memengaruhi pilihannya.

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi mengatakan, jumlah politik uang di lapangan bisa saja jauh lebih besar. Pasalnya, secara psikologis, tidak mudah bagi masyarakat mengakuinya. Sebab, politik uang adalah pelanggaran. ”Tidak mudah menangkap perilaku politik yang secara sosial dianggap tabu,” ujarnya.

Indikasi tersebut, lanjut Burhanuddin, tampak dalam pertanyaan lain yang diajukan LSI. Saat ditanya apakah melihat tetangganya ditawari politik uang, misalnya, angkanya jauh lebih tinggi, yakni 20 persen. Bahkan, saat ditanya pengalaman di pemilihan sebelumnya, angka yang mengakui mencapai 30 persen.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Selasa, 26 Januari 2021 11:53
Sidang Pendahuluan PHP Dimulai Hari Ini

Sejumlah Dalil Baru Patut Jadi Perhatian MK

JAKARTA−Persidangan Perselisihan Hasil Pilkada (PHP) 2020 di Mahkamah Konstitusi (MK)…

Selasa, 26 Januari 2021 11:53

Suara Kontra RUU Pemilu Bermunculan

JAKARTA–DPR telah memasukkan Rancangan Undang-Undang Pemilihan Umum (RUU Pemilu) dalam…

Selasa, 26 Januari 2021 11:52

Relaksasi Aturan Nakes Sangat Membantu

JAKARTA – Estimasi kebutuhan tempat tidur khusus untuk pasien Covid-19…

Selasa, 26 Januari 2021 11:52

Instruksi Perpanjangan PPKM Diterbitkan

JAKARTA – Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mengeluarkan instruksi…

Selasa, 26 Januari 2021 11:50

Rp 372,3 Triliun untuk Atasi Dampak Pandemi

Vaksinasi, insentif tenaga kesehatan dan usaha, bantuan sosial tunai, hingga…

Selasa, 26 Januari 2021 11:49

Angka Pasien Sembuh Pecahkan Rekor

JAKARTA - Pasien sembuh bertambah 10.678 orang dalam sehari pada…

Selasa, 26 Januari 2021 10:39

RUU Pemilu: Mantan HTI Dilarang Jadi Capres, Caleg, dan Kepala Daerah

 Revisi Undang-Undang (RUU) Pemilu saat ini masih dalam Prolegnas prioritas…

Selasa, 26 Januari 2021 10:30

Astaga..!! Baru Saja Kenal, Pasangan Ini Oral Seks di Halte

 Polsek Metro Senen, Jakarta Pusat masih mendalami kasus oral seks…

Senin, 25 Januari 2021 21:36

Pantai Lima Putra jadi Primadona Baru di Bulungan

TANJUNG SELOR - Objek wisata Pantai Lima Putra di Desa…

Senin, 25 Januari 2021 11:33

Kepatuhan Pakai Masker Meningkat

JAKARTA - Tingkat kepatuhan memakai masker dan menjaga jarak secara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers