MANAGED BY:
MINGGU
07 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA
Rabu, 06 Januari 2021 10:21
Praperadilan, Polda Beberkan Ajakan Rizieq ke Acara Nikahan

PROKAL.CO,

JAKARTA— Praperadilan kasus kerumunan Rizieq Syihab berlanjut. Dalam sidang dengan agenda jawaban termohon atau Polda Metro Jaya (PMJ), kuasa hukum PMJ membeberkan kronologi Rizieq yang mengajak masyarakat beramai-ramai ke acara pernikahan anaknya dalam acara Maulid Nabi. Ajakan itu membuat kerumunan yang melanggar protokol kesehatan.

Sidang kedua gugatan praperadilan tersebut dimulai pukul 13.00 kemarin. Dalam sidang yang dipimpin hakim tunggal Akhmad Sahyuti tersebut dilakukan dengan menerapkan protocol kesehatan. Hanya enam pengunjung yang diperbolehkan masuk melihat persidangan tersebut. Media tidak diperbolehkan masuk ke ruang sidang.

Dalam sidang tersebut, kuasa hukum PMJ memberikan jawaban terkait sejumlah poin dari pemohon atau kuasa hukum Rizieq Syihab. Poin pertama, undangan versi Rizeq yang hanya berjumlah 17 buah. Dalam persidangan kuasa hukum PMJ menyebut bahwa Rizieq Syihab mengajak masyarakat beramai-ramai untuk ke acara pernikahan anaknya, Syarifah Najwa Syihab dengan Habib Irfan Alaydrus. ”Rizieq mengajak saat kegiatan Maulid Nabi di Majelis Taklim Al Afaf dan dimuat dalam channel Youtube Front TV,” tuturnya.

Karena ajakan tersebut, maka masyarakat secara berbondong-bondong mendatangi pernikahan di Petamburan tersebut. Kerumunan pun terjadi dan tidak mematuhi protokol kesehatan. ”Kerumunan ini difasilitasi dengan pemasangan tenda sepanjang jalan KS Tubun,” jelasnya.

Padahal, Kelurahan Petamburan telah mengirimkan surat permintaan agar acara tersebut mematuhi protocol kesehatan. ”Surat tersebut ditujukan ke panitia, namun tidak dipatuhi yang akibatnya dalam dilihat terjadi kerumunan,” urainya.

Poin lainnya, kuasa hukum Polda Metro Jaya juga menegaskan kesesuaian antara penyelidikan dan penyidikan yang dijalankan. Termasuk dalam menerapkan pasal 160 KUHP. ”Pasal yang dianggap diselipkan oleh pemohon,” tuturnya.

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 05 Maret 2021 11:29

Kejar Maling karena HP Miliknya, Miskadi Malah Dikeroyok dan Ditusuk Hingga Tewas

Nasib malang menimpa seorang pria bernama Ahmad Miskadi, 40, asal…

Jumat, 05 Maret 2021 11:19

Politik Uang Mendominasi Sidang Pembuktian MK

Persoalan money politics tampak mendominasi keterangan saksi di sejumlah sidang…

Jumat, 05 Maret 2021 11:18

JPU Tuntut Djoko Tjandra Empat Tahun Penjara

JAKARTA– Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Agung (JPU Kejagung) sudah menyampaikan…

Jumat, 05 Maret 2021 10:42

Belum Ada Jaminan Vaksin Sinovac Cegah Orang Terinfeksi Varian B117

JAKARTA– Keberadaan mutasi B117 SARS-CoV-2 di Indonesia terus menjadi sorotan.…

Kamis, 04 Maret 2021 11:21

KPK Usut Suap Pajak Puluhan Miliar

JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengusut indikasi suap di…

Kamis, 04 Maret 2021 11:05
DKPP Nilai Sikap KPU Tepat

Eks Koruptor Lolos, Tujuh Penyelenggara Dipecat

JAKARTA– Polemik kelayakan eks terpidana kasus korupsi Yusak Yaluwo yang…

Kamis, 04 Maret 2021 10:37

Disergap saat Patroli, Anggota Brimob Gugur

Di Jawa Timur, Densus 88 Antiteror melakukan serangkaian penangkapan terduga…

Rabu, 03 Maret 2021 14:09

KPU Usul Start Pemilu 2024 di Tahun Ini, Ubah Waktu Tahapan Jadi 30 Bulan

JAKARTA- Tahapan pemilihan umum (pemilu) masih terus digodok untuk mendapat…

Rabu, 03 Maret 2021 13:37

DPT Jadi Basis Data Vaksinasi

JAKARTA– Data daftar pemilih tetap (DPT) akan digunakan sebagai salah…

Rabu, 03 Maret 2021 13:09

Tambah 10 Juta Dosis Bahan Baku Vaksin Covid-19

Total pemerintah telah mendatangkan 38 juta dosis vaksin dari Sinovac.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers