MANAGED BY:
SABTU
18 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KOLOM REDAKSI

Senin, 04 Januari 2021 12:12
Kami Ada di Layar Ponsel Anda

Romdani

Wakil Pemimpin Redaksi Kaltim Post

 

 

PANDEMI membuat kita belajar. Era disrupsi itu kian nyata. Bahkan mungkin lebih cepat dari perkiraan. Mungkin juga kini sudah di depan mata. Tinggal di kita, mau mengikuti perubahan atau melawannya. Dengan tetap mempertahankan yang ada.

Mungkin juga era pandemi Covid-19 membuat penjualan televisi lesu. Penyebabnya, orang beralih ke yang lebih simpel. Layar yang lebih mini. Yakni telepon seluler (ponsel). Bisa jadi, penikmat televisi berkurang. Mereka beralih menonton lewat live streaming di handphone.

Mungkin itu pula yang jadi salah satu penyebab acara Indonesia Lawyers Club (ILC) di stasiun televisi TvOne stop tayang. Cuti panjang sejak 15 November 2020 itu belum tahu kapan akan kembali menemani para pemirsa setianya. Namun dari kabar yang berembus, ILC akan tayang secara daring. Sangat mungkin akan muncul di kanal YouTube.

Tak hanya ILC, banyak talk show, reality show, dan acara-acara televisi lainnya ikut terdampak. Mereka memutar otak. Menambah penikmat yang mungkin di televisi mulai ditinggal.

Demi memanjakan para penikmatnya. Stasiun televisi juga mengandalkan video on demand. Di-upload di situs resmi mereka. Sehingga para penikmat bisa memilih tayangan televisi yang terlewat. Kemudian ditonton kapan saja. Biasanya penikmat hanya bisa melihat video on demand untuk sepekan ke belakang.

Tak berhenti di situ, sejumlah stasiun televisi juga mengandalkan kanal media sosial (medsos) mereka. Salah satunya meng-upload video acara ke kanal YouTube. Dengan begitu, para penikmatnya bisa melihat kapan saja. Lalu memilih tayangan acara yang mereka mau.

Bahkan, mereka juga memecah-mecah tayangan video menjadi beberapa bagian. Mencari potongan video yang paling menarik. Kemudian di-reupload. Tak jarang, video yang lebih pendek atau yang telah dipotong justru menjadi viral.

Era digital bagi Kaltim Post dimulai dari e-paper. Yang sudah ada sejak lama. Hingga akhirnya kami menelurkan media online bernama Prokal.co. Hingga beberapa tahun belakangan, kami sangat konsen dengan dunia digital. Bahkan mau tak mau, kami juga akhirnya membentuk tim digital.

Salah satu yang memadukan antara koran dan digital adalah, kami memasang QR code di koran. Sehingga pembaca cukup melakukan scanner untuk melihat angle foto lain dan video dalam berita tersebut. Ada nilai tambah yang didapat oleh pembaca.

Melihat itu, Kaltim Post sadar era disrupsi di depan mata. Pandemi benar-benar mengajarkan kami bagaimana media konvensional mengikuti zaman. Rapat-rapat yang tak bisa ditinggalkan, kini harus menggunakan video conference. Salah satunya melalui aplikasi Zoom.

Acara-acara talk show dan diskusi yang rutin digelar Kaltim Post juga awalnya terhambat karena pandemi. Adanya aplikasi video conference membuat semua jadi lebih mudah. Wabah virus asal Wuhan, Tiongkok itu bukan menjadi hambatan. Diskusi rutin tetap mesti digelar.

Meski pandemi, tak menghalangi kami menggelar beragam kegiatan. Bahkan rangkaian kegiatan HUT ke-33 sudah berlangsung sejak bulan lalu. Seperti diskusi Outlook Ekonomi Kaltim 2021 yang digelar pada 17 Desember 2020. Lalu dilanjutkan Rembuk Etam membahas pro dan kontra sekolah tatap muka. Digelar pada 29 Desember 2020. Kedua acara itu berlangsung secara virtual di Zoom dan live streaming di kanal medsos Kaltim Post.

Kini membuat kami kian tertantang membuat perubahan-perubahan. Tak sekadar menggelar Rembuk Etam dan Forum Kota secara daring yang berakhir sukses. Dinikmati ribuan penonton di kanal medsos Kaltim Post. Karena live via Zoom itu juga bisa disaksikan di Facebook, Instagram, dan YouTube media ini.

***

Hingga akhirnya perayaan HUT menuju penghujung. Selama dua hari ini, 4-5 Januari kami menggelar event secara virtual. Lewat Zoom yang kemudian juga live streaming di kanal medsos kami, YouTube, Facebook, dan Instagram.

Sejumlah acara virtual itu di antaranya, TikTok Challenge, kontes foto, dan talk show. Antusias peserta kontes foto dan TikTok Challenge ternyata membludak. Mencapai ratusan orang. Karya foto dengan menampilkan gimik terkait Kaltim Post. Begitu juga video TikTok. Event yang berlangsung hampir sebulan belakangan itu, kini pada ujungnya. Hari ini (4/1) akan ditentukan tiga pemenang dan tiga favorit dari dua event tersebut.

Tak kalah menarik, talk show virtual HUT ke-33 kali ini menghadirkan Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang di Samarinda. Berkonsep bincang-bincang membahas 20 tahun perjalanan Jaang memimpin Samarinda.

Dua periode menjadi wakil wali kota dan dua periode menjadi wali kota. Selama itu, tentu Jaang punya andil yang besar membangun Kota Tepian. Warga juga ingin tahu, selama itu Jaang sudah membangun apa? Lantas, setelah tak lagi menjadi wali kota, ke mana labuhan berikutnya?

Sementara talk show di Balikpapan, kami juga menghadirkan Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi dan Rektor Universitas Balikpapan Rendi Ismail. Mengambil tema tentang Kaltim Post dulu dan nanti.

Rizal punya sejarah panjang dengan koran ini. Dia adalah mantan pemimpin redaksi. Sudah tentu, Rizal paham seluk-beluk cerita tentang media ini. Sedangkan Rendi, hampir setiap hari namanya menghiasai pemberitaan di Kaltim Post. Baik ketika dulu pernah sebagai ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Balikpapan maupun saat ini menjadi rektor.

Pada puncak acara perayaan HUT ke-33, Selasa (5/1), kami juga menghadirkan beragam acara. Seperti live report dengan wartawan. Jurnalis Kaltim Post dari seluruh kabupaten/kota di Kaltim melaporkan update informasi secara live streaming. Mereka juga mewawancarai kepala daerah dan tokoh di sana.

Kemudian kami juga menyajikan acara hiburan. Seperti performa band di Samarinda dan akustikan di Balikpapan. Acara itu juga ditayangkan secara virtual di kanal medsos Kaltim Post. Dari rangkaian seluruh acara, perayaan HUT akan ditutup dengan penampilan komika di stand up comedy show.

Dua hari Kaltim Post bersama para pembaca setianya secara virtual. Kami sengaja tidak menggelar open house pada 5 Januari 2021. Momen di mana media ini berusia 33 tahun. Namun, para relasi atau mitra tetap bisa ikut dalam perayaan HUT. Dengan cukup mengucapkan selamat lewat video conference.

Cara itu ditempuh agar mengikuti protokol kesehatan. Menghindari virus corona. Dengan kata lain, perayaan tetap bisa berjalan. Corona mampu dicegah.

Hari ini (4/1),  kami akan memanjakan para pembaca setia Kaltim Post. Tak hanya lewat suguhan di koran. Tapi bagaimana mereka bisa menyaksikan acara kami di layar ponsel mereka. Acara yang dikemas dengan penuh perjuangan. Yang mungkin kami awalnya tak terbiasa dengan memproduksi berita dengan metode live report. Kini kami hadirkan itu ke pembaca dan penikmat kanal medsos Kaltim Post.

Akhirnya koran ini tak sekadar memperbaiki konten. Mempercantik tampilan edisi cetak. Tapi bagaimana kedua itu dikombinasikan dengan digital. Karena kami juga ada di layar ponsel Anda. (rom/k15)

 


BACA JUGA

Jumat, 19 Oktober 2012 07:14

Sambaliung-Gunung Tabur Bakal Terhubung

<div> <div> <strong>TANJUNG REDEB</strong> - Selain Pembangunan Jembatan Kelay…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers