MANAGED BY:
SENIN
08 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Rabu, 06 Januari 2021 09:30
Puncak Pandemi Covid-19 Belum Lewat
Vaksin tiba di Samarinda.

PROKAL.CO,

PUNCAK pandemi Covid-19 belum sepenuhnya klir di Kaltim. Hal tersebut diungkapkan Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kaltim dr Nataniel Tandirogang. Dia menyebut, jika melihat data grafik penyebaran Covid-19 sejak Maret hingga Desember 2020, pada November 2020, terjadi penambahan penyebaran virus corona di provinsi ini dua kali lipat dibandingkan Oktober 2020. Pada Oktober 2020, ada 3.826 kasus selama sebulan. Sementara pada November 2020, jumlah penyebaran Covid-19 bertambah menjadi 6.434 kasus.

“Sehingga pada waktu itu, kita mulai merasakan suatu kelabakan yang sangat. BOR (bed occupancy rate atau tingkat keterisian tempat tidur) sudah mencapai 80 persen pada saat November,” katanya saat memberikan pemaparan dalam diskusi daring yang digelar Kaltim Post, Kamis (17/12) lalu, yang mengusung tema Outlook Ekonomi Kaltim 2021: Ekonomi Kaltim Melejit Pasca-Pandemi. Diskusi itu merupakan bagian dari persembahan media ini ke pembaca setia di HUT Ke-33 Kaltim Post (5/1).

Di tengah kondisi sulit itu, sambung dia, pihaknya mensyukuri penanganan Covid-19 di Kaltim pada November 2020 dapat dilewati tanpa adanya peristiwa yang luar biasa. Lanjut dia, memasuki pertengahan Desember 2020, penyebaran kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sudah menembus angka 3.521 kasus. “Mudah-mudahan pertambahan ini semakin menurun. Saya khawatir memasuki libur Natal dan tahun baru, terjadi lagi peningkatan. Seperti yang terjadi pada November. Akibat adanya libur panjang,” ujar Nataniel. Dengan melihat data tersebut, sambung dia, dapat disimpulkan pertambahan penyebaran Covid-19 masih sangat dinamis.

Di sisi lain, ada secercah harapan dari tingkat kesembuhan pasien Covid-19 di Kaltim yang semakin tinggi. Hingga pertengahan Desember 2020, dari jumlah kasus sebanyak 23.141 kasus, tingkat kesembuhan pasien Covid-19 sebesar 84,6 persen. Dengan tingkat kematian 2,8 persen. Untuk tingkat kematian, masih di bawah rata-rata nasional sebesar 3,04 persen. “Jadi tingkat kematian di Kaltim menurun, 2,8 persen. Mudah-mudahan hal ini tetap kita pertahankan,” harap dia. Kemudian, daya dukung tenaga medis di Kaltim, disebut masih sangat baik.

Terutama dari sisi jumlah tenaga medis yang ada. Namun, yang menjadi persoalan adalah dari sisi distribusi tenaga medis. Bahwa distribusi dokter di Kaltim masih menjadi persoalan besar. Karena 60–70 persen, dokter yang ada di Kaltim, berada di dua kota besar, yakni Balikpapan dan Samarinda. Di daerah hulu, seperti Mahakam Ulu (Mahulu), sampai saat ini belum memiliki dokter spesialis. “Alhamdulillah, Mahulu kasus Covid-19-nya masih zona hijau. Itu juga mungkin bagian dari hal yang patut kita syukuri. Dengan memperketat orang dari luar ketika masuk ke Mahulu. Dengan memberikan persyaratan swab, PCR. Mudah-mudahan tetap dipertahankan. Sehingga kasus di Mahulu bisa tetap nihil. Atau tetap dalam zona hijau,” harapnya.

Untuk kematian dokter karena Covid-19, hingga pertengahan Desember 2020 sudah mencapai 202 orang se- Indonesia. Untuk wilayah Kaltim sendiri, ada 6 dokter yang meninggal. Yakni, 3 orang di Balikpapan dan 3 orang lainnya di Samarinda. “Yang perlu kami sampaikan, dokter-dokter yang terpapar (Covid-19) saat ini sudah lebih daripada 100 orang. Alhamdulillah, semuanya dalam gejala klinis yang ringan hingga sedang. Mudah-mudahan para tenaga medis kita ini, tetap bisa bertahan. Sampai pandemi ini bisa berlalu,” sebut dia.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 06 Maret 2021 21:00
Tol Balikpapan-Samarinda dan Penantian Empat Dekade Jasa Marga

Sebelas Tahun Kemudian, Tak Disangka Akan Terhubung Ibu Kota Negara

Jika pembangunan tol tidak dilakukan, infrastruktur di Pulau Kalimantan semakin…

Sabtu, 06 Maret 2021 21:00

Lonjakan Penduduk di Samarinda dan Balikpapan, Layanan KTP Berpotensi Malaadministrasi

SAMARINDA-Risiko lonjakan penduduk di Kota Samarinda dan Balikpapan jadi perhatian…

Sabtu, 06 Maret 2021 11:03

Perbaikan Ekonomi Kaltim Bisa Cepat, Terpacu Perbaikan Ekonomi Global

Perbaikan ekonomi Kaltim tahun ini diprediksi bisa semakin cepat. Selain…

Sabtu, 06 Maret 2021 11:01

Produksi Padi di Kaltim Makin Besar

SAMARINDA–Produksi padi di Kaltim makin besar. Pada 2020, petani di…

Sabtu, 06 Maret 2021 10:54

Moeldoko Jadi Ketum Demokrat, AHY Sebut KLB Ilegal, Polri Tak Keluarkan Izin Kongres

Tsunami politik menghantam Partai Demokrat (PD). Sejumlah kader dan mantan…

Sabtu, 06 Maret 2021 10:51

Skandal Suap Pegawai Direktorat Jenderal Pajak, Celah Sempit Korupsi Masih Ada

BALIKPAPAN–Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut suap puluhan miliar yang…

Sabtu, 06 Maret 2021 10:51

Kerusakan Jembatan Dondang Diklaim Lebih Parah

SAMARINDA–Jembatan Dondang di Kecamatan Muara Jawa, Kutai Kartanegara, bukan pertama…

Sabtu, 06 Maret 2021 10:50

Ilmuwan Kembangkan Drone Lebah

PARA peneliti di Harvard, Massachusetts Institute of Technology (MIT), dan…

Sabtu, 06 Maret 2021 10:33

Relaksasi setelah Tiga Pekan PPKM Mikro, Objek Wisata Boleh Buka

Zona oranye sudah turun menjadi zona kuning. Karena itu, pemkot…

Jumat, 05 Maret 2021 21:00

Pengawas Lalai, Aktivitas Kapal Seenaknya, Jembatan Dondang Kembali Dihantam Ponton Batu Bara

Perlu tindakan tegas dan konkret. Tak sekadar menerima ganti rugi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers