MANAGED BY:
JUMAT
05 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA
Senin, 04 Januari 2021 10:17
Vaksin Tetap Prioritas Utama Tangani Pandemi
SOLUSI: Vaksin yang sudah tiba di Tanah Air sangat diharapkan untuk menghentikan penyebaran virus corona, sehingga tak ada lagi pasien yang dirawat di rumah sakit.

PROKAL.CO,

JAKARTA - Pengendalian pandemi Covid-19 pada 2021 akan memprioritaskan pada penyediaan dan pemberian vaksin kepada seluruh masyarakat Indonesia. Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menyampaikan, pemerintah terus mengikuti perkembangan vaksinasi yang telah dilakukan beberapa negara di dunia. Di antaranya, Inggris, Amerika Serikat, dan Kanada yang telah melakukan vaksinasi di 2020. 

"Pemerintah akan terus mengikuti perkembangan vaksinasi yang telah dilakukan berbagai negara tersebut sebagai bahan masukan program vaksinasi nasional," jelasnya.

Ia menyampaikan bahwa Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan akan ada dua jalur kerja sama dalam mengadakan kandidat vaksin Covid-19. Yaitu hasil kerja sama bilateral/multilateral dan pengembangan vaksin Merah Putih. Untuk vaksin Merah Putih merupakan hasil kerja sama perguruan tinggi dan lembaga penelitian di Indonesia. 

Rencananya, pada triwulan pertama 2021, vaksin Merah Putih akan diserahkan PT Bio Farma untuk dilakukan uji klinis dan praklinis yang selanjutnya mendapat izin edar. 

Lalu, dalam skema kerja sama bilateral dan multilateral, antara lain vaksin Sinovac dengan negara Tiongkok (Cina), Novavax dan Prfizer dengan Amerika Serikat, Astra Zeneca, maupun hasil kerja sama dengan banyak negara. Pada skema multilateral, vaksin diperoleh dari hasil yang dikoordinasikan oleh Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) yaitu COVAX atau GAVI.

Banyaknya kandidat vaksin yang telah ditetapkan pemerintah untuk memastikan kebutuhan vaksin dalam negeri tercukupi, sehingga mampu menciptakan kekebalan komunitas. Nantinya vaksinasi diberikan secara bertahap dalam memprioritaskan kelompok prioritas untuk menerima vaksinasi.

Halaman:

BACA JUGA

Kamis, 04 Maret 2021 11:21

KPK Usut Suap Pajak Puluhan Miliar

JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengusut indikasi suap di…

Kamis, 04 Maret 2021 11:05
DKPP Nilai Sikap KPU Tepat

Eks Koruptor Lolos, Tujuh Penyelenggara Dipecat

JAKARTA– Polemik kelayakan eks terpidana kasus korupsi Yusak Yaluwo yang…

Kamis, 04 Maret 2021 10:37

Disergap saat Patroli, Anggota Brimob Gugur

Di Jawa Timur, Densus 88 Antiteror melakukan serangkaian penangkapan terduga…

Rabu, 03 Maret 2021 14:09

KPU Usul Start Pemilu 2024 di Tahun Ini, Ubah Waktu Tahapan Jadi 30 Bulan

JAKARTA- Tahapan pemilihan umum (pemilu) masih terus digodok untuk mendapat…

Rabu, 03 Maret 2021 13:37

DPT Jadi Basis Data Vaksinasi

JAKARTA– Data daftar pemilih tetap (DPT) akan digunakan sebagai salah…

Rabu, 03 Maret 2021 13:09

Tambah 10 Juta Dosis Bahan Baku Vaksin Covid-19

Total pemerintah telah mendatangkan 38 juta dosis vaksin dari Sinovac.…

Rabu, 03 Maret 2021 13:08

Setahun Covid-19, Tes Masih Rendah

Setahun Covid-19 masuk ke Indonesia sejak 2 Maret 2020, angka…

Selasa, 02 Maret 2021 11:17
Lanjutan Sidang Pembuktian MK

Saksi Soroti Batalnya Diskualifikasi Petahana

JAKARTA– Tidak dijalankannya rekomendasi Bawaslu Nias Selatan (Nisel) yang mendiskualifikasi…

Selasa, 02 Maret 2021 11:07

Revisi UU ITE, Undang Ahmad Dhani sampai Baiq Nuril

JAKARTA– Tim Kajian Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi…

Selasa, 02 Maret 2021 09:47

Insentif dan Tunjangan Nakes Berpotensi Bemasalah

JAKARTA– Ketua Terpilih PB IDI dr Adib Khumaidi SpOT menuturkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers