MANAGED BY:
MINGGU
17 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KOLOM PEMBACA

Senin, 11 Januari 2021 10:27
Di Balik Popularitas PNS dan Rencana Gaji Rp 9 Juta

Tak jarang ada beberapa momen dalam pekerjaan yang membuat saya harus berangkat pukul 6.30 pagi dan pulang hingga jam 2.00 pagi. Apa yang saya rasakan pun tak disangka juga dirasakan oleh para senior, bahkan hal ini telah terjadi selama turun-temurun dalam momen tertentu.

Bahkan beberapa kali rotasi dalam struktur pekerjaan pun membuat saya yang seharusnya libur, akhirnya harus masuk kembali. Ilustrasinya adalah pekerjaan tersebut sistem sif dengan 2 kali masuk siang, 2 kali masuk pagi, 2 kali masuk malam dan libur. Namun, saat masuk malam kedua, saya dipinda tugaskan untuk pergantian regu, hingga akhirnya setelah masuk malam, saya harus lanjut masuk siang. Artinya tidak ada hari libur di pekan yang seharusnya libur tersebut.

Oke saya pun mencoba untuk tetap mempertahankan asumsi saya, bahwasanya menjadi PNS itu enak, santai, gaji gede, dan menunjang penampilan perlente. Saya pun berbincang dengan teman tentang dinamika menjadi PNS. Dia pun mengisahkan saudarinya yang menjadi PNS Pemprov Kaltim, harus rela lembur tanpa ada jatah uang tambahan, plus pekerjaan administratif yang tumpukannya segede gaban.

Setelah perbincangan tersebut, lah kok tidak menemukan notifikasi dari situs tanya jawab yang pas sekali pembahasannya mengenai pekerjaan ini. Sang penulis adalah seorang PNS yang mengalami nasib serupa. Jam kerja yang telah ditentukan tapi tidak bisa serta-merta pulang begitu saja sebelum menyelesaikan setumpuk berkas lainnya di luar tupoksi yang seharusnya bukan menjadi tanggung jawabnya.

Di luar dinamika tersebut, saya tidak menampik bahwa mungkin saja masih ada PNS yang pekerjaannya memang santai, gaji konstan lancar jaya dibarengi tunjangan yang subhanallah besarannya. Akan tetapi, itu tidak semuanya pukul rata. Semua itu hanyalah “wang sinawang” semata, segala yang kita lihat belum tentu seperti apa yang kita pikirkan.

Bahkan sejatinya saya pun menyayangkan manakala berita kenaikan gaji PNS yang besarannya minimal Rp 9 juta itu dibesar-besarkan, padahal itu sesuatu yang belum pasti. Bahkan cenderung mendorong kecemburuan sosial hingga potensi kenaikan bahan-bahan pangan. Jika itu terjadi, tentulah itu akan semakin melukai masyarakat, terkhusus PNS daerah yang tidak semuanya memiliki struktur pendapatan yang besar, terkecuali di DKI Jakarta.

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 15 Januari 2021 13:14

Mengundang dan Mengusir Banjir

Bambang Iswanto Dosen Institut Agama Islam Negeri Samarinda    …

Jumat, 15 Januari 2021 09:24

Media, Raffi Ahmad, dan Pengawalan Vaksinasi Covid-19

Oleh: Amir Machmud NS   KASUS indisipliner protokol kesehatan Raffi…

Kamis, 14 Januari 2021 11:06

Integrasikan Nilai-Nilai Agama dalam Peta Jalan Pendidikan Nasional

Oleh : Hetifah Sjaifudian (Wakil Ketua Komisi X DPR RI…

Kamis, 14 Januari 2021 11:02

Legal Standing Wartawan dan Advokat Sebagai Pemohon Informasi Publik

Oleh : Hendra J KedeWakil Ketua Komisi Informasi Publik RI /…

Senin, 11 Januari 2021 10:27

Di Balik Popularitas PNS dan Rencana Gaji Rp 9 Juta

Oleh: Muhamad Fadhol Tamimy Pegawai Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Tenggarong…

Sabtu, 09 Januari 2021 12:47

Inilah Peraturan Pelaksana bagi Predator Anak

Oleh: Sandi Dwi Cahyono (Ketua Harian Lembaga Bantuan Hukum Mahakam…

Sabtu, 09 Januari 2021 11:30

Gisel dan Vaksin

Bambang Iswanto Dosen Institut Agama Islam Negeri Samarinda    …

Kamis, 07 Januari 2021 10:12

Evaluasi Sirekap Dalam Pilkada 2020

Oleh :Ferry Kurnia Rizkiyansyah *) Sistem informasi rekapitulasi suara elektronik…

Senin, 04 Januari 2021 14:54

Kami Ada di Layar Ponsel Anda

CATATAN Romdani Wakil Pemimpin Redaksi Kaltim Post      …

Senin, 04 Januari 2021 10:30

Menyikapi Persiapan Belajar Tatap Muka 2021

Oleh: Tri Junarto Kepala SMP 1 Tarakan   Pemerintah Republik…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers