MANAGED BY:
MINGGU
17 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Senin, 11 Januari 2021 21:21
Balikpapan Sedang Tidak Baik-Baik Saja, Pembatasan Kegiatan Masyarakat Tinggal Ditandatangani Wali Kota
Tidak Ada Lagi Rapid Test Antibodi, ke Balikpapan Wajib Uji Swab
Pengecekan suhu tubuh kepada jamaah salat Jumat di salah satu masjid di Balikpapan. Balikpapan akan melakukan PPKM. DOK/ANGGI

PROKAL.CO,

Sejak awal tahun, kasus Covid-19 di Kaltim, khususnya di Balikpapan terus menanjak. Tempat tidur ruang ICU hampir penuh. Masyarakat diimbau tidak lengah menerapkan protokol kesehatan.   

 

BALIKPAPAN-Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) segera dilaksanakan di Balikpapan. Menyusul terbitnya Surat Edaran (SE) Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Nomor 1 Tahun 2021 tentang Ketentuan Perjalanan Orang dalam Negeri dalam Masa Pandemi Covid-19. Edaran tersebut ditandatangani Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo pada 9 Januari 2021.

“Sudah dirapatkan, tinggal menunggu SE wali kota-nya,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Balikpapan dr Andi Sri Juliarty (10/1). Lanjut dia, selain membatasi kegiatan masyarakat, salah satu poin penting dalam PPKM adalah mensyaratkan semua tujuan perjalanan di dalam negeri wajib mengantongi hasil negatif uji swab menggunakan polymerase chain reaction (PCR) atau non-reaktif rapid test antigen. “Tidak ada lagi rapid test antibody. Jadi sudah selaras dengan surat edaran pak wali (wali kota Balikpapan),” ungkapnya.

Sebelumnya, Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi menerbitkan surat edaran bernomor 440/02/Pem tentang Persyaratan Perjalanan Orang dalam Rangka Pengendalian Kedatangan dan Keberangkatan Dari dan Menuju Kota Balikpapan melalui Bandar Udara SAMS Sepinggan pada Masa Pandemi Covid-19. Edaran tersebut ditandatangani pada 2 Januari 2021, dan diberlakukan mulai 4 Januari 2021. Mewajibkan masyarakat yang menggunakan transportasi udara menuju Balikpapan, menunjukkan hasil negatif rapid test antigen yang berlaku paling lama tiga hari. Atau menunjukkan surat keterangan tes polymerase chain reaction (PCR) dengan hasil negatif yang berlaku selama 7 hari sebelum keberangkatan.

Dokter yang karib disapa Dio ini menegaskan, surat edaran terbaru dari Satgas Penanganan Covid-19 lebih memperketat waktu penerbitan PCR maupun rapid test antigen. Untuk wilayah Bali, hasil negatif PCR adalah 2x24 jam dan rapid test antigen adalah 1x24 jam sebelum keberangkatan. Sedangkan dari dan menuju Pulau Jawa, hasil negatif PCR 3x24 jam dan rapid test antigen dilakukan 2x24 jam sebelum keberangkatan.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Minggu, 17 Januari 2021 11:38

Korban Meninggal Dunia Gempa Sulbar jadi 56 Orang

 Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat hingga Minggu (16/1) pukul…

Minggu, 17 Januari 2021 11:31

Manado Dilanda Banjir dan Longsor, 5 Meninggal

Banjir dan tanah longsor yang terjadi di Manado, Sulawesi Utara,…

Sabtu, 16 Januari 2021 13:29

RUU IKN Masuk Prolegnas Prioritas 2021

BALIKPAPAN–Roda pemindahan ibu kota negara (IKN) ke Kaltim kembali bergerak.…

Sabtu, 16 Januari 2021 13:29

PERINGATAN..!! di Balikpapan, Anak Muda Paling Banyak Terpapar Covid-19

Dari 167 kasus positif Covid-19 di Balikpapan yang dilaporkan Jumat…

Sabtu, 16 Januari 2021 13:27
Ketika ’’Orang-Orang Bloomington’’-nya Budi Darma Tembus Penerbit Penguin Classics

Pertanda Baik bagi Karya Klasik Penulis Indonesia dan Asia

Budi Darma menjadi penulis pertama Indonesia yang karyanya diterbitkan Penguin…

Sabtu, 16 Januari 2021 13:25

Bisa Bepergian Tanpa Rapid, Vaksin Tetap untuk Prioritas

SAMARINDA – Ribuan vaksin sudah datang ke Samarinda dan Kukar.…

Sabtu, 16 Januari 2021 13:25

Kereta Peluru untuk Suhu Minus 40 Derajat

Tahun lalu, Jepang meluncurkan N700S. Yang mampu bertahan dan melindungi…

Sabtu, 16 Januari 2021 12:45

Gempa Susulan 5,0 Skala Richter Kembali Terjadi di Kabupaten Majene

 Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati…

Sabtu, 16 Januari 2021 12:41

Gempa Susulan Bisa Picu Tsunami, 42 Korban Meninggal Akibat Gempa M6,2

JAKARTA- Gempa dengan magnitude M=6,2 yang melanda Kabupaten Majane pada…

Sabtu, 16 Januari 2021 12:38

Akses Darat Putus, RS dan Kantor Gubernur Sulbar Ambruk

JAKARTA– Obet terkejut saat bed yang dia tempati di RS…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers