MANAGED BY:
SELASA
21 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KOLOM REDAKSI

Rabu, 06 Januari 2021 09:39
Bulan Madu Lagi Tahun Ini

Catatan: Faroq Zamzami

(Pemred Kaltim Post)

DUA puluh enam Agustus 2019. Tanggal ini bakal dikenang publik Kaltim. Jadi hari yang sangat bersejarah. Tonggak dimulainya sebuah era baru. Di atas tanah Borneo ini. Juga jadi hari pembuka berkah bagi warga Bumi Etam. Nyaris semua kecipratan. Hari itu, dalam pidato kenegaraan, Presiden Joko Widodo mengumumkan pemindahan ibu kota. Ke Kaltim. Di dua kabupaten. Penajam Paser Utara (PPU) dan Kutai Kartanegara (Kukar).

Hasil kajian, kata presiden, PPU dan Kukar paling ideal. Dari kandidat lain yang membuncah. Setidaknya presiden saat itu menyampaikan lima alasan. Di Kaltim, risiko bencana alam lebih minim. Lokasinya strategis, di tengah-tengah Indonesia. Lokasi ibu kota juga berdekatan dengan dua kota yang sudah berkembang, Samarinda dan Balikpapan. Infrastruktur relatif lengkap. Terakhir, yang tak kalah penting, ada lahan seluas 180 ribu hektare yang dikuasai pemerintah.

Alasan-alasan itu, dan pengumuman penetapan status itu, membuat Kaltim dan seisinya seperti terbang ke awan. Ekonomi langsung bergejolak begitu dahsyatnya. Semua sektor bergeliat. Siapa saja siap menyambut. Ekonomi tumbuh. Banyak orang luar daerah berdatangan ke PPU dan Kukar. Uang masuk ke bandara, ke jasa travel atau angkutan umum, hingga warung-warung makan yang ada di Sepaku, PPU.

Mulai yang sekadar lihat-lihat, hingga yang sudah siap duit untuk cari lahan di dekat ibu kota.

Pertumbuhan-pertumbuhan itu saya simpulkan dengan indikator yang sangat sederhana. Salah satunya, belanja promosi tumbuh. Naik. Atau dinaikkan. Semua sektor ingin muncul ke permukaan. Sekali lagi, mereka menegaskan siap menyambut IKN. Sektor properti, di dua kota penyangga, Samarinda dan Balikpapan, seakan berlomba, kami punya ini, dengan fasilitas ini, dan siap menyambut status baru ini.

Bahkan ada seorang pengelola properti di Balikpapan saat bincang santai dengan saya, mengakui dagangannya jadi sangat laris. Setelah pengumuman itu. Kata dia, ada konsumen yang langsung beli tanpa melihat bagaimana kondisi unit yang ditawarkan. Selain karena memang properti yang dikelolanya itu sudah punya nama besar di Indonesia.

Sektor lain pun begitu. Otomotif. Perkebunan. Apalagi batu baranya. Jasa dan perhotelan juga. Tambahnya lagi pemilik lahan hingga makelar tanah.

September, Oktober, November, Desember 2019, itu bulan-bulan "Lebaran" banyak sektor. Kami di media pun merasakannya. Kenaikan angka-angka yang cukup signifikan. Bahkan untuk tahun depannya, 2020, proyeksi sejumlah perusahaan dinaikkan. Semua ke arah optimisme yang berlipat. Januari, Februari, seakan bulan madu ibu kota baru itu terus berlanjut. Kedatangan IKN benar-benar membawa berkah yang tak putus.

Tapi langit berkata lain. Corona menyerang. Bulan madu yang tak berlangsung lama itu pun berakhir. Sekitar enam bulan lebih sedikit. Itu jika kita menghitung pertama kali kasus corona dilaporkan di Kalimantan Timur. Pada 18 Maret. Kedatangan virus ini mengubah segalanya. Membalik semuanya. Dari optimisme pelan-pelan menurun bahkan hingga level negatif. Kalau dalam bahasa pergaulan anak-anak Samarinda ada istilah "terbalik perahu".  Semua sektor merevisi target capaian pada 2020. Dari yang awalnya optimistis harus realistis.

Efisiensi diambil. Bahkan tak sedikit bidang usaha yang sampai merumahkan karyawannya. Sampai ada yang tutup sementara.

Geliat sektor properti tertahan. Bisnis jasa dan perhotelan yang kena gebuk cukup sakit. Kunjungan ke Kaltim turun drastis. Tingkat hunian perhotelan pun goyang. Sektor pariwisata secara umum babak belur.

Pemerintah daerah menerapkan berbagai pembatasan interaksi manusia yang berdampak pada perputaran ekonomi.

Maret, April, Mei, Juni jadi awal-awal yang berat bagi negeri ini. Awal-awal corona tak lagi ramai membicarakan ibu kota pindah di Kaltim. Semua fokus agar selamat dari virus ini.

Juli 2020, saat mulai agak landai, beberapa sektor mulai mencari celah untuk maju. Publik juga sudah dikenalkan dengan kebiasaan baru. Menghindari kerumunan dan pusat keramaian. Menjaga jarak saat interaksi dengan manusia lainnya. Yang terutama, selalu mengenakan masker. Namun tetap ekonomi masih bergerak sangat pelan.

Kini sudah memasuki 2021. Sebagian orang ada yang berkelakar, 2020 yang baru beberapa hari berlalu, hanya diisi bulan Januari, Februari, Maret, dan Desember.

Memang tak ada yang menjamin 2021 ini kita akan lepas dari pandemi. Bahkan ada yang memprediksi kita benar-benar bisa lepas dari pandemi pada 2022.

Tapi setidaknya sejak akhir tahun lalu sudah ada hope akan keluar dari pandemi. Desember 2020 pemerintah sudah mendatangkan vaksin corona secara bertahap. Vaksin sudah datang, tapi masyarakat tetap harus beradaptasi dengan kebiasaan baru. Masker jangan sampai lepas. Itu mindset yang harus dipegang warga saat ini.

Kita warga Kaltim tentu berharap, tahun ini bisa keluar pelan-pelan dari pandemi, dan melanjutkan bulan madu sebagai provinsi yang akan menjadi lokasi ibu kota negara. Dengan segala keuntungan yang menyertainya kembali datang menyapa.

Pada diskusi Kaltim Post akhir Desember 2020 lalu, mengangkat tema Outlook Ekonomi Kaltim 2021: Ekonomi Kaltim Melejit Pasca-Pandemi, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kaltim HM Aswin menyampaikan, pihaknya sudah menyusun angka perkiraan laju pertumbuhan ekonomi pada 2021.

Dengan perkiraan optimistis, tahapan pemulihan kesehatan dan ekonomi berjalan dengan baik di Kaltim, pertumbuhan ekonominya bisa mencapai angka 3 persen. Laju pertumbuhan ekonomi 2,71 persen. Kalau optimistisnya 3 persen. Sedangkan pesimistisnya 1–2 persen. Angka-angka optimistis yang realistis itu setidaknya memberi harapan lebih luas, tahun ini kita mampu melawan corona, dan roda ekonomi kembali bergerak lebih cepat. Amin. Semoga segera sembuh negeriku. Selamat ulang tahun Kaltim Post. (*/dwi/k8)

 


BACA JUGA

Jumat, 19 Oktober 2012 07:14

Sambaliung-Gunung Tabur Bakal Terhubung

<div> <div> <strong>TANJUNG REDEB</strong> - Selain Pembangunan Jembatan Kelay…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers