MANAGED BY:
KAMIS
25 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KOLOM PEMBACA

Senin, 04 Januari 2021 10:30
Menyikapi Persiapan Belajar Tatap Muka 2021

Kita perlu mengingat, risiko Covid-19 meningkat juga penyebarannya. Untuk itu dari jajaran kesehatan, Dinas Pendidikan dan pemerintah daerah juga harus siap siaga. Karena siswa akan mulai kebiasaan baru saja tidak cukup, harus ada mekanisme tanggap darurat apabila terdeteksi kasus corona.

Sebelumnya, siswa dari TK, SD, SMP/MTS, SMA/SMK dan perguruan tinggi sudah terbiasa pembelajaran secara daring. Kini awal Januari 2021 kita akan menerapkan pembelajaran secara tatap muka, anak-anak kembali sekolah dengan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat.

Pemerintah tentunya mengambil keputusan berdasarkan data riset atau penelitian bahwa Covid-19 banyak menimpa orang dewasa di atas usia 25 tahun. Dinilai bahwa dampak untuk anak-anak sekolah dasar lebih kecil dan angka kesembuhannya lebih cepat.

Pemerintah memberikan amanat kembali untuk sekolah dasar, siswa di bawah usia 15 tahun diperbolehkan masuk dengan catatan tetap menggunakan masker dan menyiapkan wastafel untuk cuci tangan.

Perencanaan secara detail tentu dilakukan pihak sekolah sendiri, dengan memerhatikan data dan arahan dari pemerintah daerah. Secara umum, masyarakat harus menaati protokol kesehatan dari pemerintah daerah. Peserta didik menaati jaga jarak, tidak berkumpul, bertemu apabila diperlukan, sehingga saat proses kegiatan belajar mengajar nanti dari sekolah memberikan arahan kepada warga sekolah.

Ada beberapa tahapan yang harus diperhatikan untuk semua warga sekolah. Siswa hanya bertemu dengan guru dan teman-teman satu kelas saja. Mereka tidak bertemu teman kelas lain, bahkan saat istirahat di halaman yang luas pun, karena waktunya diatur sedemikian rupa sehingga beda-beda tiap kelas. Mereka tidak saling berkontak fisik. Apabila ada kasus terjadi di salah satu kelas, karantina hanya berlaku di kelas tersebut dan tidak seluruh sekolah terkena dampaknya.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 20 Februari 2021 10:59

Kaya Mendadak

Bambang Iswanto Dosen Institut Agama Islam Negeri Samarinda    …

Jumat, 12 Februari 2021 12:11

Iklan Pernikahan Dini

Bambang Iswanto Dosen Institut Agama Islam Negeri Samarinda    …

Sabtu, 06 Februari 2021 11:24

NU dan Muhammadiyah Elitis?

Bambang Iswanto Dosen Institut Agama Islam Negeri Samarinda    …

Sabtu, 06 Februari 2021 10:56

Membaca Minggu Pertama Kapolri Baru

Oleh: Rudy Mas'ud Tepat seminggu pelantikan Kepala Kepolisian Republik Indonesia…

Sabtu, 30 Januari 2021 10:30

Kesempatan dalam Kesempitan Bencana

Bambang Iswanto Dosen Institut Agama Islam Negeri Samarinda    …

Kamis, 28 Januari 2021 10:20

Seaglider dan Early Warning System

Oleh: Rudy Mas'ud* Sekira dua pekan lalu, saya menginterupsi Rapat…

Jumat, 22 Januari 2021 12:02

Ramalan Bencana

Bambang Iswanto Dosen Institut Agama Islam Negeri Samarinda.    …

Rabu, 20 Januari 2021 10:08

Keputusan Akhir Legal Standing Wartawan dan Advokat Sebagai Pemohon Informasi Publik

Oleh : Hendra J Kede Wakil Ketua Komisi Informasi Pusat…

Senin, 18 Januari 2021 10:34

Apakah Benar Indonesia Dijajah oleh Pemerintah Belanda?

Oleh: Dadang IK Mujiono Mahasiswa S3 Departemen Asia Tenggara National…

Jumat, 15 Januari 2021 13:14

Mengundang dan Mengusir Banjir

Bambang Iswanto Dosen Institut Agama Islam Negeri Samarinda    …
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers