MANAGED BY:
KAMIS
25 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA
Selasa, 05 Januari 2021 16:55
Penyelidikan Peristiwa Penembakan Anggota Laskar FPI Segera Tuntas
Paling Lambat Dua Pekan Sampai Kesimpulan
Rekonstruksi temuan Komnas HAM.

PROKAL.CO,

JAKARTA– Untuk melengkapi penyelidikan peristiwa penembakan di Jalan Tol Jakarta – Cikampek, Senin (4/1) Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) memanggil Kembali personel Polri. Tidak hanya meminta keterangan, mereka turut melakukan uji rekonstruksi kejadian di kantor Komnas HAM, Jakarta Pusat. Lembaga independen itu menarget paling lambat dua pekan ke depan, penyelidikan atas peristiwa yang menyebabkan enam anggota Laskar Front Pembela Islam (FPI) meninggal dunia tuntas.

Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara menyampaikan bahwa pemanggilan personel Polri kemarin untuk melengkapi rangkaian peristiwa yang terjadi 7 Desember tahun lalu. Dia menyebut, ada beberapa bagian yang perlu disusun dan membutuhkan keterangan tambahan dari aparat kepolisian. ”Kami harap itu adalah permintaan keterangan terakhir dari kepolisian. Karena sesuai dengan yang sudah kami sampaikan, paling lambat dua minggu kami akan menyelesaikan laporan,” ungkap dia kepada awak media.

Beka mengungkapkan hal itu usai mengikuti uji rekonstruksi Senin sore. Dia mengakui, uji rekonstruksi tersebut merupakan bagian yang dibutuhkan oleh tim penyelidik Komnas HAM dalam peristiwa di Jalan Tol Jakarta – Cikampek. ”Rekonstruksi secara umum bagaimana kejadian di TKP (Tempat Kejadian Perkara) 1, TKP 2, TKP 3, dan TKP 4. Termasuk juga mendetailkan seperti apa yang terjadi di TKP,” bebernya. Rekonstruksi kemarin sempat berlangsung tertutup.

Namun, Komnas HAM memberi kesempatan kepada awak media mengambil gambar dan mereka video dari kejauhan. Meski tidak dijelaskan jumlah adegan serta apa saja yang diuji dari rekonstruksi tersebut, Jawa Pos sempat melihat beberapa adegan yang diulang kemarin. Di antaranya aksi saling pepet kendaraan hinggi todong-menodong senjata api. ”Tindakan apa yang diambil temen-temen kepolisian (saat itu) sampai kemudian ke Rumah Sakit Polri,” kata Beka.

Uji rekonstruksi itu, lanjut dia, juga penting untuk Menyusun konstruksi peristiwa yang sesuai dengan fakta dan kejadian sebenarnya. Walau tidak ada di lokasi kejadian saat peristiwa itu berlangsung, Komnas HAM optimistis data yang mereka kumpulkan dari banyak sumber bisa mengungkap peristiwa tersebut secara terang. Dari awal sampai selesai. ”Kami sekarang sedang melengkapi konstruksi peristiwanya. Supaya kesimpulan yang ada itu objektif,” imbuhnya.

Kesimpulan atas penyelidikan yang dilakukan Komnas HAM, masih kata Beka, dipastikan tidak memihak siapapun. Sejak awal Komnas HAM mendengar dan memintai keterangan dari berbagai sumber. Selain aparat kepolisian, keluarga korban, pengurus FPI, masyarakat sipil, operator tol, sampai ahli sudah dimintai keterangan. Dari sana, Komnas HAM mengurut dan Menyusun rangkaian peristiwa itu jam ke jam. ”Dari jam berapa ke jam berapa, apa saja yang terjadi sampai ke Rumah Sakit Polri menerima jenazah,” jelas dia.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 24 Februari 2021 13:16

Dikritik, Komisi I Batal Kunker ke Qatar

JAKARTA– Komisi I DPR sempat dikabarkan akan berangkat ke Qatar…

Rabu, 24 Februari 2021 13:12

Jawa-Bali Waspada Cuaca Ekstrem

JAKARTA– Daerah-daerah terdampak cuaca ekstrem harus tetap waspada. Sebab, hujan…

Rabu, 24 Februari 2021 12:10

Wacana Vaksin Gotong Royong Bergulir, Bentuk Tanggung Jawab Pengusaha kepada Karyawan

Wacana vaksin gotong royong menimbulkan pertanyaan di dalam masyarakat. Kendati…

Selasa, 23 Februari 2021 14:17
Dapat Penangguhan Penahanan, tapi Proses Hukum Jalan Terus

Gubernur NTB Jadi Penjamin Empat Ibu yang Ditahan

LOMBOK TENGAH– Tujuh hari terakhir ini adalah tujuh hari paling…

Selasa, 23 Februari 2021 11:34

Beri Waktu Dua Bulan Bongkar UU ITE, Komisi III DPR Minta Rombak Total, Yakin Semua Fraksi Sepakat

JAKARTA– Desakan revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE)…

Selasa, 23 Februari 2021 11:00

Pandemi, Pernikahan Karena Hamil Duluan Naik, 70 Persen Siswi SMK

Selama pandemi Covid-19, pernikahan usia anak cenderung meningkat. Rata-rata calon…

Selasa, 23 Februari 2021 10:33

KPU Usul Perbanyak Hari Pemungutan Suara

Meski kesepakatan membatalkan revisi Undang-Undang (UU) Pemilu tinggal menunggu ketok…

Selasa, 23 Februari 2021 10:18

Bulan Puasa Tetap Kebut Vaksinasi, Dilaksanakan Pada Malam Hari

JAKARTA– Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan pemerintah terus menggencarkan pelaksanaan…

Selasa, 23 Februari 2021 10:01
Empat IRT Ditahan, 50 Advokat Turun Tangan

Lempar Atap Pabrik dengan Batu, 4 IRT dan 2 Bayi Ditahan Kejaksaan

PRAYA– Empat ibu rumah tangga (IRT) ditahan di Rumah Tahanan…

Senin, 22 Februari 2021 13:55

Inkonsisten Kumat, Februari Kelabu Rojiblancos

Kekalahan 0-2 oleh Levante di Wanda Metropolitano Minggu (21/2) merupakan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers